29.1 C
Luwuk
Senin, April 19, 2021

Kemenkop Nilai Makanan di Indonesia Belum Masuk 10 Besar Dunia

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Sambut Ramadhan, Kemenag Terbitkan Panduan Ibadah.

Berdaulat.id, Ramadan tahun ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Kementerian Agama menerbitkan edaran terkait Panduan Ibadah Ramadan...

Pentingnya Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19

Berdaulat.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyarankan agar pemerintah daerah secara aktif dan masif menyosialisasikan pentingnya protokol kesehatan pencegahan COVID-19 untuk...

Pelantikan PAW MPR RI

Berdaulat.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) didampingi Wakil Ketua Jazilul Fawaid melantik 7 orang anggota Pergantian Antar Waktu (PAW) MPR...

Harapan Besar Habib Aboebakar di HUT Polri Ke-74

Berdaulat.id - Anggota Komisi III DPR RI, Aboebakar Alhabsyi menaruh harapan yang besar kepada institusi Polri, agar di usianya yang ke 74...

Berdaulat.id – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyebut produk makanan halal Indonesia belum masuk 10 besar dunia berdasarkan laporan State of Global Islamic Economy 2019-2020.

“Tantangan terbesar sertifikasi halal bagi UMKM saat ini adalah biaya mengaksesnya,” katanya dalam peluncuran program digitalisasi pemasaran dan manajemen produk halal bagi UMKM secara virtual di Jakarta, Selasa.

Akibatnya, lanjut dia, hanya usaha menengah dan besar yang memiliki kecukupan modal, mampu mendapatkan sertifikasi halal.

Kondisi itu, kata dia, berbeda dibandingkan industri pariwisata halal yang berada di urutan empat, industri fesyen muslim di peringkat tiga dan keuangan syariah di peringkat lima.

“Tapi alhamdulillah melalui UU Cipta Kerja, sertifikasi halal bagi usaha mikro kecil tanpa biaya alias gratis,” imbuhnya.

Menkop menambahkan pelaku usaha mikro kecil menyambut upaya relaksasi kemudahan perizinan tersebut khususnya jaminan produk halal di level usaha mikro, mengingat 60 persen dari sekitar 64 juta pelaku UMKM ada di sektor makanan dan minuman.

Teten menambahkan industri halal merupakan salah satu industri yang berkembang di dunia yang pada 2018 nilainya mencapai 2,2 triliun dolar AS dengan laju pertumbuhan mencapai 5,2 persen per tahun.

Selama 2014-2019, lanjut dia, sertifikasi halal mampu meningkatkan omzet usaha yakni rata-rata 8,53 persen melalui survei yang dilakukan Kemekop dan UKM.

Selain sertifikasi halal, pendampingan juga penting dilakukan baik dalam edukasi manajemen produk halal dan program pelatihan yang dilakukan di 71 pusat layanan usaha terpadu di sejumlah daerah di Tanah Air.

Pelatihan yang dibidik adalah pelatihan pemasaran digital dan manajemen produk halal kepada 1.000 pelaku UMKM.

Program itu, kata dia, sejalan dengan survei Bank Dunia yakni sebanyak 42 persen pelaku UMKM di Tanah Air menggunakan media sosial atau platform digital dalam merespon pandemi COVID-19.

Sedangkan survei McKensey, imbuh Teten, pada Juni 2020 kenaikan penjualan di platform digital mencapai 26 persen dan terdapat 3,1 juta transaksi tiap hari selama pandemi.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi UMKM akan pentingnya sertifikasi halal, selain itu digitalisasi UMKM baru dipahami sebagai startegi untuk bertahan di tengah pandemi COVID-19,” katanya.[]

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Partai Gelora: Teruslah berkolaborasi, hanya soal waktu

Berdaulat.id, Keyakinan kita dengan narasi baru dalam berpolitik, harus menghujam kuat dalam sikap, tindakan dan Aksi aksi...

Partai Gelora Sambut Baik Keputusan AS Tarik Mundur Pasukannya dari Afghanistan setelah 20 Tahun

Berdaulat.id, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyambut baik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menarik 9.600...

Partai Gelora: Mengokohkan Identitas Sebagai Partai Nasionalis, Religius, dan Millenial

Berdaulat.id, Lahir di tengah krisis, partai baru tentu punya PR yang amat besar. Dengan...

Audiensi dengan Ketua SKK Migas, Kapolri Tekankan Pendampingan Untuk Sehatkan Iklim Investasi

Berdaulat.id, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan audiensi dengan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan...

Didera Kasus Hukum, Habib Rizieq Shihab Malah Sukses Raih Gelar Doktor dari Universiti Sains Islam Malaysia

Berdaulat.id, JAKARTA – Imam Besar Front Persatuan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab lulus dari ujian program doktoral...