29.1 C
Luwuk
Senin, November 23, 2020

Choirul Anam Sebut 7 September Hari Perlindungan Pembela HAM

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Medvedev maju ke final Paris Masters

Berdaulat.id - Petenis unggulan ketiga asal Rusia Daniil Medvedev lolos ke final pertamanya pada turnamen Paris Masters setelah meraih kemenangan 6-4, 7-6(4)...

Google Perketat Pajak Aplikasi Bagi Pengembang

Berdaulat.id - Alphabet Inc, perusahaan induk Google, membantah kritik yang menyebutkan mereka memilih aplikasi tertentu yang dikenakan pajak aplikasi mobile sebesar 30...

Multivitamin Dibutuhkan Anak

Multivitamin umumnya dibutuhkan anak-anak yang mengalami sejumlah kondisi antara lain terlambat dalam tumbuh kembang, mengalami penyakit kronik semisal alergi makanan dan tidak...

ESDM Bentuk Satgas Tata dan Kelola Manajemen

Berdaulat.id - Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM membentuk Satuan Tugas Tata dan Kelola Manajemen Risiko...

Berdaulat.id – Tepat 7 September adalah Hari Duka bagi gagasan tata kelola negara berbasis HAM di Indonesia. Hari dibunuhnya Cak Munir dengan racun arsenik dalam perjalanan menempuh studi di Universitas Utrecht Belanda.

Demikian diungkap oleh Komisioner komnas ham, Choirul Anam dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (7/9/20).

Menurut dia, Hubungan sipil militer dalam tata kelola negara demokrasi yang berbasis HAM saat ini menjadi salah satu isu tema penting dalam sepak terjang Cak Munir.

“Ini juga yang menjadi basis agenda gerakan reformasi 1998. Jika hubungan ini, saat ini sesuai harapan, maka peristiwa Mapolsek Ciracas yang diserbu, atau berbagai kasus kekerasan lainnya yang melibatkan hubungan sipil militer tidak akan terjadi. Dan negara kita akan memiliki militer yang tangguh dan lebih profesional dalam pertahanan negara,” ucap dia.

Selain isu hubungan sipil militer, lanjut Choirul, Cak Munir juga mendorong perlindungan bagi para pembela HAM. Bahkan Munir juga melihat bagaimana kontribusi pembela HAM dalam berbagai usaha memperbaiki kondisi negara termasuk membangun kesejahteraan.

“Namun usaha para pembela HAM itu tak sejalan dengan perlindungan yang diberikan negara, tak sedikit dari mereka yang mendapat kekerasan, kriminalisasi, stigma atau perlakukan lain yang kejam. Pada posisi inilah Cak Munir dengan beberapa kolega mendirikan organisasi Imparsial,” terangnya.

Sekarang kata Choirul, para pembela HAM (human rights defenders) tidak hanya dipahami sebagai aktivis HAM yang berada di garis depan melawan kekerasan, namun juga para inisiator di kampung, desa, hutan yang memperkuat ekonomi, merawat hutan, menyelamatkan binatang, bahkan guru – guru di berbagai pelosok yang melawan buta huruf dan akses pendidikan.

“Peran cak munir dalam kampenye perlindungan pembela ham sangat besar , dan cak salah satu pioner dalam pembelaan para pembela ham di indonesia,” jelas dia.

7 September, sudah selayaknya di mahfumi sebagai Hari Perlindungan Para Pembela HAM Indonesia. Karena Pentingnya 7 Sepetember sebagai Hari Perlindungan Para Pembela HAM, bukan hanya untuk mengenang Cak Munir, namun lebih jauh adalah merawat semangat dan ide perlindungan pembela HAM Indonesia itu sendiri, agar keadilan dan kesejahteraan berbasis HAM terwujud di Indonesia.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Berdaulat.id - Musyawarah Nasional ke-10 menjadi momentum pergantian kepengurusan dan kepemimpinan di Majelis Ulama Indonesia Pusat. Munas memungkinkan terjadinya perubahan-perubahan jabatan dan...

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

Berdaulat.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerjasama dengan Humas dan Pemberitaan MPR RI menggelar Diskusi 4 Pilar, dengan tema "Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19...

Pembangunan Gedung DPRD dan Pengadaan Kambing di Purbalingga Jadi Sorotan

Berdaulat.id - Koordinator Kaki Publik, Wahyudin Jali mengatakan, saat ini di Pemerintah Kabupaten Purbalingga sedang viral. Pertama, adanya kejanggalan proyek  pembangunan Gedung...

Berikut Salah Satu Obat Agar Tetap Waras Selama Pandemi Covid-19

Berdaulat.id - Tak hanya kesehatan fisik, Anda juga perlu menjaga mental tetap sehat selama pandemi COVID-19 dan salah satunya bisa dengan berjalan-jalan...

Kemenperin Konsisten Kembangkan Desainer Muslim

Berdaulat.id - Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka terus berupaya mengembangkan potensi desainer fesyen muda Indonesia yang sangat...