29.1 C
Luwuk
Kamis, Maret 4, 2021

Kemenag Ajak Praktisi Kampanye Literasi Wakaf

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Diisukan Meninggal, Kim Jong Un Muncul Ucapkan Terima Kasih Kepada Pekerja

Berdaulat.id - Rumor dan spekulasi mengenai kesehatan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un semakin tak terkendali. Kim Jong Un dikabarkan meninggal dunia...

Pangeran Khairul Saleh (F-PAN) Gantikan Mulfachri Harahab

Berdaulat.id - Pangeran Khairul Saleh (F-PAN) dilantik menjadi Pimpinan Komisi III DPR RI menggantikan rekan satu fraksinya, Mulfachri Harahap. Pelantikan itu dipimpin...

Kombinasi Tiga Obat Antivirus Kemungkinan Dapat Sembuhkan COVID-19

Berdaulat.id - Penggunaan kombinasi tiga obat antivirus, lopinavir ritonavir, ribavirin, dan interferon beta dapat membantu meringankan gejala sakit COVID-19 pada pasien dengan...

Pertamina Pastikan BBM Disaat PSBB DKI Jakarta

Berdaulat.id - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (III) memastikan kesiapan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) dalam menghadapi Pembatasan Sosial...

Berdaulat.id – Kementerian Agama mengajak para praktisi perwakafan di tanah air untuk mengkampanyekan literasi wakaf dan memperluas jangkauan literasi melalui media sosial. Perluasan jangkauan itu perlu dilakukan untuk meningkatkan minat berwakaf terutama bagi kalangan yang terbiasa menggunakan gawai sebagai media informasi sehari-hari.

Hal tersebut dikatakan Dirjen Bimas Islam, Kemenag RI, Kamaruddin Amin saat berbicara dalam forum Rakornas Badan Wakaf Indonesia (BWI) Tahun 2020 di Jakarta, Senin (14/9/20).

“Misalnya secara sederhana dengan membuat meme yang mudah dicerna masyarakat tentang wakaf,” katanya.

Hal itu dilakukan karena masyarakat di era digital lebih mudah memahami media informasi yang sederhana.

“Ilmu tentang wakaf masih minim menyentuh masyarakat, beda dengan zakat yang ilmunya sudah ada dari SD, SMP dan SMA,” ujar mantan Dirjen Pendidikan Islam itu.

Oleh sebab itu, lanjut Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini, praktisi dan stakeholders perwakafan perlu menggalakkan literasi masyarakat tentang wakaf dengan bekerja sama dengan elemen masyarakat dan kaum muda seperti kelompok mahasiswa.

“Bersinergi dengan elemen masyarakat ini penting karena dapat menjangkau masyarakat awam yang belum tahu pentingnya wakaf. Bila sudah tahu, dijamin akan ada optimalisasi wakaf,” katanya.

Rakornas BWI digelar di Hotel Sultan Jakarta, 14 September 2020. Rakornas yang mengambil tema “Kebangkitan Wakaf Produktif, Menuju Indonesia Emas 2045” itu dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Agama Fachrul Razi, Ketua BWI Muhammad Nuh, dan perwakilan BWI seluruh Indonesia. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Pemerintah Cabut Lampiran Investasi Miras, Netty: Itu Sikap Yang Harus Diambil Jika Ingin Rakyat Selamat

Berdaulat.id, Jakarta- Pemerintah memutuskan mencabut aturan mengenai investasi industri minuman keras yang tercantum dalam lampiran Peraturan Presiden...

Di Vaksinasi MUI, Menkes Minta Masyarakat Bersabar

Berdaulat.id, JAKARTA – Masyarakat diminta bersabar untuk proses vaksinasi secara menyeluruh. Hal ini karena stok vaksin menjadi...

Presiden: Pencegahan dan Mitigasi Kunci Utama Kurangi Risiko Bencana

Berdaulat.id, Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terhadap bencana dan masuk dalam 35 negara paling rawan...

Distribusi Paket Sembako WIZ Sasar Keluarga Prasejahtera

Berdaulat.id, Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) melalui program Berkah Peduli menyalurkan bantuan paket sembako bagi masyarakat pra-sejahtera...

Fahrul, Peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS Unesa membangun marketplace ‘Lapakqu Store’

Berdaulat.id, M. Fahrul Rozjiqin (Fahrul), Cendekia BAZNAS Universitas Negeri Surabaya membangun marketplace ‘Lapakqu Store’. Lapakqu Store merupakan...