29.1 C
Luwuk
Senin, Maret 1, 2021

Buka Mukerwil ke-VI, Sekprov Sulbar Ajak Wahdah Islamiyah Perkuat Pembelajaran Disaster

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Demi Kelancaran Pilkada, Politisi Ini Bilang…

Berdaulat.id - Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus menegakkan aturan dalam kampanye Pilkada Serentak 2020...

Pertumbuhan Ekonomi 2020 Diprediksi Hanya 1 Persen

Berdaulat.id - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa memprediksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 hanya mencapai...

Harga Cengkih dan Copra Alami Penurunan

Berdaulat.id - Harga hasil perkebunan Maluku berupa cengkih dan kopra yang ditawarkan para pembeli (pedagang pengumpul) di Kota Ambon bergerak turun disebabkan...

Ketua MPR Bambang Soesatyo : Tingkatkan Industri Pertahanan Nasional

Berdaulat.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menjajal langsung kendaraan taktis MAUNG, serta Senapan Serbu SS2 - V4 HB yang digunakan...

Berdaulat.id, Mamuju – Ditengah kondisi serba terbatas karena pandemi ditambah lagi gempa yang mengguncang Sulbar beberapa waktu lalu, tidak mengendurkan semangat pengurus Wahdah Islamiyah Sulawesi barat melaksanakan musyawarah kerja wilayah (mukerwil) ke-VI tahun 2021.

Mengahdirkan seluruh pimpinan daerah dan pengurus Wahdah Islamiyah di 6 kabupaten, musyawarah kerja wilayah ke-VI dilaksanakan secara online melalui aplikasi meeting zoom, (13/02/21).

Pimpinan Wilayah Wahdah Islamiyah Sulawesi Barat, Drs. Ahmad Yunus menjelaskan “kegiatan ini sedianya dilaksanakan bulan pertengahan januari, Qaddarallah ada gempa sehingga kita tunda lagi,” tutur Ahmad Yunus

Turut hadir memberi sambutan Sekertaris Provinsi Sulbar, DR. Muhammad Idris

DR. Idris menyampaikan apresiasi dan selaku pemerintah Provinsi Sulbar ikut berbangga atas kerja-kerja lapangan Wahdah Islamiyah khususnya sebulan terakhir.

Menurutnya, Wahdah telah mensejajarkan diri dengan lembaga-lembaga Nasional bahkan internasional dalam hal penanganan bencana.

“Saya ingatkan kepada pengurus wahdah khususnya di Sulbar, organisasi yang baik itu adalah organisasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan, khusunya pada kondisi yang terjadi,” ungkap Idris

Organisasi yang mampu beradaptasi akan mampu terlibat dalam upaya menciptakan masyarakat yang adaptif terhadap perubahan. Lanjutnya

Lebih jauh ia juga menjelaskan terkait rencana pemerintah kedepan, “Pemprov Sulbar akan menjadikan masyarakat kita lebih tanggap pada bencana sampai ketingkat desa, dan diharapkan Wahdah Islamiyah bisa bersinergi dengan pemprov dalam hal ini. Olehnya itu, Wahdah Islamiyah harus menjadikan pembelajaran disaster sebagai agenda kerja,” harap Idris

Semoga Wahdah Islamiyah senantiasa bersama pemerintah agar kita bisa mengkapitalisasi bencana ini sebagai rencana. pungkasnya

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Pemuda Papua di Jawa Tengah Dukung Penuh Otsus demi Kemajuan Papua

SEMARANG – Mahasiswa dan pelajar papua yang berada di Kota Semarang, sangat mendukung adanya otonomi khusus di...

ARM HA-IPB dan Warga Palada, Mamuju Bangun Pipa Air Bersih da Mck Komunal

Berdaulat.id, MAMUJU, SULBAR (27 Februari 2021) -- Senyum kembali tersungging di wajah warga Dusun Palada, Desa Takandeang,...

Kapolda Sulteng dan Danrem 132 Tadulako Launching Kampung tangguh nusantara di Palu dan Donggala

Berdaulat.id, Palu - Dua petinggi TNI Polri di Sulawesi Tengah hari ini melakukan launching kampung tangguh nusantara...

Waketum MUI Kecewa Pemerintah Izinkan Industri Miras

Berdaulat.id, Pemerintah menetapkan industri minuman keras sebagai daftar positif investasi (DPI) terhitung sejak 2021. Sebelumnya, industri tersebut...

Regenerasi Kepemimpinan, FORJIM Akan Gelar Munas II

Berdaulat.id, Jakarta – Masa khidmat Pengurus Pusat Forum Jurnalis Muslim (PP Forjim) Periode 2018-2021 secara resmi telah...