29.1 C
Luwuk
Sabtu, November 28, 2020

Hakim: Heru Hidayat Gunakan Uang Jiwasraya Foya-foya Berjudi di Kasino

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Loyalitas Sang Pangeran AS Roma Sempat Teruji

Berdaulat.id - Mantan penyerang AS Roma, Francesco Toti yang dikenal memiliki loyalitas yang tinggi terhadap klub Ibukota Italia ternyata memiliki cerita yang...

Takut Tertular Corona, Aming Stop Traveling

Berdaulat.id - Aktor dan komedian Aming merasa khawatir dengan penyebaran virus Corona yang sedang melanda Indonesia. Tidak ingin menambah jumlah pasien positif...

Ketua DPR Periode Sebelumnya Hadir Di sidang Paripurna

Berdaulat.id Ketua DPR RI Puan Maharani akan menyampaikan Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2019-2020 pada rapat paripurna dalam rangka HUT ke-75...

Begini Tanggapan DPR Atas Penerapan PSBB di DKI Jakarta

Berdaulat.id - Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah untuk menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Berdaulat.id – Majelis hakim menyatakan pemilik Maxima Grup Heru Hidayat telah menggunakan uang nasabah Jiwasraya untuk berfoya-foya dengan berjudi di kasino.

“Terdakwa menggunakan hasil korupsi untuk foya-foya dengan perjudian sedangkan nasabah asuransi Jiwasraya yang jumlahnya sangat banyak tidak dapat menerima manfaat dari tabungan yang dikumpulkan sedikit demi sedikit sehingga menghilangkan kepercayaan terhadap asuransi,” kata Ketua Majelis Hakim Rosmina di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (26/10/20).

Dalam perkara ini, majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana seumur hidup dan kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp10,728 triliun kepada Heru Hidayat karena terbukti melakukan korupsi pengelolaan dana PT Asuransi Jiwasraya dan pencucian uang.

Dalam uraian pertimbangan, majelis hakim menyatakan Heru Hidayat menggunakan giro untuk membayar judi kasino di Singapura, Selandia Baru dan Macau.

“Bahwa benar terdakwa Heru Hidayat melakukan penempatan uang pada Bank BCA dengan nomor rekening giro 3863008979 dengan tujuan pembayaran judi kasino,” tambah hakim.

Pembayaran judi kasino tersebut yaitu:

a. Pada 24 Maret 2015 untuk membayar kasino MBS (Marina Bay Sands) sejumlah Rp912 juta.
b. Pada 18 Juni 2015 untuk membayar kasino MBS (Marina Bay Sands) sejumlah Rp690 juta.
c. Pada 14 Desember 2015 untuk membayar kasino RWS (Resort World Sentosa) sejumlah Rp900 juta.
d. Pada 23 Desember 2015 untuk membayar kasino RWS (Resort World Sentosa) sejumlah Rp500 juta
e. Pada 22 Januari 2016 untuk membayar kasino MBS (Marina Bay Sands) dan RWS (Resort World Sentosa) sejumlah Rp1 miliar.
f. Pada 17 Maret 2016 untuk membayar kasino RWS (Resort World Sentosa) sejumlah Rp500 juta.
g. Pada 29 April 2016 untuk membayar kasino MBS (Marina Bay Sands) sejumlah Rp500 juta.
h. Pada 16 Mei 2016 untuk membayar kasino RWS (Resort World Sentosa) sejumlah Rp500 juta
i. Pada 7 Juni 2016 untuk membayar kasino Sky City di New Zealand sejumlah Rp3,5 miliar
j. Padal 8 Juni 2016 untuk membayar kasino Sky City di New Zealand sejumlah Rp1,5 miliar.
k. Pada 9 Agustus 2016 untuk membayar kasino RWS (Resort World Sentosa) sejumlah Rp1,47 miliar
l. Pada 6 September 2016 sebesar Rp2,2 miliar untuk bayar kasino MGM di Macau.
m. Pada 23 November 2016 sebesar Rp5 miliar untuk keperluan bayar kasino MGM di Macau.
n. Pada 19 Juli 2013 sejumlah Rp11,07 miliar untuk membayar utang kasino di Macau.
o. Pada 22 Juli 2013 sejumlah Rp10,044 miliar untuk membayar utang kasino di Macau. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Jelang 9 Desember, Masyarakat Diharap tak Pilih Mantan Napi Korupsi

Berdaulat.id - Setelah dugaan pengadaan proyek kambing bernilai Rp 200 juta, selanjutnya dugaan pembangunan proyek gedung DPRD senilai Rp 7,7 miliar viral...

Diskusi Empat Pilar MPR

Berdaulat.id -Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas dan Pemberitaan MPR RI menggelar Diskusi Empat Pilar dengan tema "Optimalisasi Pasar Online bagi...

Ini Susunan Pengurus MUI Periode 2020-2025

Berdaulat - KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 dalam Musyawarah Nasional (Munas) X yang digelar...

Gus Jazil: Calon Kapolri Harus Sudah Selesai Dengan Dirinya.

Berdaulat.id -Kapolri Jenderal Idham Azis akan memasuki masa pensiun pada Januari 2021 mendatang. Karena itu, kini muncul nama-nama yang digadang-gadang untuk menggantikan...

Menkumham Harap Penyusunan RUU Prolegnas 2021 Hasilkan UU Berkualitas

Berdaulat.id - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berharap proses penyusunan rancangan undang-undang (RUU) program legislasi nasional (prolegnas) prioritas tahun 2021 dapat...