29.1 C
Luwuk
Jumat, Januari 22, 2021

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Gladi Kotor Pidato Presiden

Berdaulat.id - Sejumlah pegawai kesekjenan DPR RI memperagakan sebagai Presiden, Wakil Presiden Republik Indonesia saat mengikuti gladi kotor Pidato Presiden Jokowi dalam...

Info Wirausaha Mandiri Pemuda, Menpora Siap Beri Bantuan

Met pagi…ijin share info Wirausaha Mandiri Pemuda Kemenpora : PENGUMUMANBAGI WIRAUSAHA MUDA PEMULA (WMP), SOCIOPRENUER, SENTRA KEWIRAUSAHAAN PEMUDA (SKP)

Musim Panas Inter Milan Messi dan Pogba

Berdaulat.id - Klub Inter Milan dikabarkan bakal mengincar beberapa pemain top dimusim panas mendatang. Seperti dilansir TuttoMercatoWeb pemain yang...

Satu Podium dengan Rossi Ini Kata Quartararo

Berdaulat.id - Pembalap yamaha non pabrikan, Fabio Quartararo merasa senang lantaran ia bisa berada satu podium dengan Valentino Rossi saat menjuarai seri...

Berdaulat.id – Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas dugaan rencana pengeboman pada pertemuan kelompok oposisi eksil di Prancis pada 2018.

Jaksa Belgia menuntut diplomat Iran yang berbasis di Wina, Austria, itu dan ketiga tersangka lainnya atas dugaan merencanakan serangan dalam pertemuan massa Dewan Nasional Perlawanan terhadap Iran (NCRI) di Paris.

Pidato kunci dalam pertemuan tersebut disampaikan oleh pengacara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rudy Giuliani.

Assadi merupakan konselor ketiga di Kedutaan Besar Iran di Wina. Otoritas Prancis menyebutkan bahwa ia telah dituntut dalam kasus intelijen di Eropa selatan, serta menjalankan perintah dari Pemerintah Iran.

Pemerintah Iran berulang kali membantah tuduhan itu, dengan menyebut dugaan penyerangan tersebut sebagai penyamaran yang dijalankan oleh NCRI –yang dianggap oleh Teheran sebagai kelompok teror.

Assadi belum memberikan pernyataan atas tuntutan tersebut. Pengacaranya mengatakan bahwa Assadi akan menjelaskan secara langsung di pengadilan.

Sebelumnya, pada Maret, Assadi memperingatkan kepada otoritas mengenai kemungkinan pembalasan dari kelompok  tak dikenal jika dirinya dinyatakan bersalah, menurut dokumen kepolisian yang dilihat Reuters.

Otoritas menyebut bahwa penyerangan itu telah digagalkan melalui operasi gabungan pasukan keamanan Prancis, Jerman, dan Belgia.

Assadi ditangkap ketika ia berlibur di Jerman, dan setelahnya diserahkan ke Belgia. Di Belgia, dua terduga rekannya telah terlebih dulu ditahan dengan memiliki setengah kilogram bahan peledak TATP dan satu buah pemicu ledakan.

Menurut dokumen lain yang dilihat Reuters, otoritas Belgia meyakini bahwa Assadi membawa bahan peledak dari Teheran ke Wina melalui penerbangan komersial.

“Rencana penyerangan ini dilakukan atas nama Iran dan di bawah kepemimpinannya. Hal ini bukanlah inisiatif pribadi Assadi,” kata Jaak Raes, Kepala Layanan Keamanan Negara Belgia (VSSE), dalam sebuah surat untuk jaksa, tertanggal 2 Februari 2020.

Prancis menyebutkan bahwa Kementerian Intelijen Iran adalah dalang di balik rencana penyerangan tersebut dan menjalankannya melalui seorang diplomat.

Uni Eropa telah membekukan aset-aset yang dimiliki oleh unit intelijen Iran dan para pejabatnya.

Negara-negara Eropa juga menuduh Iran bertanggung jawab atas sejumlah rencana penyerangan melawan pembelot, antara lain dua pembunuhan di Belanda pada 2015 dan 2017 serta satu upaya pembunuhan, yang digagalkan, di Denmark.

Iran membantah keterlibatannya dalam kasus-kasus tersebut, dan menyebut bahwa tuduhan itu dilancarkan untuk merusak hubungan Iran dengan Uni Eropa.

Sumber: Reuters

Artikulli paraprakKe Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia
Artikulli tjetër

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

BNPB : Sebanyak 185 Bencana Terjadi Hingga Minggu Keempat Januari 2021

Berdaulat.id, JAKARTA – BNPB mencatat sebanyak 185 bencana terjadi sepanjang 1 hingga 21 Januari 2021. Data per...

Siang dan Malam Relawan Rumah Zakat Banggai Distribusi Sembako di Posko Pengungsian

Berdaulat.id, Hari kedua setelah sampai di Mamuju, Relawan Rumah Zakat langsung mendistribusikan sembako bantuan kemanusiaan dari pemerintah...

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Berdaulat.id, MAKASSAR—Pada masa pandemi Covid-19 ini, banyak usaha atau bisnis yang tidak mampu bertahan, mengurangi produksi dan...

Gempa Mamuju dan Majene, Laznas WIZ Salurkan Bantuan Makanan Siap Saji dan Bahan Pokok

Berdaulat.id, Relawan Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bergerak cepat menyalurkan bantuan awal tanggap darurat bagi para korban...

WIZ Distribusikan Bantuan Sembako di Area Pesisir Kota Mamuju

Berdaulat.id, Direktur Program dan Pemberdayaan Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Ridwan Umar mengatakan pihaknya sudah melakukan identifikasi...