29.1 C
Luwuk
Rabu, November 18, 2020

Kesetiaan Warga Sumbar Pada Negara Pancasila Masih Perlu Dipertanyakan?

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Pelaku UMKM Diharapkan Dapat Prioritas

Berdaulat.id - Anggota DPR-RI Marwan Jafar mengatakan di tengah dampak pandemi COVID-19 kalangan pelaku UMKM harus mendapat prioritas penanganan, karena sektor ekonomi...

Anis Matta : Tiga Fitur Manusia Indonesia Menghadapi Krisis

Berdaulat.id - Dalam dua dekade terakhir pasca reformasi, bangsa Indonesia sepertinya belum bisa bergerak maju memanfaatkan potensi sumberdaya yang dimiliki. Bangsa...

Usai Himbauan Gubernur DKI Jakarta dan Presiden RI, Ibukota Tak Sepadat Biasanya

Berdaulat.id,- Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) , meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona dan penyakit Covid-19 dengan cara mengurangi...

Ini Permintaan KPK untuk Kementerian Koperasi

Berdaulat.id - KPK meminta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) teliti soal data calon penerima bantuan modal kerja bagi UMKM.
Wido Supraha, Foto : Net

‘Semoga Sumbar Dukung Negara Pancasila’. Pernyataan ini diselipkan Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDI Perjuangan Puan Maharani yang juga Ketua DPR RI, dalam deklarasi pasangan cagub-cawagub yang mereka usung, Rabu (2/9) secara virtual.

Selipan kata itu jelas menyiratkan makna bahwa Sumbar tidak mendukung Pancasila, padahal tidak kurang H. Agus Salim, Muhammad Yamin, bahkan Proklamator Mohammad Hatta adalah di antara orang-orang Minang hebat di belakang perumusan Pancasila dan UUD 1945.

Mempertanyakan kesetiaan pada Pancasila kepada Sumbar tentu pukulan yang sangat menyakitkan. Semakin menyakitkan karena keluar dari lisan pejabat sekelas Ketua DPR RI yang seharusnya wajib memahami sejarah panjang perjuangan.

Jika selalu kecilnya suara PDIP di Ranah Minang yang kemudian dijadikan ukuran lemahnya dukungan kepada Negara Pancasila di satu propinsi, alangkah sempitnya hidup di Indonesia ini?

Jika masih banyaknya warga Sumbar yang belum suka PDI Perjuangan seperti keluhan Ibu Megawati yang juga menjabat Ketua Dewan Pengarah BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), menjadi standar resmi kesetiaan sebuah propinsi pada Pancasila, sebenarnya akan dibawa kemana rezim ini?

Apakah kesetiaan pada Pancasila diukur dari dukungan penuh pada PDI-Perjuangan?

Apakah PDI-Perjuangan adalah contoh terbaik partai dalam menegakkan nilai Pancasila yang causa prima-nya Berketuhanan Yang Maha Esa?

Apakah PDI-Perjuangan telah berhasil menjadikan seluruh pendukungnya Berketuhanan Yang Maha Esa, sebagaimana warga Sumbar yang selalu memegang teguh Adat Bersendi Syarak, dan Syarak Bersendi Kitabullah?

Apakah PDI-Perjuangan telah berhasil membangun kemanusiaan yang adil dan beradab sebagaimana Sumbar telah melahirkan banyak tokoh ulama yang umara, dan banyak model pendidikan keulamaan dan kepemimpinan?

Jika PDI-Perjuangan yang tidak terlepas dari PDI yang merupakan fusi dari Partai Nasional Indonesia (PNI), Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Partai Murba), Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI), Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Partai Katolik di 10 Januari 1973, sampai hari ini belum disukai Sumbar, maka sebaiknya introspeksi diri daripada meragukan kesetiaan Pancasila.

Jika hari ini NKRI diganggu asing, insya Allah, PDI-P akan menyaksikan langsung, bahwa Sumbar-lah di antara warga NKRI, yang akan berdiri pada garda paling terdepan untuk menjaga NKRI dan Pancasila ini.

PDI-P, segeralah meminta maaf terbuka kepada wilayah penuh sejarah perjuangan seperti Sumatera Barat!

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Lieus: Nikita Mirzani Bukan Pahlawan, Dia tak Punya Adab

Berdaulat.id - Pernyataan artis sensasional Nikita Mirzani atas kepulangan Habib Muhammad Rizieq Shihab ke Indonesia ternyata mengundang banyak reaksi. Selain ada yang...

Satpol PP Gelar Spanduk

Berdaulat.id -Beberapa petugas Satpol PP Jakarta membentangkan spanduk "Gunakan Masker,Jaga Jarak dan Terapkan Protokol Kesehatan" mengingatkan para demonstran agar tetap mematuhi protokol...

Tolak Omnibus Law

Berdaulat.id -Ratusan massa yang tergabung Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa didepan pintu gerbang gedeng MPR/DPR/DPD...

Menhub Raker Dengan Komisi V DPR

Berdaulat.id - Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi bersama jajarannya mengikuti Rapat Dengar Pendapat dengan agenda Evaluasi pelaksanaan APBN TA 2020...

Dua Kapolda Dicopot, Habib Aboe: Itu Hanya Mutasi Biasa

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Nana Sujana dan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya.