29.1 C
Luwuk
Jumat, Maret 5, 2021

36.006 Tenaga Kerja Di Sulut Nikmati Insentif Kartu Prakerja

Data Real Time COVID-19

Baca juga

KASAD Sambut Baik Pelatihan Bela Negara SOKSI dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

Berdaulat.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi sambutan hangat Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa untuk bekerjasama melibatkan TNI...

Ditengah Covid-19, Menag Ajak Umat Islam Shalat Idul Fitri di Rumah

Berdaulat.id - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi kembali mengajak umat Islam untuk menggelar shalat Idul Fitri di rumah seiring belum adanya tanda...

Maling Rokok di Kios, Polsek Toili Amankan Seorang Warga Kintom

Berdaulat.id - Seorang warga Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, berinisial MH (48) diamankan polisi lantaran diduga maling rokok milik warga di Kecamatan Toili,...

Baleg DPR Bahas Lanjutan RUU Omnibus Law Ciptaker

Berdaulat.id - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Supratman Andi Agtas dan Wakil Ketua Baleg Rieke Diah Pitaloka saat memimpin rapat Omnibus...

Berdaulat.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Utara (Sulut) Erny Tumundo mengatakan sebanyak 36.006 tenaga kerja di daerah itu yang telah menikmati insentif kartu prakerja hingga gelombang keenam.

“Lewat kartu prakerja, pemerintah memberikan skill bagi yang menjadi peserta,” kata Erny Tumundo seperti dilansitr kantor berita antara, Kamis (10/9/20).

Tenaga kerja yang telah menikmati insentif kartu prakerja ini berasal dari 15 kabupaten dan kota, yang  didominasi peserta dari Kota Manado.

Dia mengatakan kartu prakerja ini dikelola oleh Project Management Office (PMO) yang menjalankan program ini secara penuh, termasuk menentukan Balai Latihan Kerja (BLK) yang akan menjalankan pelatihan kerjanya.

Dalam melaksanakan program, sudah ada 11 mitra kerja yang terdiri atas delapan platform digital atau marketplace yakni Tokopedia, Bukalapak, Ruang Guru, MauBelajarApa, Sekolah.mu, Pintaria, Pijah Mahir, dan tiga mitra pembayaran seperti PT BNI (Persero), LinkAja, dan OVO.

Skema kartu prakerja ditujukan kepada setiap WNI yang berusia di atas 18 tahun dengan catatan tidak sedang menjalani pendidikan formal, para masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dan bagi pegawai yang ingin meningkatkan keterampilan.

Para peserta nantinya bisa mendapatkan skill baru (skilling), meningkatkan keterampilan di bidang yang ditekuni (upskilling), dan keterampilan baru (reskilling).

Melalui kartu prakerja ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp10 triliun untuk sekitar dua juta penerima manfaat. Dalam implementasinya nanti pemerintah memberikan bantuan biaya pelatihan hingga Rp7 juta per peserta sekali seumur hidup. Bantuan tersebut sebagai modal pelatihan bagi setiap satu peserta yang dibayarkan langsung kepada lembaga pelatihan melalui platform.

Kartu prakerja dilaksanakan secara online dan tatap muka alias offline, para peserta bisa mengakses website www.prakerja.go.id untuk mencari informasi pelatihan.

Pada program ini juga ada pilihan program pelatihan seperti 3-in-1 (three in one) yaitu pelatihan, sertifikasi, dan penempatan yang tepat untuk pencari kerja.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Kemenag Gelar Seleksi Tahap II Calon Imam Luar Negeri

Berdaulat.id, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Seleksi Tahap II untuk memilih Calon Imam Luar Negeri. Proses seleksi berlangsung...

Ketum MUI Tinjau Kinerja LPPOM MUI di Masa Pandemi

Berdaulat.id, JAKARTA— Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftachul Akhyar, melakukan tinjauan langsung ke kantor LPPOM...

Tantangan Kian Berat, Ini Pesan Kiai Miftach untuk LPPOM MUI

Berdaulat.id, JAKARTA— Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) yang kemudian dilanjutkan dengan turunannya,...

Bamsoet Bahas Kiprah Imam Shamsi Ali di Dunia Internasional

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengulik kisah hidup Imam Shamsi Ali, Imam di Islamic Center...

Dirjen Bimas Islam Dampingi Delegasi UEA Selama Kunjungan Kerja di Indonesia

Berdaulat.id, Jakarta, Bimas Islam —- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin mendampingi delegasi Uni Emirat Arab (UEA)...