29.1 C
Luwuk
Senin, April 19, 2021

Amin Ak Ajak Amalkan Pancasila dan Jaga Persatuan di Tengah Pilkada

Data Real Time COVID-19

Baca juga

NU dan Muhammadiyah tak Akur Dengan Mendikbud, Ketum PKB Bilang Ini

Berdaulat.id - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar berharap Persoalan ketidakakuran antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dengan...

Kepala Bappeda Jatim Meninggal Dunia, Gubernur Khofifah: Duka Mendalam Bagi Keluarga besar Pemprov Jatim

Gubernur Akan Berikan Penghargaan Kehormatan Jer Basuki Mawa Beya Surabaya - Duka mendalam dirasakan keluarga besar Pemerintah Provinsi Jawa...

Menkominfo Ucapkan Belasungkawa Atas Kepergian Ibunda Jokowi

Berdaulat.id,- Wafatnya Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sujiatmi Notomiharjo mendapat ucapan belasungkawa dari Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.

Polisi Masih Selidiki Kasus Pelanggaran Acara Habib Rizieq

Berdaulat.id - Penyidik Polri masih terus menyelidiki kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan terkait kerumunan massa yang dihadiri Rizieq Shihab.

Berdaulat.id – Nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga yakni Persatuan Indonesia hendaknya diterapkan dalam menghadapi perbedaan pilihan politik dalam gelaran Pilkada Serentak 2020. Praktik politik yang berpotensi memecah belah anak bangsa mesti dihindarkan karena bertentangan dengan semangat ideologi negara.

Anggota MPR RI Amin Ak kembali mengingatkan pentingnya persatuan dan kesatuan ditengah perhelatan Pilkada serentak tahun ini. Wakil rakyat dari Dapil Jatim IV (Kabupaten Jember dan Lumajang) itu menyampaikan hal itu saat Sosialisai Empat Pilar MPR RI , Sabtu (26/9/20) di Ponpes Al Mawarits An Nabawiyyah, Tanggul, Jember, Jawa Timur.

“Momentum Pilkada adalah ujian bagi kesungguhan kita sebagai bangsa dalam menjalankan nilai-nilai Pancasila. Pilihan boleh berbeda, tetapi persatuan harus kita jaga,” kata Amin.

Di hadapan santri dan pengasuh Ponpes Al Mawarits An Nabawiyyah, Amin mengatakan, perbedaan pilihan politik harus disikapi secara dewasa berlandaskan ideologi Pancasila dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan diatas kepentingan politik. Pilkada hanyalah bagian dari praktik demokrasi dimana semua warga negara yang punya hak pilih boleh memilih pemimpin secara bebas dan rahasia.

“Tidak Perlu ada konflik karena beda pilihan politik. Semua memiliki tujuan yang sama untuk membangun daerahnya yang lebih baik, dengan cara memilih pemimpin yang bisa membawa kemajuan,” tegasnya.

Amin juga meminta agar semua pihak menjaga keamanan dan ketentraman Pilkada. Permainan politik bermuatan SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) harus dijauhi. Apalagi mengadu domba antar satu calon pasangan dengan pasangan lainnya.

“Jauh lebih baik dan terpuji jika masing-masing pihak beradu visi dan misi, beradu program sehingga rakyat tahu persis siapa calon pemimpinnya yang layak dipilih. Dengan begitu Pilkada kita akan semakin baik dan berkualitas,” kata Anggota Badan Legislasi DPR RI ini.

Amin mengungkapkan, saat ini Indonesia mengalami resesi ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19. Banyak usaha rakyat yang berhenti beroperasi, gelombang PHK di mana-mana, dan masalah lapangan kerja akan menjadi pekerjaan rumah (PR) terberat siapapun pemimpin yang terpilih nantinya.

“Jangan menambah beban bangsa ini dengan konflik sosial politik. Kita membutuhkan solusi konkret dari calon pemimpin yang maju di Pilkada 2020, dalam merealisasikan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Amin juga meminta para penyelenggara pemilihan mulai dari tingkat TPS, hingga KPU agar bersikap adil dan netral. Demikian juga aparatur sipil negara (ASN). Ia juga meminta aparat bersikap bijak, netral dan proporsional dalam menyikapi dinamika politik sebelum, saat pelaksanaan, maupun sesudah Pilkada. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Partai Gelora: Teruslah berkolaborasi, hanya soal waktu

Berdaulat.id, Keyakinan kita dengan narasi baru dalam berpolitik, harus menghujam kuat dalam sikap, tindakan dan Aksi aksi...

Partai Gelora Sambut Baik Keputusan AS Tarik Mundur Pasukannya dari Afghanistan setelah 20 Tahun

Berdaulat.id, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyambut baik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menarik 9.600...

Partai Gelora: Mengokohkan Identitas Sebagai Partai Nasionalis, Religius, dan Millenial

Berdaulat.id, Lahir di tengah krisis, partai baru tentu punya PR yang amat besar. Dengan...

Audiensi dengan Ketua SKK Migas, Kapolri Tekankan Pendampingan Untuk Sehatkan Iklim Investasi

Berdaulat.id, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan audiensi dengan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan...

Didera Kasus Hukum, Habib Rizieq Shihab Malah Sukses Raih Gelar Doktor dari Universiti Sains Islam Malaysia

Berdaulat.id, JAKARTA – Imam Besar Front Persatuan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab lulus dari ujian program doktoral...