29.1 C
Luwuk
Senin, September 27, 2021

Bamsoet : Peran Masyarakat, Faktor Kunci Pemulihan Kehidupan Dan Ekonomi

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Banjir Jakarta Di Pusaran Persepsi

Tony RosyidPengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Banjir Jakarta itu ada sejak zaman Belanda. Betul, tapi gak boleh jadi...

Bamsoet Gelar Rapid Test Bersama Keluarga Besar Polri

Berdaulat.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama organisasi kemasyarakatan Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS), Relawan 4 Pilar, PP Keluarga Besar...

Komisi III Desak Polisi Tindak Pejabat Bea Cukai yang Terciduk Kasus Narkoba

Berdaulat.id - Polres Jakarta Pusat dikabarkan menangkap dua orang pejabat Bea Cukai berinisial AP dan T terkait kasus narkoba, di Jakarta, Minggu...

Ifthar dan Do’a Bersama Santri Penghafal Quran di Cibinong

Berdaulat.id, BOGOR - Ramadhan ini menjadi keberkahan tersendiri untuk santri di Pesantren Quran Wahdah Islamiyah, Cibinong, Bogor....

Berdaulat.id – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan kesadaran dan peran semua elemen masyarakat memutus rantai penularan Covid-19 menjadi faktor kunci bagi semua upaya pemulihan. Caranya, cukup taat dan konsisten menerapkan pembatasan sosial.  

“Saya yakin semua orang sudah mencatat bahwa Pandemi Covid-19 telah menimbulkan kerusakan dahsyat yang tak pernah diperhitungkan sebelumnya. Tak hanya mengancam keselamatan jiwa manusia di dunia, melainkan juga telah meluluhlantakan sendi-sendi perekonomian global,” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (24/4/20).

Karena itu, Kepala Bela Negara FKPPI ini menuturkan, upaya mengakhiri pandemi Covid-19, serta upaya pemulihan ekonomi dari resesi, tak cukup hanya mengandalkan peran dan fungsi pemerintah di setiap negara. Peran serta masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia, mutlak diperlukan. Kesadaran dan peran masyarakat memutus rantai penularan Covid-19 menjadi faktor kunci bagi semua upaya pemulihan, baik pemulihan kehidupan bersama maupun pemulihan ekonomi dari resesi.  

“Penderitaan dan ketidaknyamanan yang dirasakan miliaran orang sekarang ini lebih karena pilihan yang mengutamakan keselamatan jiwa bersama. Semua negara memilih menghentikan sementara produksi dan perdagangan demi keselamatan masyarakat, sekaligus memutus rantai penularan Covid-19. Rantai penularan itu bisa diputus jika semua orang, dengan kesadaran penuh, taat dan konsisten menjaga jarak di ruang publik,” tandas Bamsoet.

Sebaliknya, lanjut mantan Ketua DPR RI ini, jika imbauan jaga jarak tidak dilaksanakan, durasi pandemi Covid-19 akan semakin lama. Konsekuensinya, durasi penderitaan dan ketidaknyamanan pun akan semakin panjang pula. Tentu saja hal seperti itu bukan menjadi keinginan bersama.  

“Logikanya sederhana saja, proses normalisasi kehidupan dan pemulihan ekonomi bisa segera diwujudkan jika semua orang mau melindungi dirinya dengan menjaga jarak agar tidak terinfeksi Covid-19. Hanya dengan cara sesederhana itulah kecepatan penularan Covid-19 bisa diredam,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menambahkan, untuk meredam laju penularan Covid-19 di Indonesia, kebijakan pemerintah yang melarang mudik sangat tepat. Tinggal dibutuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk mematuhi kebijakan tersebut.

“Larangan mudik harus dipahami sebagai upaya cegah-tangkal penularan Covid-19. Komunitas perantau diharapkan mematuhi larangan ini. Sebaliknya, jika larangan mudik tidak dipatuhi, upaya menahan kecepatan penularan Covid-19 menjadi semakin sulit,” pungkas Bamsoet. (Prasetyo/Rls).

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Mengisi Tabligh Akbar Menuju Muktamar IV, Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah Ajak Warga Sultra Berkarya Mewujudkan Bakti dan Setia Untuk indonesia

Berdaulat.id, Kendari - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses menggelar Tabligh Akbar secara...

Hadiri Silaturahim MPUII, Puluhan Ulama dan Tokoh Siap Bersinergi

Berdaulat.id, Jakarta - Majelis Permusyawaratan Umat Islam Indonesia (MPUII) menggelar acara Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat di...

Wahdah Islamiyah, Bakal Gelar Webinar Nasional Bertema Ketahanan Keluarga Dalam Berbangsa

Berdaulat.id, MAKASSAR -- Wahdah Islamiyah pada bulan Desember mendatang bakal menghelat Muktamar ke-IV. Menyemarakkan Muktamar tersebut panitia...

Jangan Bernyanyi Di Panggung Yang Salah

Tony RosyidPengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Berdaulat.id, Selain senang menulis di jurnal ilmiah dan...

Perdamaian Yang Egoistik

Imam Shamsi Ali* Berdaulat.id, Tanggal 21 September adalah hari pertama Sidang Majelis Umum PBB...