29.1 C
Luwuk
Senin, Maret 1, 2021

Apa Bukti Kita Bersyukur?

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Defisit APBN 2020 Bukti Kondisi Indonesia Tak Sehat

Berdaulat.id - Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abdul Manap Pulungan mengatakan defisit dalam outlook APBN 2020 yang melebar...

Apple Bakal Keluarkan Produk Baru

Apple mengatakan akan mengadakan acara khusus pada pekan depan, Selasa (13/10), yang diyakini sebagian besar analis akan digunakan untuk mengungkap iPhone terbaru...

Waketum Golkar Roem Kono : Partai Golkar Bantu Pemerintah Lawan Covid-19

Berdaulat.id - Pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang semakin mewabah ikut menjadi perhatian serius bagi sejumlah partai politik. Tak terkecuali...

Iuran BPJS Naik, Din Syamsuddin: Bentuk Kezaliman yang Nyata

Berdaulat.id - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan di tengah Pandemi Covid-19 merupakan kebijakan...


Oleh Aswar Hasan

“ Sangat sedikit sekali di antara hamba-Ku yang mau bersyukur. ”(QS. Saba: 13).
Memang, seperti Firman Tuhan tersebut, banyak sekali manusia yang tidak mau atau sulit bersyukur pada Allah atas nikmat yang dia peroleh, termasuk nikmat terhindar dari musibah.
Dari Nu’man bin Basyir, Nabi SAW bersabda; “Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” (HR. Ahmad).
Hadits tersebut menggambarkan, bahwa bagaimana mungkin seseorang dapat mensyukuri rizki yang banyak, rizki yang sedikit dan tetap terus Allah beri, sulit untuk dia syukuri. Bagaimana mungkin bersyukur? Menyadari nikmat yang sudah ada saja, meskipun sedikit, tidak juga terbetik di hati.
Syeikh Nawawi al Bantani yang pernah jadi Imam Masjidil Haram, berkata: “Kufur nikmat adalah hina, maksudnya tidak mensyukuri nikmat merupakan tanda kerendahan diri seseorang.”
Kufur nikmat merupakan perbuatan tercela dan nista. Secara moral, pengingkaran atas kebaikan orang lain, terlebih kepada Tuhan, merupakan perbuatan buruk secara etis, dan keimanan. Kufur nikmat hanya dilakukan oleh orang yang memiliki standar moral yang rendah. Olehnya itu, Nabi menasehati; “Jadilah orang yang wara’, maka engkau akan menjadi hamba yang paling berbakti. Jadilah orang yang qana’ah, maka engkau akan menjadi hamba yang paling bersyukur” (HR. Ibnu Majah). Wara’ adalah sikap hati- hati, meninggalkan perkara subhat dan yang tidak memberi manfaat, sementara qanaah adalah merasa cukup atas pemberian Tuhan.
Dua hal apabila dimiliki oleh seseorang dia dicatat oleh Allah sebagai orang bersyukur dan sabar, yaitu bila dia melihat kepada yang lebih tinggi (dalam beragama) lalu meniru dan mencontohnya. Dalam urusan dunia dia melihat kepada yang lebih bawah, lalu bersyukur kepada Allah bahwa dia masih diberi kelebihan.” (HR. Tirmidzi).
Dalam Al Qur’an Tuhan sudah menggariskan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambahkan nikmat Ku kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sebenarnya azab-Ku sangat pedih” ( QS. Ibrahim.14: 7).
Lalu bagaimana seharusnya kita bersyukur? Cara kita bersyukur adalah dengan semakin menaati Allah SWT sebagai pemberi nikmat. Kata Sayyidina Abbas RA; “ Syukur itu adalah taat dengan segenap jiwa raga kita Kepada Tuhan, baik di kala menyendiri maupun terang-terangan, baik lisan maupun dalam hati. Syukur itu dilakukan secara zahir dan batin, kemudian menjauhi maksiat baik secara zahir maupun batin
Syaikh Abu Bakr Al Jazairi berkata, “ Wajib bagi kita untuk mensyukuri nikmat. Bentuk syukur yang paling utama adalah melaksanakan dan memperbanyak shalat. Nah, sudah kah kita bersyukur dengan sepandai-pandainya bersyukur? Wallahu A’lam Bishawwabe. *) Telah dimuat di Kolom Secangkir Teh Harian Fajar, 21/2/2021.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Pemuda Papua di Jawa Tengah Dukung Penuh Otsus demi Kemajuan Papua

SEMARANG – Mahasiswa dan pelajar papua yang berada di Kota Semarang, sangat mendukung adanya otonomi khusus di...

ARM HA-IPB dan Warga Palada, Mamuju Bangun Pipa Air Bersih da Mck Komunal

Berdaulat.id, MAMUJU, SULBAR (27 Februari 2021) -- Senyum kembali tersungging di wajah warga Dusun Palada, Desa Takandeang,...

Kapolda Sulteng dan Danrem 132 Tadulako Launching Kampung tangguh nusantara di Palu dan Donggala

Berdaulat.id, Palu - Dua petinggi TNI Polri di Sulawesi Tengah hari ini melakukan launching kampung tangguh nusantara...

Waketum MUI Kecewa Pemerintah Izinkan Industri Miras

Berdaulat.id, Pemerintah menetapkan industri minuman keras sebagai daftar positif investasi (DPI) terhitung sejak 2021. Sebelumnya, industri tersebut...

Regenerasi Kepemimpinan, FORJIM Akan Gelar Munas II

Berdaulat.id, Jakarta – Masa khidmat Pengurus Pusat Forum Jurnalis Muslim (PP Forjim) Periode 2018-2021 secara resmi telah...