29.1 C
Luwuk
Sabtu, Februari 27, 2021

Dituduh Tunggangi Aksi Tolak Omnibus Law, Ini Respons KAMI

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Ketua MPR RI : Minta Pemerintah Mengendalikan Arus Balik Lebaran

Berdaulat.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo minta mengendalikan arus balik Lebaran dan untuk mencegah terjadinya sirkulasi gelombang kedua penularan Covid-19,...

Bersama Pemuda Cikembulan, WIZ Luncurkan Pojok Belajar Inspirasi

Berdaulat.id - Adanya keprihatinan terhadap kelanjutan pendidikan pelajar di tengah pandemi ini yang mana banyak di antara pelajar yang kesulitan membeli kuota...

Doni Monardo Umumkan Dirinya Positif Covid-19

Berdaulat.id, JAKARTA--Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengumumkan dirinya positif tertular virus corona menyusul aktivitas padat...

Teh Kahumama : Booster Anti Kanker dari Kabupaten Banggai Setara Bajaka

Penulis : Bahidin Laode Mapapa, S.Hut.,M.Sc.Peneliti dan penulis buku Jabon atau Kahumama Kabupaten Banggai mempunyai potensi sumber daya...

Berdaulat.id – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) merespons adanya upaya pendeskreditan melalui spanduk-spanduk atau pengakuan pembakar Pos Polisi yang mengaku dari KAMI.

Dalam pernyatan sikap yang dikeluarkan pada Senin (12/10/20) KAMI menilai pendiskreditan tersebut bersifat provokatif dan tendensius.

“Sudah diduga dan diantisipasi bahwa akan ada gerakan untuk mendeskreditkan atau membunuh karakter (character assasination) terhadap KAMI dengan cara-cara licik dan jahat itu. Gerakan itu mengambil bentuk memasang spanduk atau menyebarkan flyer
yang mendeskreditkan KAMI, atau menyusupkan perusuh dan pelaku pembakaran dan perusakan yang kemudian mengaku dari KAMI,” terang pernyataan yang ditandatangani Ahmad Yani sebagai Ketua Komite Eksekutif KAMI, Syahganda Nainggolan sebagai Sekretaris dan Adhie Massardi sebagai anggota itu.

Sebagai gerakan moral, tulis pernyatan sikap itu, KAMI hanya menyuarakan yang diyakini sebagai kebenaran, yaitu meluruskan Kiblat Bangsa dan Negara dari penyimpangan dan penyelewengan. (Dalam bahasa Agama Islam: Amar Ma’ruf Nahyi Munkar). Semuanya tertulis dan ditandatangani oleh ketiga Presidium atau salah satu Presidium, atau oleh Komite Eksekutif KAMI.

“Salah satu dari suara moral itu adalah menolak RUU Omnibus Law Ciptaker. Maka KAMI mendukung gerakan kaum buruh, mahasiswa dan pelajar, serta elemen-elemen lain yang menuntut pembatalan UU tersebut,” tegas KAMI dalam pernyataan itu.

Lebih lanjut, KAMI akan senantiasa mendukung gerakan yang sejalan dengan pikiran KAMI, dengan tidak perlu menunggangi atau ditunggangi.

Menurut pernyataan itu, kalimat bahwa KAMI menunggangi Aksi Demo Buruh, Mahasiswa dan Pelajar adalah taktik agar massa buruh, mahasiswa dan pelajar tidak turun beraksi.

“Gerakan penolakan terhadap UU Omnibus Law Ciptaker sudah dinyatakan oleh organisasi-organisasi Serikat Pekerja, dan banyak organisasi lain. KAMI memberikan dukungan karena sejalan dan sehaluan,” tegasnya.

Secara kelembagaan, KAMI tidak ikut dalam aksi, tapi memberi kebebebasan kepada pendukung KAMI sebagai rakyat warga negara untuk mengemukakan pendapat dan aspirasinya, tentu dengan pesan agar tidak terjebak ke dalam provokasi melakukan anarkisme.

“Pelaku anarkisme atau kerusuhan seperti membakar kendaraan, pos Polisi atau halte-halte bus adalah bukan dari KAMI, dan bukan dari massa pengunjuk rasa dari kaum buruh, mahasiswa dan pelajar. Sudah ada bukti di media sosial bahwa mereka patut diduga dari
preman-preman bayaran,” ungkap KAMI.

Menurut KAMI, cara mendeskreditkan kaum kritis terhadap pemerintah dengan melakukan anarkisme adalah cara lama untuk membungkam gerakan itu.

“Gerakan moral KAMI tidak akan terhenti dengan cara-cara seperti itu. KAMI boleh jadi akan memutuskan ikut bergabung dalam gerakan rakyat/umat, atau bahkan memimpinnya (seperti banyak permintaan), jika kezaliman, ketakabburan, dan ketakadilan merajalela,” tutup pernyataan itu. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

JAKARTA—Direktur Baitul Wakaf Rama Wijaya mengungkapkan wakaf bisa dilakukan berbagai kalangan. Tua dan muda, laki-laki dan perempuan,...

KA SPN Polda Sulteng Gelar Supervisi PJJ di Mapolres Banggai

Kepala Sekolah Polisi Negara (KA SPN)Polda Sulteng Kombea Pol Hery Nooryanto SIK, menggelar supervisi Pembelajaran Jarak Jauh...

Laznas PPPA Daarul Qur’an Jadi Pelopor Sustainability Report Pada Gerakan Filantropi Islam

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) PPPA Daarul Qur'an menjadi pelopor sustainability report atau laporan keberlanjutan di dunia...

Tolak Zuhairi Misrawi

by M Rizal Fadillah Pengajuan Zuhairi Misrawi sebagai Duta Besar Saudi Arabia terus menuai...

Pemantapan Komunikasi Publik, Konferensi Pers Polda Sulteng Hadirkan Interpreter

Berdaulat.id, Palu Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Konferensi Pers yang diselenggarakan Polda Sulawesi Tengah pagi ini, Kamis...