29.1 C
Luwuk
Senin, November 30, 2020

FUI Nilai Sikap Presiden Prancis Musuhi Islam Sebagai Tindakan Bodoh

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Jokowi: Pamong Praja Muda Saudara Harus Jadi Penggerak Inovasi

Berdaulat.id - Presiden Joko Widodo menyatakan pamong praja muda harus dapat menjadi motor reformasi di tubuh birokrasi pemerintahan Indonesia.

36.006 Tenaga Kerja Di Sulut Nikmati Insentif Kartu Prakerja

Berdaulat.id - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Utara (Sulut) Erny Tumundo mengatakan sebanyak 36.006 tenaga kerja di daerah itu yang telah...

Agenda Besar Madrasah: Menjadi Lembaga Pendidikan Terbaik

Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id), Foto : Net. Pada hari Senin (13 Juli 2020), sebuah radio di Bandung mewawancarai saya....

Fitur Karoke JOOX Mulai Diminati Banyak Orang

Berdaulat - Banyak orang menghibur diri melalui fitur karaoke lewat aplikasi musik JOOX hal itu lantaran pemberlakuan karantina wilayah atau melarang warganya...

Berdaulat.id – Forum Umat Islam (FUI) menilai sikap Presiden Prancis Emmanuel Macron yang mendukung gerakan penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW dan permusuhan kepada Islam adalah tindakan bodoh dan berbahanya.

“Kepada Macron dan bangsa Prancis kami ingatkan bahwa leluhur kalian Raja Francis 1 pernah berhutang budi kepada Sultan Sulaiman penguasa dunia Islam di masa Khilafah Utsmaniyah yang di masa lalu telah berjasa membebaskan Raja Francis 1 dari serbuan Spanyol, kenapa kalian hari ini memusuhi dan menghina, Nabi Muhammad Saw, Islam dan umat Islam?” kata Sekjen FUI KH Muhammad al Khaththath dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (29/10/20).

Karena itu, FUI mengingatkan Macron untuk menghentikan sikap Islamofobianya.

“Hentikanlah dan bertobatlah sebelum kalian dihinakan oleh Allah SWT. Semoga laknat Allah segera menimpa kalian jika kalian tidak segera berhenti dan bertaubat,” tegas al Khaththath.

FUI menyerukan kepada para penguasa Muslim di seluruh dunia agar bersikap keras kepada Prancis, khususnya pemerintahan Macron agar segera menghentikan penghinaan dan permusuhan kepada Nabi Muhammad SAW, Islam, dan kaum muslimin serta menyampaikan bagaimana ancaman hukum Islam atas tindakan bodoh mereka dan meminta mereka bertaubat dan masuk Islam serta tidak mengulangi lagi tindakan bodohnya.

“Jika hal itu tidak dipenuhi, maka hendaknya para penguasa Muslim mengumumkan Jihad fi Sabilillah kepada pemerintahan Prancis sampai mereka mengubah sikapnya,” jelas al Khaththath.

Selain itu, FUI juga menyerukan kepada kaum Muslimin di seluruh dunia Islam agar melakukan aksi-aksi pembelaan kepada Nabi Muhammad SAW di bulan maulid ini.

“Kami mengutuk keras tindakan Macron dan bangsa Prancis atas penghinaan mereka kepada baginda Nabi Muhammad Saw. Kami juga mengajak untuk melakukan boikot terhadap seluruh produk Prancis. Mari kita teladani tindakan tegas baginda Rasulullah Saw. terhadap orang-orang kafir yang menghina, menyakiti, dan memusuhi Allah dan Rasul-Nya,” tandas al Khaththath.

Seperti diketahui, saat ini tengah berlangsung gelombang protes dan kecaman yang terus meningkat disampaikan sejumlah negara Islam yang ditujukan terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron. Kondisi itu dipicu pernyataan Macron yang menghina Islam karena membela pihak pembuat kartun Nabi Muhammad. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Bareskrim Tegaskan Berkas Perkara Syahganda dan Jumhur P21

Berdaulat.id - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan berkas perkara dua dari 10 orang tersangka kasus pelanggaran...