29.1 C
Luwuk
Minggu, Maret 7, 2021

China Bakal Lebih Banyak Gelar Latihan Militer di Lepas Pantai

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Pemerintah Fokus 400 Desa di daerah 3T Terhubung Internet

Berdaulat.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah akan fokus menata 400 desa di daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T) untuk...

Said Didu Tuding Pemerintah dan Pertamina Memeras Rakyat Lewat BBM Mahal

Berdaulat.id - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu mengatakan, harga BBM di seluruh dunia sudah turun lebih dari 50 persen tapi...

Selasa Malam Habib Bahar Dipindah ke LP Nusakambangan

Berdaulat.id - Dirjen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) telah mengeluarkan perintah pemindahan Habib Bahar Bin Smith dari Lapas Gunung Sindur yang terletak di Kabupaten...

Sosialisasi Empat Pilar MPR Dengan Club Mobil Klasik

Berdaulat.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo didampingi Wakil Ketua MPR Ahmad Bazarah (kiri), Ketua Panitia Nanan Soekarna dan Arie Ginadjar melakukan...

Berdaulat.id – China mulai Senin akan mengadakan latihan militer lebih lanjut di sepanjang pantai timur laut dan pantai timurnya. Begitu dikatakan pihak pemerintah seperti dikutip Reuters, Senin (7/9/20).

Latihan itu merupakan yang terbaru dari serangkaian latihan militer luar biasa yang dilakukan berurutan dengan latar belakang peningkatan ketegangan di kawasan.

“Rangkaian pertama latihan militer itu akan dilakukan di Laut Bohai, di lepas pantai timur laut Qinhuangdao pada Senin,” kata Badan Administrasi Keselamatan Maritim China.

Sementara rangkaian kedua, termasuk latihan tembak-menembak, akan diadakan di bagian selatan Laut Kuning pada Selasa dan Rabu di luar kota Lianyungang.

Selama latihan militer tersebut, semua kapal lain dilarang memasuki daerah itu.

Bulan lalu, China mengumumkan empat latihan militer terpisah, dari Laut Bohai ke Laut Timur dan Laut Kuning dan turun ke Laut China Selatan yang disengketakan.

Menurut para ahli militer China, hal tersebut adalah suatu langkah yang tidak biasa.

China juga sering mengadakan aktivitas militer di dekat Taiwan yang diklaim sebagai bagian dari China.

Pemerintah China mengeluh tentang misi militer Amerika Serikat yang berulang di Laut China Selatan.

China dan Amerika Serikat telah berselisih tentang segala hal mulai dari pandemi virus corona hingga perdagangan dan hak asasi manusia. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

MUI Kaji Strategi Kecerdasan Buatan untuk Dakwah Islam

Berdaulat.id, JAKARTA – Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar diskusi kelompok terarah (FGD)...

YBM PLN Hadirkan Rumah Bersalin di Pedalaman Banten

Berdaulat.id, Jalan bebatuan dan tanah harus dilalui oleh Bidan Fiqoh untuk menuju Puskesmas Kecamatan Sumur di Banten...

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Prajurit TNI-Polri di Polda Kepri

Berdaulat.id, Kepri, Sebanyak 1.000 Prajurit TNI – Polri di wilayah Provinsi Kepri menjalani Vaksin Covid – 19,...

Kemenag Gelar Seleksi Tahap II Calon Imam Luar Negeri

Berdaulat.id, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Seleksi Tahap II untuk memilih Calon Imam Luar Negeri. Proses seleksi berlangsung...

Ketum MUI Tinjau Kinerja LPPOM MUI di Masa Pandemi

Berdaulat.id, JAKARTA— Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftachul Akhyar, melakukan tinjauan langsung ke kantor LPPOM...