29.1 C
Luwuk
Rabu, Desember 2, 2020

IPW: Kerja Cepat Polda Metro Ungkap Pembunuhan di Kelapa Gading Patut Diacungi Jempol

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Atasi Pandemi Covid-19, IMF akan Berikan Bantuan Utang ke 25 Negara

Berdaulat.id - Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan, pihaknya akan segera memberikan layanan bantuan utang bagi 25 negara anggota berdasarkan Catastrophe Containment and...

PPP Tak Permasalahkan Din Syamsuddin Bentuk KAMI

Berdaulat.id - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bersama beberapa elemen membentuk Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).Menanggapi hal itu, Sekretaris Fraksi...

Pemerintah Fokus 400 Desa di daerah 3T Terhubung Internet

Berdaulat.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah akan fokus menata 400 desa di daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T) untuk...

DKPP Nilai Perlu Pemahaman Etika dalam Pilkada

Berdaulat.id - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI Prof Dr Muhammad mengatakan mengelola pilkada tidak hanya cukup pada pemahaman terkait regulasi...

Berdaulat.id – Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, kerja cepat Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Utara dalam mengungkap dan menangkap seluruh pelaku penembakan bos ekspedisi pelayaran PT Dwi Putra Tirtajaya, Sugianto (51) di Kelapa Gading, patut diacungi jempol.

Selama ini IPW mendata, kasus penembakan di ibu kota Jakarta umumnya di atas satu bulan baru terungkap, bahkan cukup banyak pula kasus penembakan yang tidak terungkap. Namun dalam kasus penembakan di Kelapa Gading yang terjadi 13 Agustus 2020 itu, jajaran Polda Metro Jaya berhasil mengungkapnya dalam tempo delapan hari. Tak hanya itu, semua anggota jaringan penembakan, yakni sebanyak 12 orang berhasil ditangkap, baik otak pelaku penembakan, eksekutor, pensuplai senjata, dan lain-lain.

“Semua ini tentunya tak terlepas dari hasil kerja keras Kapolda Metro Jaya beserta jajarannya. Bagaimana pun kerja keras ini patut diapresiasi,” kata Neta dalam keterangan persnya di Jakarta, S3lasa (25/8/20).

Neta menuturkan, tentunya tak mudah dalam waktu singkat bisa berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan berencana yang berjumlah 12 orang itu. Bahkan, otak atau dalang pembunuhan Nur Luthfiah alias NL (34) yang merupakan karyawan korban berhasil diungkap dan diciduk.

Dikatakan Neta, dengan terungkapnya kasus ini secara cepat, kasus penembakan di ibu kota Jakarta tidak menjadi preseden atau tren yang diikuti pihak pihak lain dalam melakukan kejahatan.

“Biasanya, jika ada kasus yang membuat heboh publik yang tidak cepat terungkap oleh polisi akan muncul tren yang diikuti pihak pihak lain, seperti dalam kasus mayat terpotong potong beberapa waktu lalu,” ujar Neta.

Dengan tertangkapnya semua pelaku, kata dia, para pelaku kejahatan akan berpikir dua kali untuk melakukan hal serupa, yakni melakukan penembakan terhadap korban. Selain itu penangkapan ini membuat masyarakat menjadi lebih tenang karena Jakarta aman dari teror penembakan orang tak bertanggung jawab.

Lebih jauh Neta berharap, dalam memproses kasus penembakan ini jajaran Polda Metro Jaya tentunya tidak hanya terpaku pada kasus pembunuhan berencana, tapi juga harus mengungkap kasus dugaan penggelapan pajak.

“Jika melihat motif pembunuhan ini ada dua, yakni sakit hati karena NL sering dimaki-maki, dan NL merasa terancam karena diduga menggelapkan uang pajak perusahaan. Kasus dugaan penggelapan pajak perusahaan ini jelas merugikan negara. Sehingga Polda Metro Jaya perlu menelusuri berapa besar pajak yang digelapkan NL, untuk kemudian asetnya disita dan NL dikenakan pasal pencucian uang,” pungkas Neta. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Diskusi “Teror Sigi Bagaimana Nasib Perpres TNI”

Berdaulat.id- Anggota Komisi III DPR Arsul Sani, Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon ( Virtual), Direktur Harmonisasi Peraturan Perundangan-Undangan I Kemenkumham Bunyamin,...

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...