29.1 C
Luwuk
Selasa, April 20, 2021

Kemenparekraf alokasikan Rp34,16 miliar untuk hotel di Makassar

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Presiden AS Batalkan Kebijakan LockDown

Berdaulat.id,- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan rencana kebijakan larangan perjalanan untuk daerah New York yang terdampak parah COVID-19.

Hijrah: Pilar Peradaban Modern – Bag. 4

Imam Shamsi Ali*, Foto : Net. Independensi ekonomi adalah saah satu pilar peradaban modern (Islam). Peradaban yang memberikan...

ESDM Bentuk Satgas Tata dan Kelola Manajemen

Berdaulat.id - Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM membentuk Satuan Tugas Tata dan Kelola Manajemen Risiko...

Sebagai Penyangga Kebutuhan Pangan, Sulsel Belum Bisa Terapkan PSBB

Berdaulat.id - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah mengatakan, peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah diterbitkan pemerintah pusat belum...

Berdaulat.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengalokasikan dana hibah Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp34,16 miliar untuk hotel dan restoran yang ada di Kota Makassar.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Rusmayani Majid di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.

Dia mengatakan dana tersebut akan diberikan kepada pelaku usaha hotel dan restoran di Makassar yang telah mengajukan usulan paling lambat 24 November 2020.

Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendapat anggaran dana hibah sebesar Rp48,8 miliar yang 70 persen atau Rp34,16 miliar dialokasikan untuk membantu usaha hotel dan restoran. Sedangkan 30 persen atau Rp14,64 miliar lainnya, dikelola Pemkot Makassar sebagai penunjang memenuhi kebutuhan pada sektor pariwisata di tengah pandemi.

Adapun persyaratan yang wajib dipenuhi calon penerima dana hibah Program PEN di antaranya masih aktif dan tetap beroperasi hingga Juli 2020 dan memiliki surat izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Penyaluran tahap awal dijadwalkan 24 November 2020 dan tahap kedua pada 23 Desember 2020. Sementara penyaluran dana PEN ini diawasi oleh aparat kepolisian dan kejaksaan agar penyalurannya tepat sasaran.

Karena itu diimbau agar tidak menggunakan jasa calo, melainkan mengurus sendiri pendaftaran dan penerimaan dana hibahnya.

“Kami akan bentuk tim helping desk yang melibatkan Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Inspektorat Kota Makassar untuk me-review dan mengecek keseluruhan usulan hotel dan restoran yang masuk di Dinas Pariwisata,” katanya.[]

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Relawan Jokowi Berharap Presiden Jokowi Tak Pilih Menteri Dari kader Parpol

Berdaulat.id, Seluruh organ simpul relawan Jokowi menaruh harapan tinggi terhadap reshuffle kabinet yang kabarnya akan dilakukan Presiden...

Klarifikasi Donasi Untuk Masjid di Toronto Canada – Ustadz Adi Hidayat⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ‎⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣Berdaulat.id, Menanggapi berita yang tengah beredar pada saat ini yang menyebutkan bahwa pembangunan...

Kemana Arah Politik Jokowi Di Pilpres 2024?

Tony RosyidPengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Berdaulat.id, Tiga periode jabatan presiden, hampir tidak mungkin...

Artikel Ramadhan 7 : Shalat Tarawih

Berdaulat.id, Waktu Shalat Tarawih       Waktu shalat Tarawih/Lail adalah sesudah shalat Isya’ hingga terbit...

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Tony RosyidPengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Berdaulat.id, 2024 terasa sangat dekat. Meski masih dua...