29.1 C
Luwuk
Rabu, Desember 2, 2020

36.006 Tenaga Kerja Di Sulut Nikmati Insentif Kartu Prakerja

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Fraksi PAN Desak Pembahasan RUU HIP Dihentikan dan Dicabut dari Prolegnas

Berdaulat.id - Menyikapi dinamika sosial politik yang mengiringi pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP), Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan dengan tegas...

Menkumham Harap Penyusunan RUU Prolegnas 2021 Hasilkan UU Berkualitas

Berdaulat.id - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berharap proses penyusunan rancangan undang-undang (RUU) program legislasi nasional (prolegnas) prioritas tahun 2021 dapat...

MPR GELAR RAPAT VIRTUAL

Berdaulat.id - Ketua MPR Bambang Soesatyo didampingi Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, serta Pimpinan Fraksi MPR memimpin Rapat secara Virtual di Ruang...

Mulai 1 Oktober, Tarif Langganan Zoom Naik

Berdaulat.id - Zoom mulai mengedarkan pemberitahuan kepada pelanggan berbayar mereka bahwa tarif berlangganan akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mulai 1 Oktober.

Berdaulat.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Utara (Sulut) Erny Tumundo mengatakan sebanyak 36.006 tenaga kerja di daerah itu yang telah menikmati insentif kartu prakerja hingga gelombang keenam.

“Lewat kartu prakerja, pemerintah memberikan skill bagi yang menjadi peserta,” kata Erny Tumundo seperti dilansitr kantor berita antara, Kamis (10/9/20).

Tenaga kerja yang telah menikmati insentif kartu prakerja ini berasal dari 15 kabupaten dan kota, yang  didominasi peserta dari Kota Manado.

Dia mengatakan kartu prakerja ini dikelola oleh Project Management Office (PMO) yang menjalankan program ini secara penuh, termasuk menentukan Balai Latihan Kerja (BLK) yang akan menjalankan pelatihan kerjanya.

Dalam melaksanakan program, sudah ada 11 mitra kerja yang terdiri atas delapan platform digital atau marketplace yakni Tokopedia, Bukalapak, Ruang Guru, MauBelajarApa, Sekolah.mu, Pintaria, Pijah Mahir, dan tiga mitra pembayaran seperti PT BNI (Persero), LinkAja, dan OVO.

Skema kartu prakerja ditujukan kepada setiap WNI yang berusia di atas 18 tahun dengan catatan tidak sedang menjalani pendidikan formal, para masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dan bagi pegawai yang ingin meningkatkan keterampilan.

Para peserta nantinya bisa mendapatkan skill baru (skilling), meningkatkan keterampilan di bidang yang ditekuni (upskilling), dan keterampilan baru (reskilling).

Melalui kartu prakerja ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp10 triliun untuk sekitar dua juta penerima manfaat. Dalam implementasinya nanti pemerintah memberikan bantuan biaya pelatihan hingga Rp7 juta per peserta sekali seumur hidup. Bantuan tersebut sebagai modal pelatihan bagi setiap satu peserta yang dibayarkan langsung kepada lembaga pelatihan melalui platform.

Kartu prakerja dilaksanakan secara online dan tatap muka alias offline, para peserta bisa mengakses website www.prakerja.go.id untuk mencari informasi pelatihan.

Pada program ini juga ada pilihan program pelatihan seperti 3-in-1 (three in one) yaitu pelatihan, sertifikasi, dan penempatan yang tepat untuk pencari kerja.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Diskusi “Teror Sigi Bagaimana Nasib Perpres TNI”

Berdaulat.id- Anggota Komisi III DPR Arsul Sani, Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon ( Virtual), Direktur Harmonisasi Peraturan Perundangan-Undangan I Kemenkumham Bunyamin,...

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...