29.1 C
Luwuk
Kamis, Desember 3, 2020

Charles Leclerc Buktikan Talentanya di Grand Prix Tuscan

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Indonesia Kecam Keras Pembakaran Al Quran dan Penghinaan Nabi Muhammad

Berdaulat.id - Pemerintah Indonesia mengecam keras publikasi gambar atau karikatur yang menghina Nabi Muhammad SAW yang dilakukan oleh majalah Prancis Charlie Hebdo.

Forum Legislasi DPR “UU Pilkada Dan Kekhawatiran Menguatnya Dinasti Politik “

Berdaulat.id - Diskusi Forum Legislasi diselenggrakan Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerjasama dengan Pemberitaan DPR dengan tema "UU Pilkada dan...

Kemenhub Sebut ada Tiga Maskapai Lakukan Pelanggaran

Berdaulat.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan ada tiga maskapai yang melanggar batas kapasitas pesawat 70 persen dan tidak...

Wow… Sekarang Ada Emoji Pakai Masker

Telah lama digunakan sebagai emoji untuk menyiratkan sedang sakit atau tidak enak badan, emoji menggunakan masker kini bertransformasi mengikuti adaptasi kebiasaan baru.

Berdaulat.id – Charles Leclerc membuktikan talentanya di Grand Prix Tuscan dan di saat Ferrari tampil kurang kompetitif di balapan Formula 1 perdana yang digelar di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu.

Leclerc mengawali balapan yang sarat kecelakaan itu cukup kuat setelah merangsek ke posisi ketiga dari posisi start kelima di lap pembuka.

Namun defisit kecepatan mobil SF1000 membuat pebalap Monako itu gagal mempertahankan posisinya dan secara bertahap disalip oleh para rival hingga finis P8.

Rekan satu timnya, Sebastian Vettel, finis P10 untuk meraup poin terakhir yang tersedia hari itu ketika Ferrari merayakan Grand Prix ke-1000 yang bertepatan digelar di sirkuit yang mereka miliki itu.

Namun finis di luar podium, bukanlah pesta perayaan yang ideal bagi tim yang bermarkas di Maranello tersebut.

“Kami hanya lamban,” kata Leclerc seperti dikutip AFP.

“Tidak ada lagi yang bisa ditambahkan. Kami tidak memiliki kecepatan. Aku menempatkan diriku di posisi sebaik mungkin, dua Mercedes itu lolos jadi aku punya udara bebas, tapi aku sangat kesulitan dengan mobil ini.”

Leclerc mengatakan Ferrari harus memahami kenapa mobilnya tidak konsisten karena dia tampil lumayan di kualifikasi, tapi tidak di lomba. Di sirkuit-sirkuit lain, justru kebalikannya.

“Kami sebenarnya perlu bekerja dan mencoba memahami karena di sejumlah balapan kami tidak sangat kompetitif di kualifikasi, tapi kemudian sangat kompetitif di lomba, yang menjadi kendala di awal musim ini,” kata dia.

“Sekarang, kami kelihatannya melakukan tugas dengan baik di kualifikasi tapi sangat kewalahan dengan mobil ketika balapan. Ini saat-saat yang sulit.

Tim itu juga mengakhiri balapan di Spa-Francorchamps dan Monza tanpa poin.

Vettel tidak kalah bingungnya dengan tunggangannya.

“Tentunya kami berjuang keras dan mencoba semuanya untuk mendapatkan poin,” kata juara dunia empat kali itu. “Tapi, kami tidak cukup cepat.

“Kenapa? Itu selalu menjadi pertanyaan yang bagus dan sulit untuk dijawab, tapi ada lebih dari satu alasan…. Hari ini, kami mengharapkan laju mobil yang lebih baik.”

Vettel, yang akan hijrah ke Aston Martin tahun depan, juga mengkritisi cara membalap Valtteri Bottas dari tim Mercedes sebelum insiden tabrakan beruntun di restart pertama.

“Itu tidak perlu,” kata dia soal cara pebalap Finlandia itu memperlambat mobilnya dan memanasi ban sebelum mengambil kesempatan tancap gas memulai kembali balapan.

“Sebagai pemimpin lomba, dia harusnya mengetahui hal itu.”

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Azis Syamsuddin Kutuk Keras Oknum Papua

Berdaulat.id - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (kanan) bersama Anggota Fraksi Golkar Dapil Papua Barat Robert Joppy Kardinal (kiri) memberikan keterangan mengenai...

Empat Pilar MPR RI

Berdaulat.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empat Pilar MPR RI dengan tema "Mengoptimalkan SDM...

Diskusi “Teror Sigi Bagaimana Nasib Perpres TNI”

Berdaulat.id- Anggota Komisi III DPR Arsul Sani, Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon ( Virtual), Direktur Harmonisasi Peraturan Perundangan-Undangan I Kemenkumham Bunyamin,...

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...