29.1 C
Luwuk
Sabtu, November 28, 2020

Dua Hari Beroperasi, Donasi Dana untuk Satgas Covid-19 MUI Terus Mengalir

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Jokowi Bakal Beri Sambutan di Peringatan Dies Natalis

Berdaulat.id - Presiden Joko Widodo direncanakan memberikan sambutan secara daring pada peringatan Dies Natalis Ke-64 Universitas Hasanuddin Makassar pada10 September 2020.

Pemerintah Dinilai Tidak Serius, Pandemi Covid-19 Bisa Sampai 5 Tahun

Berdaulat.id - Pandemi Covid-19 di Indonesia diprediksi tidak akan selesai dalam waktu dekat. Diperkirakan pandemi asal Wuhan ,China ini masih akan berlangsung dalam beberapa...

Musuh Bebuyutan Taufik Hidayat Berat Melenggang ke Olimpiade

Berdaulat.id,- Mantan pebulutangkis no 1 dunia, Lin Dan bakal berat untuk masuk kedalam skuat negeri Tiongkok dalam ajang Olimpiade.

Pemkab Sigi Siapkan 18 Ruangan Isolasi Pasien COVID-19

Berdaulat.id - Pemerintah Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan 18 ruangan isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Torabelo guna menampPemkab Sigi siapkan 18 ruangan...

Berdaulat.id – Bantuan yang disalurkan masyarakat dan sejumlah instansi untuk warga terdampak pandemi Corona melalui Satgas Covid-19 Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus mengalir.

Pada Senin (13/4/20), Polisi Hutan (Jagawana) menyerahkan dana sumbangan sebesar 34.300.000 rupiah kepada Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang dibentuk MUI.

Ketua Satgas Covid-19 MUI, KH M Zaitun Rasmin, menyampaikan dana hasil sumbangan seperti ini akan sepenuhnya digunakan untuk keperluan korban Covid-19. Satu persen pun dana tersebut, tidak ada yang digunakan untuk dana operasional, sehingga semua dana bisa sampai ke tangan korban secara utuh.

“Seluruh dana bantuan dari masyarakat, sepenuhnya disalurkan kepada yang berhak. Biaya operasional Satgas tidak berasal dari bantuan masyarakat,” ujarnya saat dihubungi mui.or.id di Jakarta, Senin (13/4/20).

Sumbangan ini diserahkan langsung oleh Yhani, dari Polisi Hutan kepada MUI Pusat. Saat menerima sumbangan ini, Kepala Kantor Sekretariat MUI Pusat, Akbar Kurniawan menyampaikan bahwa sumbangan ini diinisiasi 150 anggota Kepolisian Hutan. Dana itu, kata dia, kemungkinan adalah dana sumbangan awal.

“Bantuan itu kami terima dari pihak Polisi Hutan di Bogor, dulu bernama Jagawana, ide dari 150 anggota polisi dan itu adalah dana awal,” kata Akbar.

Akbar mengungkapkan, pihak Polisi Hutan menyerahkan dana tersebut ke MUI setelah mengetahui bahwa MUI memiliki Satgas Covid-19.

Satgas MUI ini selain berperan melakukan sosialisasi dan edukasi terkait Covid-19, juga mencari pendanaan untuk korban Covid-19. Dengan semakin merebaknya kasus Covid-19 di Indonesia, Satgas MUI akan mulai bekerja optimal dalam waktu dekat.

Yhani menjelaskan, sumbangan ini sekaligus menjadi bukti keseriusan perhatian Polisi Hutan terhadap penanganan Covid-19. Sekalipun selama ini tugasnya mengurusi satwa dan tumbuhan, namun mereka tidak mau ketinggalan memberikan sumbangsih kepada korban-korban Covid-19.

Ketua Divisi Penyaluran Bantuan Satgas Covid-19 MUI, Khairan Muhammad Arif, menjelaskan dari dana yang dihimpun Satgas, akan didistribusikan berupa penyaluran bantuan akan diprioritaskan untuk pekerja harian yang pendapatannya terdampak Covid-19 (sembako), medis (APD), pasien, dan korban meninggal.

Dia menjelaskan, untuk mengantisipasi overlapping penerima manfaat, pihaknya akan bekerjasama dengan Forum Zakat (FoZ) dan Satgas Nasional untuk Covid-19 terkait dengan pendataan warga terdampak.

“Dengan demikian akan ada pemerataan penerima manfaat secara nasional,” ujar dia.

Sementara itu, Juru bicara Satgas Covid-19 MUI, KH M Cholil Nafis mengatakan, satgas ini akan berfungsi untuk membuat panduan dan tuntunan bagi pasien yanga ada di Rumah Sakit sehingga mereka mendapatkan penguatan.

“Untuk itu MUI akan merekrut relawan seperti influencer sehingga pasien dapat segera sembuh dan ketika mengingat kematian, mereka tidak perlu terlalu takut, nantinya hal ini akan dilakukan mulai Ramadhan dan selama puncak Covid-19 masih terjadi,” ujar dia dalam siaran streaming MUI Dakwah Online, Senin (13/4/20).

Panduan ini juga bisa jadi dalam bentuk buku maupun video siaran dengan bekerja sama dengan influencer. Kyai Cholil mendorong agar dalam penyembuhan tidak hanya berikhtiar melalui pengobatan saja juga penting untuk tetap bertawal. Keduanya membutuhkan keseimbangan agar pasien segera pulih.

Dia menambahkan, Satgas Covid-19 MUI membuka nomor hotline di nomor +62 896-0278-3944, ‎+62 21 3917853, ‎+62 21 31902666. Sementara itu, Satgas membuka rekening untuk donasi yaitu di Bank Mega Syariah, No. 1000156601, An. IDF MUI. (Hdr/mui)

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Jelang 9 Desember, Masyarakat Diharap tak Pilih Mantan Napi Korupsi

Berdaulat.id - Setelah dugaan pengadaan proyek kambing bernilai Rp 200 juta, selanjutnya dugaan pembangunan proyek gedung DPRD senilai Rp 7,7 miliar viral...

Diskusi Empat Pilar MPR

Berdaulat.id -Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas dan Pemberitaan MPR RI menggelar Diskusi Empat Pilar dengan tema "Optimalisasi Pasar Online bagi...

Ini Susunan Pengurus MUI Periode 2020-2025

Berdaulat - KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 dalam Musyawarah Nasional (Munas) X yang digelar...

Gus Jazil: Calon Kapolri Harus Sudah Selesai Dengan Dirinya.

Berdaulat.id -Kapolri Jenderal Idham Azis akan memasuki masa pensiun pada Januari 2021 mendatang. Karena itu, kini muncul nama-nama yang digadang-gadang untuk menggantikan...

Menkumham Harap Penyusunan RUU Prolegnas 2021 Hasilkan UU Berkualitas

Berdaulat.id - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berharap proses penyusunan rancangan undang-undang (RUU) program legislasi nasional (prolegnas) prioritas tahun 2021 dapat...