29.1 C
Luwuk
Kamis, Februari 25, 2021

Ketua DPR RI Ucapkan Duka Cita Bagi Korban Longsor

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Din Syamsuddin Sebut Tidak Shalat Berjamaah di Masjid Sejatinya Memindahkan Masjid ke Rumah

Berdaulat.id - Adanya imbauan tidak shalat berjamaah di masjid selama wabah COVID-19 sejatinya memindahkan masjid ke rumah. Demikian diungkap...

Surat Presiden Dan Usulan Rancangan RUU BPIP

Berdaulat.id - Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) didampingi Wakil Ketua Aziz Syamsuddin, Sufmi Dasco Ahmad,Rahmad Gobel dan Muhaimin Iskandar dan Menko...

Batalkan RUU HIP, Jokowi Berani Lawan PDIP?

Oleh: Tony Rosyid (Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa) INISIATOR RUU HIP adalah PDIP. Rakyat tahu itu PDIP sukses pengaruhi...

Menaker Bahas Kesiapan SDM Pariwisata dengan PHRI Di Labuan Bajo

Berdaulat.id -Guna mempersiapkan kompetensi SDM maupun sertifikasi profesi di sektor Pariwisata, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, melakukan pertemuan dengan persatuan hotel dan restoran...

Berdaulat.id – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan duka cita atas terjadinya bencana tanah longsor di empat titik di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Basarnas Kota Tarakan melaporkan bahwa bencana longsor yang terjadi pada Senin, 28 September 2020 itu menyebabkan belasan orang tewas.

“Saya dan keluarga besar DPR RI turut berduka cita atas bencana ini,” kata Puan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana alam yang paling banyak terjadi sejak Januari-September 2020 adalah tanah longsor dan banjir.

Karena itu, Puan mengimbau masyarakat dan pemerintah pusat serta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan akan terjadinya bencana tersebut.

Khususnya, kata Puan, memasuki musim penghujan yang bisa meningkatkan potensi terjadinya longsor atau pun banjir.

“Bencana di tengah pandemi Covid-19 tentu akan semakin berat. Kita semua harus waspada, meski bencana sulit diduga,” ujarnya.

Perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI tersebut menyampaikan, saat ini DPR RI tengah membahas RUU
Penanggulangan Bencana atau tentang Perubahan Atas UU No. 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana yang diusulkan DPR RI.

RUU itu sebagai pembaruan terkait regulasi penanggulangan bencana dari undang-undang sebelumnya yang dinilai belum mengatur lebih rinci penanganan bencana, terutama dalam situasi pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Pembahasan RUU Penanggulangan Bencana di antaranya meliputi batas minimum anggaran kebencanaan, penambahan unsur profesional dalam penanggulangan bencana, sanksi pidana, serta partisipasi masyarakat saat prabencana, darurat bencana, maupun pascabencana.

“DPR RI terus menyerap masukan dari masyarakat, pakar, serta pihak lain yang kompeten dalam pembahasan RUU ini untuk menguatkan penanggulangan bencana di Indonesia,” pungkas Puan.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Pemantapan Komunikasi Publik, Konferensi Pers Polda Sulteng Hadirkan Interpreter

Berdaulat.id, Palu Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Konferensi Pers yang diselenggarakan Polda Sulawesi Tengah pagi ini, Kamis...

OJK Diminta Segera Setujui Pencairan Kelebihan Dana Cadangan Bumiputera

Berdaulat.id, Jakarta – Kasus gagal bayar nasabah atau pemegang polis Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera tak kunjung tuntas...

Dukung Pemulihan Pasca Gempa, Wahdah Islamiyah Serahkan Ambulance ke Sulawesi Barat

Berdaulat.id, Mamuju - Pengurus pusat Wahdah Islamiyah melakukan serah terima satu unit mobil ambulance kepada pengurus wilayah...

Mentan SYL : Untuk Ekspor Komoditas Pertanian Terobos Dulu, Kami Siap Backup

Berdaulat.id, Jakarta – Untuk pertama kalinya komoditas produk olahan unggas dan sapi asal Indonesia berhasil menembus pasar...

Wujudkan Transparansi, Kapolri Launcing Aplikasi Dumas Presisi

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melaunching Aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi...