29.1 C
Luwuk
Jumat, Januari 22, 2021

Jelang 9 Desember, Masyarakat Diharap tak Pilih Mantan Napi Korupsi

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Belarus Bakal Tutup Perbatasan Dengan Polandia dan Lithuania

Berdaulat.id - Presiden Belarus Alexander Lukashenko pada Kamis (17/9) mengatakan pihaknya harus menutup perbatasan dengan Polandia dan Lithuania, serta meningkatkan penjagaan di...

MUI Ajak Semua Pihak Tak Sepelekan Wabah COVID-19

Berdaulat.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak mengajak setiap pihak tidak menyepelekan penyakit COVID-19 meski jumlah korban meninggal tidak signifikan.

Anarkis itu Suara yang Tak Terdengarkan

Berdaulat.id - JUDUL di atas adalah ungkapan atau kata-kata yang pernah disampaikan oleh Martin Luther Jr beberapa tahun silam. Ketika itu di...

Sukamta: Pemerintah Sebaiknya Tidak Berbisnis Vaksin Dengan Rakyat Indonesia

Berdaulat.id - Pemerintah sebaiknya tidak melakukan bisnis vaksin dengan rakyat Indonesia, demikian pernyataan yang disampaikan oleh anggota Komisi I DPR RI...

Berdaulat.id – Setelah dugaan pengadaan proyek kambing bernilai Rp 200 juta, selanjutnya dugaan pembangunan proyek gedung DPRD senilai Rp 7,7 miliar viral di publik. Kali ini Aliansi Lembaga Analisis Kebijakan dan Anggaran (ALASKA) kembali menemukan catatan kelam di tubuh Pemerintah Kabupaten Purbalingga (Pemkab Purbalingga) yang dipimpin Dyah Hayuning Pratiwi.

Pada Jumat 25 September 2020 Pemkab Purbalingga memberikan hibah kepada IAIN Purwokerto berupa tanah seluas 170.702 m yang jika dirupiahkan senilai Rp 2,49 miliar.

“Pemberian hibah ini sangat janggal dan diduga tidak sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan,” kata Koordinator ALASKA, Adri Zulfianto, Jumat (27/11/20).

Karena itu, ALASKA meminta kepada KPK untuk turun tangan menyelidiki tanah hibah tersebut.

“KPK harus fokus mengungkap bahwa proses tanah hibah ini belum dapat persetujuan kolektif dari pimpinan Anggota dewan, atau anggota dewan lainnya,” ujarnya.

Seharusnya, kata dia, untuk penyaluran hibah tanah seluas 170.702 m, dibahas dan disepakati terlebih dahulu antara Bupati Dyah Hayuning Pratiwi selaku kepala Daerah dengan DPRD Kab. Purbalingga secara kelembagaan dan melalui mekanisme yang sudah diatur.

Jadi, pemberian hibah tanah untuk IAIN Purwokerto adalah kebijakan kelam dari bupati Dyah Hayuning Pratiwi.

“Sama kelamnya ketika Dyah Hayuning Pratiwi memilih untuk berpasangan dengan Sudono sebagai mantan napi korupsi untuk menjadi pasangannya dalam pilkada 2020. Hal ini jelas sangat bertentangan dan menciderai semangat pemberantasan korupsi di Kabupaten Purbalingga,” terangnya.

Sementara Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengatakan, secara prinsip, sulit untuk menerima fakta bahwa daerah dipimpin oleh mantan napi koruptor. Karena bagaimana bisa dia akan menjalankan pemerintahan dengan masa lalunya pernah melakukan korupsi, apa jaminan yang kemudian membuat dia tidak akan membuat hal serupa lagi.

“Tentu saja itu jadi sulit ketika kemudian dia merasa didukung oleh partai politik pada saat Pilkada ini. Artinya potensi dia mengulangi perbuatannya itu sangat terbuka,” ujar Lucius.

Karenanya, kata dia, sangat penting untuk menggunakan waktu yang tersisa sebelum Pilkada ini untuk menyadarkan pemilih akan pentingnya untuk memilih calon-calon yang bukan mantan koruptor, yang track recordnya lebih bersih.

“Jadi penting untuk menyerukan kepada pemilih, jangan pilih mantan napi koruptor. Karena sekali rakyat membiarkannya, maka kita ikut arus partai politik yang menganggap mantan napi koruptor orang-orang yang layak diberikan tempat dalam panggung politik,” bebernya.

Terlebih, lanjut dia, ada pengalaman dimana ada mantan napi koruptor terpilih lagi, dia mengulangi perbuatannya. 

“Oleh karena itu, pemilih atau publik bisa diandalkan untuk memastikan calon-calon yang tidak berintegritas itu tidak terpilih,” pungkasnya.

Sebelum direktur CBA Uchok Sky Khadafi, meminta kepada KPK untuk menyelidiki kasus dugaan penyimpangan pengadaan proyek kambing dan dugaan pembangunan proyek gedung DPRD di Pemkab Purbalingga. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

BNPB : Sebanyak 185 Bencana Terjadi Hingga Minggu Keempat Januari 2021

Berdaulat.id, JAKARTA – BNPB mencatat sebanyak 185 bencana terjadi sepanjang 1 hingga 21 Januari 2021. Data per...

Siang dan Malam Relawan Rumah Zakat Banggai Distribusi Sembako di Posko Pengungsian

Berdaulat.id, Hari kedua setelah sampai di Mamuju, Relawan Rumah Zakat langsung mendistribusikan sembako bantuan kemanusiaan dari pemerintah...

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Berdaulat.id, MAKASSAR—Pada masa pandemi Covid-19 ini, banyak usaha atau bisnis yang tidak mampu bertahan, mengurangi produksi dan...

Gempa Mamuju dan Majene, Laznas WIZ Salurkan Bantuan Makanan Siap Saji dan Bahan Pokok

Berdaulat.id, Relawan Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bergerak cepat menyalurkan bantuan awal tanggap darurat bagi para korban...

WIZ Distribusikan Bantuan Sembako di Area Pesisir Kota Mamuju

Berdaulat.id, Direktur Program dan Pemberdayaan Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Ridwan Umar mengatakan pihaknya sudah melakukan identifikasi...