Selasa, Mei 21, 2024
BerandaBerita UtamaBertahun-tahun Pakai Air Sungai Kotor dan Asin, Warga Kampung Singkil Sasak Akhirnya...

Bertahun-tahun Pakai Air Sungai Kotor dan Asin, Warga Kampung Singkil Sasak Akhirnya Punya Sumur Air Bersih

Berdaulat.id, Bekasi–Tahun ini, masyarakat di Kampung Singkil Sasak, Desa Samudera Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sangat bersyukur dengan adanya dua sumber air bersih yang bisa mengalir untuk mereka. Dua sumur bor sedekah dari donatur Laznas Dewan Dakwah sudah bisa dimanfaatkan sejak diresmikannya pada Senin (28/8) dan Sabtu (28/10) lalu.

Sebelumnya, sumber air bersih selalu menjadi masalah pokok masyarakat Kampung Singkil Sasak. Puluhan tahun masyarakat hidup dengan air sungai yang kotor, berbau, dan asin.

“Yang menjadi masalah di sini sumber air bersih. Bukan sulit, ya memang tidak ada sama sekali. Air sungai ini jauh dari standar. Saat pagi airnya hitam, pekat dan berbau. Mau tidak mau masyarakat di sini menggunakan air kali untuk cuci piring, mandi, bahkan buat cuci beras,” keluh Heri, salah satu warga Kampung Singkil Sasak.

Air sungai sudah menjadi kawan akrab bagi warga Singkil Sasak, termasuk anak-anak yang sering bermain dan mandi di sungai. Rasa gatal dan ruam pada badan sudah tidak menjadi hal aneh bagi mereka.

“Yang kadang merasa ngga tega itu sama anak kecil pak. Mereka gatel terus, pada ruam badannya. Tapi memang ngga ada pilihan lagi, ya kita coba pasrah dan bersabar aja pak,” kata Riesam menambahkan.

Rutinitas sehari-hari warga tak lepas dengan air sungai sebagai sumber kehidupan warga. Tak ada pilihan lagi, selain berharap ada kiriman bantuan air bersih dari luar atau bantuan sumur bor yang harus digali dalam.

“Ya mau ngga mau, saya harus pakai sungai ini. Walaupun kadang-kadang ada rasa lengket dan asin itu, ada bau-baunya juga,” keluh Andi, salah satu warga Kampung Singkil. “Yang lebih miris lagi, saat mereka menggunakan air kali untuk cuci piring, cuci baju, mandi, di saat yang bersamaan ada warga yang buang hajat di pinggir kali,” lanjut Mahfudi.

Karena itu, warga Kampung Singkil Sasak sangat bersyukur ketika kedatangan tim Laznas Dewan Da’wah yang melakukan pembangunan sumur bor untuk mereka. Sumur bor dibangun untuk mendapat air bersih dari dalam tanah yang tidak asin. Bahkan, karena kondisi tanah yang sulit pengeboran sempat dilakukan dua kali hingga benar-benar mendapatkan air yang bersih dan tidak payau.

Puluhan tahun mereka memimpikan memiliki sumber air bersih, kini mereka sudah memiliki dua sumur sendiri yang bisa dimanfaatkan oleh semua warga yang membutuhkan. Dua sumur bor dari donatur Laznas Dewan Da’wah telah telah selesai dibangun dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di Kampung Singkil Sasak, Desa Samudra Jaya.

“Alhamdulillah sekarang ada air bersih, bertahun-tahun disini belum pernah ada air bersih,” kata Sainah, Warga Desa Samudra Jaya. “Bertahun-tahun menantikan adanya air bersih, yang tadinya warga adalah pengguna air kali, sekarang sudah sadar bahwa kebersihan itu penting dan sekarang warga menggunakan sumur air yang dibangun oleh LAZNAS Dewan Dakwah,” lanjut Riesam, Warga Desa Samudra Jaya

Sumur tersebut juga sekaligus menjadi sumur pertama di Kampung Singkil Sasak yang turut diapresiasi oleh camat setempat dan mengalirkan kebermanfaatan untuk masyarakat. Tak pernah sepi, manfaat sumur LAZNAS Dewan Dakwah benar-benar dirasakan oleh Masyarakat. Mulai dari pagi dan warga berdatangan untuk mencuci pakaian, mandi, mengambil air untuk ke rumah masing-masing.

“Di Daerah kami memang mengalami kekeringan. Saya sangat berterima kasih kepada LAZNAS Dewan Dakwah yang telah membangun sumur air bersih di Desa Samudra Jaya,” kata Abdullah, Kepala Desa Samudra Jaya.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments