29.1 C
Luwuk
Minggu, Mei 16, 2021

China Kirim Pasukan Lengkap ke LCS dan Selat Taiwan

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Pondok Informatika Gratis Untuk Anak Yatim, Miskin Dhuafa dan Penghafal Alquran

Telah Dibuka Penerimaan Santri Baru Angkatan 2020 Terbuka juga buat keluarga mampu Pondok Informatika Al-Madinah Yogyakarta...

Pertamina Merugi: Presiden Jokowi Harus Bertanggungjawab

Oleh: Marwan Batubara, IRESS Situs Pertamina mempublikasikan kerugian Pertamina Semester-1 2020 sebesar US$ 767,92 juta atau sekitar Rp 11,33...

Puan Berharap Santri Jadi Agen Perubahan

Berdaulat.id - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan bahwa Hari Santri Nasional adalah wujud penghormatan atas jasa para santri dalam perjuangan meraih...

Komite II DPD RI Ajak Masyarakat Bersatu Atasi Covid-19

Berdaulat.id - Pimpinan Komite II DPD RI mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong-royong bersama pemerintah untuk mengatasi pandemik Covid-19. Untuk itu, jangan membuat...

Berdaulat.id – Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mengirimkan pasukan lengkap ke dua wilayah perairan sekaligus, Laut China Selatan (LCS) dan Selat Taiwan.

Laman resmi militer China yang dipantau ANTARA, Jumat (21/8/20), memperlihatkan foto-foto kapal perusak kawal rudal Hohhot (Hull-161) milik Komando Armada Selatan PLA yang sedang berlayar di perairan LCS. Laman itu menuliskan penampakan kapal di LCS terjadi pada Kamis (20/8/20) pagi.

Sehari sebelumnya, PLA mengeluarkan pernyataan bahwa Komando Armada Timur mengirimkan pasukan laut dan udara ke Selat Taiwan untuk melacak dan memantau pergerakan USS Mustin, kapal perusak rudal milik Amerika Serikat, yang berlayar melintasi Selat Taiwan pada Selasa (18/8/20).

Para pengamat militer China memperkirakan kapal perang AS itu mendekati area pengawasan kapal perang, pesawat tempur, dan radar PLA sehingga harus segera dihentikan kalau melintasi garis merah.

Juru bicara Komando Armada Timur PLA Kolonel Senior Zhang Chunhui mengatakan bahwa AS terus melakukan tindakan negatif di Taiwan sehingga mengancam stabilitas lintas-selat.

Menurut dia, Komando Armada Pasifik AS, USS Arleigh Burke, yang merupakan kapal perusak radar, melakukan transit rutin di Selat Taiwan pada Selasa.

Dalam setahun, sudah ada 10 kapal perang AS yang transit di Selat Taiwan, kata Zhang.

“Kami sangat mengecam karena hal itu merupakan bentuk sabotase terhadap prinsip Satu China dan mengganggu situasi Selat Taiwan yang tidak sesuai dengan kepentingan China dan AS. Hal itu juga merusak iktikad baik kedua negara di Selat Taiwan karena adanya ancaman nyata bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan. Ini sangat membahayakan,” ujarnya.

Nanjing, kapal perusak radar tipe 052D milik Angkatan Laut PLA, terus menguntit pergerakan kapal AS, sebagaimana dilaporkan media Taiwan.

Selain kapal perang, PLA juga mengirimkan pesawat peringatan dini, pesawat misi khusus, jet tempur, dan drone mata-mata untuk memantau pergerakan kapal-kapal AS, menurut sumber PLA yang dikutip media resmi China. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Idul fitri 1442 H, pelayanan penerbitan SIM libur

Berdaulat.id, Palu, Selama hari raya Idul fitri 1442 H, pelayanan penerbitan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di jajaran...

Bukber Yatim-Dhuafa, Jufi dan Teladanku Hadirkan “Badut Syariah”

Berdaulat.id, BEKASI—Anak-anak yatim-dhuafa di ruangan itu terlihat antusias menyimak materi agama yang disampaikan seorang ustaz yang berpenampilan...

Persembahan WIZ untuk Naba Faiz (buka takjil salah sasaran)

Berdaulat.id, Bantul— Terungkapnya perempuan misterius pengirim sate beracun di Kabupaten Bantul yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10)...

Bersama Panglima TNI, Kapolri Tinjau Pos Penyekatan Merak-Bakauheni

Berdaulat.id, JAKARTA— Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua DPR RI...

100 Hari Kerja Kapolri Dinilai Memiliki Semangat Kepolisian yang Demokratis

Berdaulat.id, JAKARTA - Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat sebagai Kapolri selama 100 hari kerja pada 8...