29.1 C
Luwuk
Minggu, November 29, 2020

Ahmad Muzani : Visi Misi Calon Pilkada Tidak Boleh Keluar Dari Bingkai NKRI

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Kemendikbud Diharap Terbitkan Regulasi Sekolah Tatap Muka

Berdaulat.id - Anggota Komisi X DPR RI, Sukawijaya mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan segera menerbitkan regulasi yang mengatur berbagai persyaratan mengenai pelaksanaan sekolah...

Bantuan Pengobatan Mata Rezky Di Sebatik

Luwuk Today, Sebatik – Berawal dari informasi yang menyebar di dunia maya, Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) mengunjungi kediaman Rezky (9 tahun)...

Kemnaker Luncurkan 1000 BLK Komunitas Tahun 2020

Berdaulat.id - Untuk mengejar target program pembangunan SDM, pemerintah mulai meluncurkan program bantuan BLK Komunitas Tahap I Tahun 2020. Peluncuran program...

Mushola Truk Al-Hijrah

Berdaulat.id - Wong Solo Group pimpinan Puspo Wardoyo yang bergerak di bidang kuliner tradisional, berinisiatif bikin mushola yang mobile, disebutnya Mushola Truk...

Berdaulat.id – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan sehebat apa pun visi dan misi para calon kepala daerah yang saat ini tengah berkampanye di daerahnya masing-masing tidak boleh keluar dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu dikatakan Muzani saat membuka Press Gathering Pimpinan MPR RI dengan Koordinatoriat Wartawan MPR/DPR/DPD, bertajuk “Visi Misi NKRI Bagi Calon Kepala Daerah”, di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/11/2020).

“Sehebat apa pun visi dan misi calon kepala daerah, harus dalam bingkai NKRI. Upaya mencirikan kedaerahan dalam berbagai kampanye, tidak boleh melebih dari ciri-ciri NKRI,” kata Muzani.

Dalam pernyataannya, politikus Partai Gerindra itu juga menyinggung pemilihan umum Presiden di Amerika Serikat yang saat ini sudah memasuki proses penghitungan suara.

“Kita boleh bangga dengan pilpres Amerika Serikat, tapi dalam berdemokrasi ternyata kita lebih hebat dari Amerika Serikat, terutama dalam sistem penghitungan suara pemilih di sana yang sulit untuk kita dipahami. Kalau di Indonesia jelas, one man one vote,” tegasnya.(Prasetyo).

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Bareskrim Tegaskan Berkas Perkara Syahganda dan Jumhur P21

Berdaulat.id - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan berkas perkara dua dari 10 orang tersangka kasus pelanggaran...