29.1 C
Luwuk
Selasa, November 17, 2020

Jasa Marga Kembali Tegaskan Jalan Tol Hanya Untuk Kendaraan Roda 4 Atau Lebih

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Dapat Remisi, Pembebasan Mantan Politisi Demokrat Nazaruddin Dipercepat

Berdaulat.id - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang juga Terpidana Muhammad Nazaruddin bakal menghirup udara bebas atau melesai menjalani hukuman pada 13...

Inter Milan Bikin Keok Napoli

Berdaulat.id - Inter Milan menghantam tamunya Napoli dengan kemenangan 2-0, dalam pertandingan Liga Italia putaran ke-37 yang dimainkan di Stadion Giuseppe Meazza,...

Berkat Bimbingan Kapolsek Batui, Eks Produsen Miras Kini Beralih ke Gula Aren

Berdaulat.id - Ada hikmah dibalik putusan pengadilan kasus produksi miras yang melibatkan Neko (50). Warga Desa Paisubololi, Kecamatan Batui Selatan ini akhirnya...

Wapres: Kualitas Pendidikan di Indonesia Belum Seragam

Berdaulat.id - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, mengatakan kualitas yang dimiliki lembaga pendidikan di seluruh wilayah Indonesia belum seragam dan tidak memiliki standar...

Berdaulat.id – Jasa Marga mengkonfirmasi bahwa saat ini bersama dengan Pihak Kepolisian tengah mengidentifikasi rombongan pesepeda yang memasuki Jalan Tol Jagorawi tepatnya Km 46+500 (Polingga), kejadian ini terjadi pada Minggu (14/9) sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan keterangan petugas di lapangan serta Pihak Kepolisian, rombongan pesepeda tersebut masuk melalui akses masuk Jalan Tol Jagorawi Km 47+200 (traffic light Ciawi), dan mencoba melawan arah dengan menyeberang di median pada Km 46+500, menuju Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Km 45. Saat ini kejadian tersebut masih dalam pemeriksaan lanjut dari Pihak Kepolisian.

General Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Oemi Vierta Moerdika menjelaskan, Jasa Marga sangat menyayangkan tindakan pengendara sepeda yang masuk dan menggunakan jalan tol hingga membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. “Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, Pasal 38 Ayat 1, disebutkan, jalan tol hanya diperuntukan bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih,” tegasnya.

Oemi juga menyampaikan bahwa Jasa Marga telah memasang rambu-rambu informasi terkait hal tersebut, “Kami telah memasang rambu larangan kendaraan roda dua masuk tol, rambu kendaraan apa saja yang boleh masuk tol dan batas kecepatan berkendara di jalan tol, di setiap akses masuk tol,” tambah Oemi.

Larangan kendaraan roda dua melintasi jalan tol dibuat demi keselamatan pengendara roda dua tersebut, juga pengguna jalan tol lainnya. “Jalan tol sebenarnya berbahaya bila dilewati kendaraan roda dua, sebab spesifikasi rancang bangunnya ditujukan untuk kendaraan roda empat atau lebih. Misalnya soal kecepatan, minimal kendaraan yang melintas di jalan tol antarkota melaju 80 Km/jam, sedangkan untuk jalan tol perkotaan 60 Km/jam. Pengendara sepeda juga akan bermasalah dengan empasan angin dari kendaraan lain sebab jalan tol dibuat tanpa hambatan,” Oemi menegaskan.

Jika kendaraan roda dua masuk tol, dapat dikenakan tindakan hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Informasi lalu lintas di seputar jalan tol dapat diakses melalui Call Center 24 Jam di nomor 14080.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Satpol PP Gelar Spanduk

Berdaulat.id -Beberapa petugas Satpol PP Jakarta membentangkan spanduk "Gunakan Masker,Jaga Jarak dan Terapkan Protokol Kesehatan" mengingatkan para demonstran agar tetap mematuhi protokol...

Tolak Omnibus Law

Berdaulat.id -Ratusan massa yang tergabung Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa didepan pintu gerbang gedeng MPR/DPR/DPD...

Menhub Raker Dengan Komisi V DPR

Berdaulat.id - Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi bersama jajarannya mengikuti Rapat Dengar Pendapat dengan agenda Evaluasi pelaksanaan APBN TA 2020...

Dua Kapolda Dicopot, Habib Aboe: Itu Hanya Mutasi Biasa

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Nana Sujana dan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya.

IPW: Empat Syarat Utama Calon Kapolri yang Harus Diperhatikan Presiden

Berdaulat.id - Bursa bakal calon Kapolri saat ini semakin riuh. Ind Police Watch (IPW) menilai, syarat utama calon Kapolri, selain bintang tiga,...