29.1 C
Luwuk
Sabtu, November 28, 2020

Kemendag Ungkap 23 Perusahaan Miliki Sertifikat Sarang Burung Walet

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Dua Hari Hilang Kontak, Wartawan Metro TV Ditemukan Tewas di Pinggir Tol JORR

Berdaulat.id - Wartawan Metro TV Yodi Prabowo (26) sempat hilang selama dua hari sebelum ditemukan tidak bernyawa di pinggir Tol JORR, Jalan...

DPD RI Desak Pemerintah Perbaiki Sistem Penyaluran Bansos

Berdaulat.id - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mendesak pemerintah memperbaiki sistem penyaluran bantuan sosial kepada warga yang terdampak wabah corona....

Berlakukan PSBB, Anies Diserang Buzzer

Oleh: Tony Rosyid (Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa) Baru-baru ini, presiden menyatakan "bahwa fokus utama pemerintah adalah kesehatan". Sepertinya,...

Tak Ingin ada Kekurangan, Mentan tinjau Stok Bawang Bombai

Berdaulat.id - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan peninjauan importasi bawang bombai di salah satu gudang importir di Kawasan Tanjung Priok....

Berdaulat.id – Kementerian Perdagangan mengungkapkan, masih 23 perusahaan yang punya sertifikat ekspor sarang burung walet ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang merupakan pembeli terbesar komoditas itu

“Dari 49 perusahaan yang telah terdaftar sebagai pemegang ET-SBW (Eksportir Terdaftar Sarang Burung Walet) hanya 23 yang mendapatkan sertifikasi ekspor sarang burung walet ke RRT,” ujar Wakil Menteri Perdagangan, (Wamendag), Jerry Sambuaga di Medan, Minggu.

Wamendag berada di Sumut sejak Sabtu, untuk melepas ekspor sarang burung walet dan produk olahan singkong dan berdialog dengan eksportir kopi.

Kemendag berharap semua perusahaan ekspor sarang burung walet memiliki sertifikat ekspor ke RRT agar volume ekspor semakin banyak.

Apalagi, ujar Jerry, Indonesia telah lama memiliki perjanjian bersama dalam penetapan standar higienitas produk.

Khusus dalam ekspor sarang burung walet, sejak 2012, Indonesia dan RRT telah menandatangani Protokol Persyaratan Higienitas, Karantina dan Pemeriksaan untuk importasi produk sarang burung walet dari Indonesia ke RRT.

Jerry Sambuaga mengingatkan bahwa tren persyaratan kesehatan dan higienitas akan meningkat di masa depan sejalan dengan kesadaran publik terhadap soal itu.

Standar-standar kesehatan dan higienitas itu sering menjadi non tariff barrier dalam perdagangan.

Untuk itu, Kementerian Perdagangan bersama kementerian terkait sudah mengantisipasi dengan berbagai perjanjian perdagangan baik secara bilateral maupun multilateral.

Dalam perjanjian-perjanjian itu juga ada mekanisme peningkatan kapasitas pelaku usaha agar bisa memenuhi standard kesehatan produk di negara pembeli.

“Peningkatan ekspor tidak terhenti karena pandemi COVID-19 dan itu bisa dibuktikan dari ekspor sarang burung walet yang terus berlangsung. Bahkan perdagangan luar negeri Indonesia secara menyeluruh sudah surplus,” katanya.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Bareskrim Tegaskan Berkas Perkara Syahganda dan Jumhur P21

Berdaulat.id - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan berkas perkara dua dari 10 orang tersangka kasus pelanggaran...