29.1 C
Luwuk
Minggu, Januari 17, 2021

Di Sulteng Penyelumdup Narkoba Terancam Hukuman Mati

Data Real Time COVID-19

Baca juga

MenPUPR Raker Dengan Komisi V DPR Penetapan Anggaran Tahun 2021

Berdaulat.id - MenPUPR Basuki Hadimuljono berbincang serius dengan Anggota Komisi V DPR Fraksi Golkar Hasan Basri disela rapat kerja di gedung nusantara...

Kepala BNPT Kunjungi Watimpres Habib Luthfi

Berdaulat.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., menemui Al-Habib Muhammad...

Perubahan Nama RUU HIP Tak Hentikan Polemik, Hentikan Saja

Berdaulat.id - Perubahan atau pengalihan nama Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menjadi Pembinaan Ideologi Pancasila, tidak akan menghentikan polemik, perdebatan,...

China Kirim Pasukan Lengkap ke LCS dan Selat Taiwan

Berdaulat.id - Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mengirimkan pasukan lengkap ke dua wilayah perairan sekaligus, Laut China Selatan (LCS) dan Selat Taiwan.

Berdaulat.id – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Syafril Nursal menegaskan pelaku penyelundupan Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (Narkoba) seberat 25kg yang hendak masuk ke Kota Palu, Minggu (28/6) malam, terancam hukuman mati.

“Para tersangka diancam hukuman mati,” kata Kapolda Sulteng, Irjen Pol Syafril Nursal, dalam jumpa pers di Mapolda Sulteng, di Palu, Selasa.

Kapolda mengatakan, dua pelaku inisial R alias O (36) warga Palu dan M (38) warga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, yang ditangkap dalam pengungkapan kasus 25 kilogram sabu sabu ini.

Dia menjelaskan, penyelundupan narkoba 25 kilogram tersebut diduga dikendalikan oleh oknum warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang saat ini berada di Negara Malaysia.

“Narkoba ini diduga jaringan dikendalikan oleh warga Palu inisial S yang melarikan diri dari penjara saat gempa tahun 2018 lalu, yang saat ini tinggal di Malaysia,” katanya.

Syafril menegaskan, oknum inisial S ini di penjara karena perkara narkoba yang ditangkap tahun 2018, dengan hukuman 16 tahun penjara.

“Kasus ini sementara dikembangkan, kemana barang narkoba ini rencana akan diedarkan dan siapa saja yang terlibat,” katanya.

Sebelumnya, tim khusus Ditnarkoba Polda Sulawesi Tengah menggagalkan peredaran 25 kilogram yang diduga narkoba jenis sabu yang hendak masuk Kota Palu Minggu (28/6/2020) malam.

Pelaku ditangkap saat melintas di pos pemeriksaan gugus tugas COVID-19 di wilayah Pantoloan, Kota Palu dari satu unit mobil jenis Hartop warna putih dikemudikan inisial O (36).

Dari dalam mobil tersebut, polisi menemukan sabu sabu dibungkus dalam dua karung, dibungkus dalam dos besar dan terisi 25 paket atau seberat 25 kilogram.

sumber: antara

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Palestina Di Tengah Cuaca Buruk Musim Dingin, Ratusan Muslim Gelar Salat Gaib untuk Mendiang Syekh Ali Jaber

Berdaulat.id Jalur Gaza, – Di tengah cuaca buruk musim dingin, ratusan Muslim Palestina di Gaza menggelar salat gaib...

MUI Sampaikan Keberatan Atas Kebijakan Kremasi Jenazah Muslim Korban Covid-19 di Srilanka

Berdaulat.id, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan keberatan atas aturan kremasi jenazah seluruh warga Srilanka korban...

Misi Kemanusiaan, Personil Satbrimob Polda Sulteng di kirim ke Sulbar

Berdaulat.id, Palu - Dalam rangka misi kemanusiaan, satuan brigade mobil (Satbrimob) Polda Sulteng dikirim ke wilayah Sulawesi...

Syekh Ali Jaber Wafat, Ketua PTDI: Inspirasi Program Tahfiz Almarhum Sangat Besar

Berdaulat.id, Syekh Ali Saleh Mohammad Ali Jaber atau yang lebih familiar dengan Syekh Ali Jaber dinyatakan wafat...

Netty Aher Minta Pelaksanaan Vaksinasi Sebagai Momentum Benahi Penanganan Pandemi, Jangan Malah Lalai

Foto : Net Berdaulat.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan beberapa pejabat serta...