29.1 C
Luwuk
Senin, November 30, 2020

Google Maps Coba Mode Gelap

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Republik Buzzer

Oleh: Tony Rosyid (Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa) Dunia medsos meniscayakan tumbuh suburnya influencer atau buzzer. Dua kata yang...

Kreativitas Rumah Tangga Penting Di Masa Pandemi

Berdaulat.id - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah mengatakan kreativitas rumah tangga penting agar dapat bertahan dari sisi ekonomi di masa...

Lawan Penyebaran COVID-19, Politisi PKS Desak Pemerintah Gerak Lebih Cepat

Berdaulat.id,- Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang juga anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati mendesak pemerintah untuk bergerak lebih...

BTN Resmikan Kantor Cabang Pembantu Di PUPR

Berdaulat.id - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pahala N. Mansury (kanan) bersama Sekjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Google Maps dilaporkan tengah melakukan uji coba mode gelap untuk beberapa pengguna yang menjalankan aplikasi mulai versi 10.51.1 yang berjalan di Android 11.

Perubahan tersebut dirilis secara bertahap dari sisi server, sebab pembaruan versi terbaru Google Maps tidak cukup untuk melihat opsi tema gelap muncul di menu setelan aplikasi, menurut laporan GSM Arena, dikutip Kamis.

Pengaturan tampilan di aplikasi Google Maps akan memungkinkan pengguna mengatur opsi tema gelap tanpa batas waktu atau menyesuaikan pengaturan dengan tema sistem universal yang sedang digunakan pada ponsel Android.

Ada pula pengaturan modem malam secara otomatis yang aktif saat matahari terbenam ketika pengguna menavigasi melalui terowongan. Namun, pengaturan tersebut tidak berlaku saat pengguna hanya menjelajahi peta.

Sementara itu, di lain sisi, Google akan mulai memberlakukan pemotongan 30 persen untuk pembelian dalam aplikasi tahun depan.

Google telah mengambil 30 persen dari pembelian dalam aplikasi pada sebagian besar aplikasi di Play Store, dan raksasa teknologi itu kini menyatakan bahwa mereka berencana untuk memberlakukannya lebih ketat mulai 30 September 2021.

Google mengatakan bahwa sekitar 97 persen dari aplikasi di Play Store sudah menggunakan sistem pembelian aplikasi dalam toko sesuai dengan kebijakan.

Namun, aplikasi besar, seperti Spotify dan Netflix, misalnya, meminta kartu kredit/debit pengguna secara langsung, menghindari sistem Google dan komisi yang menyertainya.

Belum lama ini, Epic Games menghadapi masalah dengan Google dan Apple setelah menolak membayar potongan 30 persen.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...