29.1 C
Luwuk
Senin, November 30, 2020

Ketua DPR Minta Pemerintah Turunkan Tarif Tes Usap

Data Real Time COVID-19

Baca juga

BPK Bakal Terapkan ISSAI

Berdaulat.id - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI akan menerapkan International Standards of Supreme Audit Institutions (ISSAI) 12 dalam melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Pemerintah...

Fadli Zon: Pemerintah Tak Usah Melindungi TKA

Berdaulat.id - Aksi protes masyarakat dan mahasiswa atas kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China terus terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra). Massa...

PM Selandia Baru ‘Ngeri’ dengan Kematian George Floyd di AS

Berdaulat.id - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengaku bahwa dirinya merasa "ngeri" dengan kematian George Floyd dan menyambut aksi protes damai...

Sekjen PBB: Wabah Corona Ujian Terbesar Dunia Setelah Perang Dunia II

Berdaulat.id - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa wabah virus corona baru atau COVID-19, sebagai ujian terbesar yang dihadapi dunia setelah Perang Dunia...

Berdaulat.id – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menurunkan tarif tes usap (swab test) sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran COVID-19.

Puan yakin, jumlah masyarakat yang melakukan tes usap mandiri akan meningkat saat tarif nya lebih terjangkau.

“Mengimbau pada pemerintah agar pelaksanaan tes swab harganya bisa diturunkan, ada standardisasi harga. Walau disesuaikan dengan tempat atau provinsi/kabupaten tertentu, kalau harganya diturunkan, ini akan mendorong masyarakat untuk melakukan tes swab secara mandiri,” ujar Puan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Apabila tarif tes usap  lebih terjangkau, tentu kesadaran masyarakat untuk memeriksakan dirinya akan meningkat.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dan meningkatnya tes usap, maka pengendalian penyebaran COVID-19 dapat dilakukan dengan hasil yang lebih baik.

“Pada pemerintah, terkait tes usap yang saat ini sudah mulai dilakukan massal, kalau nanti harganya diturunkan, sehingga bisa membuat masyarakat punya kesadaran untuk tes mandiri, itu akan lebih baik,” ujar Politisi PDI Perjuangan itu.

Puan menegaskan bahwa penanganan pandemik COVID-19 harus dilakukan secara menyeluruh dengan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.

Kesadaran masyarakat juga harus terus ditingkatkan dalam memutus mata rantai COVID-19, khususnya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan; mengenakan masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir.

“Saya minta Penanganan COVID-19 punya standardisasi atau pakem yang jelas di seluruh Indonesia sehingga penanganan-nya akan bermanfaat dan secara komprehensif menjadi satu kesatuan gotong royong menangani COVID-19 secara menyeluruh,” tukas-nya.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...