29.1 C
Luwuk
Kamis, Desember 3, 2020

Ketua DPR Harap Calon Kepala Daerah Terapkan Protokol Kesehatan

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Militer Ethiopia Kepung Ibukota Tigray

Berdaulat.id - Pasukan federal Ethiopia, Senin, mengepung ibu kota Negara Bagian Tigray, Mek'ele, pada jarak sekitar 50 kilometer, kata seorang juru bicara...

Pemerintah Sampaikan Tanggapan Atas Pengesahan UU Anggaran TA 2021

Berdaulat.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) menyerahkan tanggapan pemerintah atas pengesahan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 kepada...

Lawan Watford, Manch City Bakal Lakukan Ini

Berdaulat.id - Manchester City Bakal melakukan perubahan susunan pemain jelang laga melawan Watford dilanjutan liga Inggris. Hal itu dilakukan The Citizen agar...

KPK,BNN Dan PPATK Bahas Anggaran Di Komisi III DPR

Berdaulat.id - Ketua KPK Firli Bahuri ,Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko dan Kepala PPATK Dian Ediana Rae mengikuti rapat kerja dengan...

Berdaulat.id – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta seluruh calon kepala-wakil kepala daerah menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat untuk mencegah penularan COVID-19 pada seluruh tahapan Pilkada Serentak 2020.

Menurut dia, para pasangan calon kepala daerah dituntut kreatif saat kampanye di masa pandemi.

“Kampanye pilkada harus semakin kreatif, agar visi dan misi calon tetap tersampaikan ke masyarakat dan protokol cegah COVID-19 harus tetap terjaga,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan para calon kepala-wakil kepala daerah, para pendukungnya, serta masyarakat harus sama-sama saling mengingatkan penerapan protokol kesehatan pada saat kampanye.

Menurut Puan, semua aktivitas kampanye harus dilakukan dengan mengenakan masker, sering cuci tangan, menjaga jarak fisik, dan batasi pertemuan-pertemuan yang berkerumun.

“Kita semua wajib melaksanakan protokol COVID-19 untuk menyukseskan Pilkada 2020,” ujarnya.

Dia mengatakan kekhawatirannya itu sama dengan kekhawatiran banyak pihak mengenai akan munculnya klaster pilkada jika protokol kesehatan diabaikan dalam tahapan Pilkada Serentak 2020.

Puan mengutip data laporan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), ada 243 bakal pasangan calon kepala-wakil kepala daerah yang diduga melanggar protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19.

“Temuan dugaan pelanggaran itu terjadi pada masa pendaftaran calon Pilkada 2020, sejak 4-6 September 2020,” katanya.

Menurut dia, dugaan pelanggaran itu dilakukan sebanyak 141 bakal pasangan calon yang melanggar protokol kesehatan pada hari pertama dan 102 bakal pasangan calon yang melanggar pada hari kedua.

Karena itu dia meminta semua pihak memperketat protokol pencegahan penularan COVID-19 agar pilkada berhasil, sukses, berjalan lancar, tidak muncul klaster COVID-19 di pilkada.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Azis Syamsuddin Kutuk Keras Oknum Papua

Berdaulat.id - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (kanan) bersama Anggota Fraksi Golkar Dapil Papua Barat Robert Joppy Kardinal (kiri) memberikan keterangan mengenai...

Empat Pilar MPR RI

Berdaulat.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empat Pilar MPR RI dengan tema "Mengoptimalkan SDM...

Diskusi “Teror Sigi Bagaimana Nasib Perpres TNI”

Berdaulat.id- Anggota Komisi III DPR Arsul Sani, Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon ( Virtual), Direktur Harmonisasi Peraturan Perundangan-Undangan I Kemenkumham Bunyamin,...

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...