29.1 C
Luwuk
Jumat, Januari 22, 2021

Kementan Salurkan 10 ton Benih Padi Untuk Petani

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Masjid Agung Al-Azhar Salurkan Daging Kurban ke Jabodetabek

Berdaulat.id - Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, menyalurkan daging hasil penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah/2020, Jumat, ke...

Giliran Petugas Pemakaman Karet Bivak Terima Paket Sembako Dari Ketua MPR RI

Berdaulat.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) dan Relawan 4 Pilar terus menyalurkan bantuan sosial...

Curi Laptop, Pemuda Luwuk Dibekuk Timsus Polres Banggai

Berdaulat.id - Unit Timsus Polres Banggai membekuk pemuda berinisial DA alias E (29), warga Kelurahan Luwuk, Selasa malam (7/7) pukul 20.00 Wita.

Senator Lampung Abdul Hakim Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada

Berdaulat.id - Anggota DPD RI Abdul Hakim, asal Provinsi Lampung, mengajak masyarakat untuk mensukseskan pilkada meskipun diadakan dalam kondisi pandemi Covid-19.Hal itu...

Berdaulat.id – Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menyalurkan bantuan sebanyak 10 ton lebih benih padi untuk petani agar kembali produktif menanam padi setelah areal lahannya diterjang banjir bandang di wilayah selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Bantuan benih kami sebarkan kepada petani yang menjadi korban banjir bandang,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan saat menyerahkan bantuan benih padi dari Kementan kepada petani di Garut, Rabu.

Ia menuturkan banjir bandang yang terjadi pertengahan Oktober 2020 di wilayah selatan itu telah merusak rumah warga, fasilitas umum dan juga areal pertanian.

Pemerintah pusat, kata Rudy, melalui Kementan memberikan perhatian kepada petani agar kembali produktif bertani setelah mengalami kerugian karena areal pertaniannya rusak akibat banjir.

Bantuan benih itu rencananya diberikan kepada kelompok tani di Kecamatan Cikelet, Pameungpeuk, Cibalong, Cisompet, dan Peundeuy daerah yang terdampak bencana alam.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut Beni Yoga menambahkan pihaknya juga akan melakukan rehabilitasi lahan pertanian dan irigasi yang dilaporkan rusak akibat banjir bandang di wilayah selatan Garut.

Ia menyampaikan lahan pertanian yang dilaporkan rusak akibat banjir bandang itu sebagian besar lahan persawahan dengan usia tanam padi 70 sampai 90 hari atau menjelang panen.

Kerugian dari sektor pertanian itu, kata dia, diperkirakan mencapai miliaran rupiah, untuk itu petani butuh perhatian dari pemerintah, salah satunya bantuan benih.

“Kami usulkan terkait pemberian bantuan benih untuk pertanian yang rusak akibat banjir,” katanya.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

BNPB : Sebanyak 185 Bencana Terjadi Hingga Minggu Keempat Januari 2021

Berdaulat.id, JAKARTA – BNPB mencatat sebanyak 185 bencana terjadi sepanjang 1 hingga 21 Januari 2021. Data per...

Siang dan Malam Relawan Rumah Zakat Banggai Distribusi Sembako di Posko Pengungsian

Berdaulat.id, Hari kedua setelah sampai di Mamuju, Relawan Rumah Zakat langsung mendistribusikan sembako bantuan kemanusiaan dari pemerintah...

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Berdaulat.id, MAKASSAR—Pada masa pandemi Covid-19 ini, banyak usaha atau bisnis yang tidak mampu bertahan, mengurangi produksi dan...

Gempa Mamuju dan Majene, Laznas WIZ Salurkan Bantuan Makanan Siap Saji dan Bahan Pokok

Berdaulat.id, Relawan Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bergerak cepat menyalurkan bantuan awal tanggap darurat bagi para korban...

WIZ Distribusikan Bantuan Sembako di Area Pesisir Kota Mamuju

Berdaulat.id, Direktur Program dan Pemberdayaan Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Ridwan Umar mengatakan pihaknya sudah melakukan identifikasi...