29.1 C
Luwuk
Senin, November 30, 2020

Arab Saudi Izinkan Penerbangan UEA-Israel Lewati Jalur Udaranya

Data Real Time COVID-19

Baca juga

PPP Tak Permasalahkan Din Syamsuddin Bentuk KAMI

Berdaulat.id - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bersama beberapa elemen membentuk Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).Menanggapi hal itu, Sekretaris Fraksi...

Komisi I DPR Sesalkan Konferensi Pers yang Bikin Jurnalis Berkerumun

Berdaulat.id - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid menyesalkan masih adanya pelaksaanan Konferensi Pers yang tidak mempertimbangkan prosedur keamanan terkait pencegahan...

Komisi V DPR Raker Dengan Menhub Secara Virtual

Berdaulat.id - Komisi V DPR RI melakukan Rapat Kerja dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi secara Virtual di ruang Komisi V,...

Persoalan Bansos pada Pemilu Berkaitan dengan Persoalan Netralitas

Berdaulat.id - Persoalan politisasi bantuan sosial (Bansos) pada pemilu 2020 sesungguhnya berkaitan erat dengan permasalahan netralitas aparatur sipil negara.

Berdaulat.id – Penerbangan antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) akan dapat terbang di atas Arab Saudi setelah kerajaan itu pada Rabu (2/9/20) mengatakan semua layanan dari dan ke UEA dapat melintasi wilayah udaranya.

Arab Saudi sebagian besar melarang penerbangan dari dan ke Israel menggunakan wilayah udaranya, meskipun sejak 2018 telah mengizinkan Air India untuk terbang di atas negara itu ke Tel Aviv.

Keputusan itu, yang menurut otoritas penerbangan kerajaan datang atas permintaan UEA, menyusul kesepakatan bersejarah bulan lalu antara Abu Dhabi dan Israel untuk menormalisasi hubungan.

Semua penerbangan dari dan ke UEA dapat menggunakan wilayah udara Saudi, kantor berita negara melaporkan, mengutip otoritas penerbangan, tanpa menyebut Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, tanpa menyebut Arab Saudi, mengatakan pesawat Israel dapat terbang langsung ke UEA, seraya menelusuri jalur penerbangan di peta dengan jarinya di atas kerajaan (Saudi).

Keputusan itu memotong waktu terbang antara negara-negara Timur Tengah hingga beberapa jam.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan al-Saud mengatakan bahwa posisi kerajaan dalam mendukung negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya tidak berubah. Pernyataan itu dikemukakan tak lama setelah keputusan penggunaan wilayah udara untuk penerbangan UEA-Israel itu.

Pejabat Emirat dan Israel akan mengizinkan warganya untuk mengunjungi negara satu sama lain setelah mereka menormalkan hubungan dan mengatakan akan ada layanan langsung.

Mereka yang bepergian dari Israel akan mendapatkan akses yang lebih baik ke ratusan tujuan global melalui titik pusat Abu Dhabi dan Dubai setelah penerbangan diluncurkan.

Maskapai Israel, El Al, minggu ini terbang melalui wilayah udara Saudi membawa delegasi Amerika Serikat dan Israel dari Tel Aviv ke Abu Dhabi, penerbangan resmi pertama oleh maskapai Israel di atas kerajaan.

Penerbangan kembali juga menggunakan wilayah udara Saudi. (Reuters)

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...