29.1 C
Luwuk
Selasa, Maret 5, 2024

Komnas HAM Usul Agar Napi Asimilasi yang Berulah Lagi Dihukum Maksimal

Baca juga

Berdaulat.id – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengusulkan agar napidana yang kembali berulah usai diberikan asimilasi agar diberikan sanksi hukuman maksimal.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyebut, penting untuk mencabut status asimilasi yang diberikan pada napi yang melanggar, memberikan sanksi yang tegas atas pelanggaran asimilasi, dan komitmen penghukuman maksimal.

“Termasuk pemberatan oleh penegak hukum bagi napi yang melakukan kejahatan berulang,” kata Choirul, melalui keterangannya, Selasa (21/4/20).

Choirul mengatakan, belakangan ini terdapat kriminalitas berulang yang dilakukan oleh napi yang mendapatkan program asimilasi atau pembebasan bersyarat dalam rangka menanggulangi penyebaran Covid-19.

“Meskipun dari segi angka narapidana yang kembali berulah kecil, namun tetap menjadi masalah di tengah masyarakat,” terangnya.

Komnas HAM menawarkan hal lain yang perlu dilakukan dalam merespons kejadian tersebut ialah memperbaiki dan memperkuat mekanisme pengawasan dengan melibatkan kepolisian dan struktur pemerintahan paling bawah hingga unsur kelurahan, RT, dan RW.

“Apalagi kebijakan secara umum adalah tinggal di rumah, tidak keluyuran. Nah jantung pengawas itu di struktur pemerintahan yang paling bawah,” tutup pejabat Komnas HAM itu.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menegaskan narapidana yang kembali berulah setelah dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi di tengah pandemi Covid-19, akan mendapatkan sanksi berat.

“Jika berulah lagi, warga binaan asimilasi dimasukkan ke sel pengasingan. Saat selesai masa pidananya, diserahkan ke polisi untuk diproses tindak pidana yang baru,” kata Yasonna dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (13/4/20) kemarin lusa. (Hdr)

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru