29.1 C
Luwuk
Selasa, Desember 1, 2020

Imigrasi Palu Perpanjang Izin WNA yang Belum Bisa Pulang

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Lihat Sekolah Dan Balai Kampung Kakuna Usang, TMMD Kodim 1711 Lakukan Pengecatan

Berdaulat.id - ​Kepedulian kembali ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 tahun 2020 Kodim 1711/Boven Digoel yang saat ini masih...

Atasi COVID-19, Hidayat Nur Wahid: Lengkapi Ikhtiar Profesional dengan Ikhtiar Spiritual

Berdaulat.id - Wakil Ketua MPR sekaligus anggota Komisi VIII DPR Hidayat Nur Wahid menyampaikan aspirasi masyarakat di bidang agama terkait dengan mewabahnya...

Nadiem Minta Maaf Pada Muhammadiyah, NU dan PGRI

Berdaulat.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim meminta maaf dan berharap organisasi penggerak seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan Persatuan...

Peduli Guru Mengaji, Tim Wahdah Tanggap Corona Gowa Salurkan Paket Sembako

Tim Wahdah Tanggap Corona (WTC) Kabupaten Gowa menggelar aksi sosial berupa pembagian 78 paket sembako kepada para guru mengaji dan Dirosa di beberapa titik...

Berdaulat.id – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu di Sulawesi Tengah tetap melakukan perpanjangan izin tinggal warga negara asing (WNA) di daerah itu yang belum bisa pulang karena terkait dengan pandemi COVID-19.

“WNA yang ada di Sulteng dan belum bisa kembali ke negaranya, diberi kesempatan untuk memperpanjang izin tinggal dengan batas waktu belum di tentukan,” kata Kepala Seksi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu Sahedi di Palu,Selasa.

Ia mengaku di Sulteng ada beberapa warga asing yang izin tinggal di perpanjang karena mereka belum bisa pulang.

Imigrasi, kata dia, tetap memberikan pelayanan terbaik bagi semua warga negara, termasuk WNA yang ada di Provinsi Sulteng.

Namun, demikian, pemberian izin tinggal darurat karena terkendala COVID-19 harus dilakukan langsung di Kantor Imigrasi Palu dengan mengacu kepada mekanisme dan peraturan yang berlaku serta tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Semua kegiatan yang dilakukan oleh imigrasi tetap mengacu pada pedoman protokol kesehatan COVID-19,”katanya.

Menjawab pertanyaan, Sahedi mengatakan selama masa pandemi COVID-19, pengawasan terhadap masuk dan keluarnya orang asing di Sulteng tetap berjalan karena di setiap kabupaten dan kota sudah terbentuk yang namanya Timpora (tim pengawasan orang asing).

Timpora terdiri dari berbagai institusi yang instansi yang ada di masing-masing daerah.

Dengan begitu, kata dia, semakin memudahkan dan mendekatkan pengawasan orang asing yang berada di kabupaten dan kota, sebab imigrasi sendiri masih kekurangan tenaga.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...