29.1 C
Luwuk
Selasa, April 20, 2021

Kontak Tembak di Pegunungan Andole, Akibatkan 2 MIT Poso dan 1 Anggota TNI Tewas

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Kemnaker Beri Insentif 1000 Korban PHK Sebagai Pasukan Penyemprot Disinfektan Covid 19

Berdaulat.id - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Menaker) sedang memberdayakan ribuan pekerja korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam program padat karya menghadapi pandemi...

Senyum Penarik Becak Motor kota Makassar di Tengah Pandemi COVID-19

Berdaulat.id - Pandemi Virus Corona yang tak kunjung reda bakal berdampak signifikan bagi perekonomian. Pukulan ini bisa saja berujung kepada kenaikan angka...

Perubahan Anggaran Kementerian Pariwisata Disetujui Komisi X

Berdaulat.id- Komisi X DPR menyetujui perubahan anggaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tahun anggaran 2020 dipangkas Rp2,045 triliun.

Jangan Biarkan Petugas Kesehatan Bertempur Lawan Corona Tanpa APD

Berdaulat.id - Akhir pekan ini muncul permintaan sangat mendasar dari gabungan organisasi profesi kesehatan Indonesia.  Mereka menyerukan keprihatinan tentang ketersediaan pemenuhan kebutuhan...

Palu, Kontak tembak antara Aparat keamanan yang tergabung dalam Satuan tugas (satgas) Operasi Madago Raya di Kab. Poso, Sulawesi Tengah dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, kembali terjadi.

Kontak tembak terjadi pada Senin (1/3/2021) pukul 18.14 wita di pegunungan Andole Desa Tambarana Kec Poso Pesisir Utara Kab. Poso yang mengakibatkan dua DPO MIT Poso tewas dan dari pihak aparat keamanan telah gugur prajurit terbaik TNI Praka Dedi Irawan,

Demikian antara lain penjelasan Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Abdul Rakhman Baso didampingi Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf kepada awak media di Palu setelah melihat korban kontak tembak di Instalasi jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palu.

Irjen Rakhman Baso juga menjelaskan dua DPO MIT Poso yang saat ini sudah berada di intalasi jenazah RS Bhayangkara Palu diperkirakan atas nama Alvin alias Adam alias Mus’ab alias Alvin Anshori, berasal dari Banten sedangkan satu korban lain diperkirakan Khairul alias Irul alias Aslam berasal dari Poso, ungkapnya

Khairul alias Irul alias Aslam meninggal karena luka bakar yang disebabkan bom rakitan yang dipegang meledak, dia adalah anak menantu Santoso eks pimpinan MIT Poso, terang Kapolda Sulteng

Saat kontak tembak diperkirakan terdapat empat DPO MIT Poso, dua berhasil ditangkap dan dua melarikan diri, ini yang sementara dikejar oleh tim satgas madago raya baik di wilayah pegunungan andole, tambrana maupun wilayah Poso pesisir utara lain.

Sedangkan hasil olah TKP telah ditemukan ransel, amunisi tajam 9 butir, golok, GPS dan perlengkapan lain, pungkasnya

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Relawan Jokowi Berharap Presiden Jokowi Tak Pilih Menteri Dari kader Parpol

Berdaulat.id, Seluruh organ simpul relawan Jokowi menaruh harapan tinggi terhadap reshuffle kabinet yang kabarnya akan dilakukan Presiden...

Klarifikasi Donasi Untuk Masjid di Toronto Canada – Ustadz Adi Hidayat⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ‎⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣Berdaulat.id, Menanggapi berita yang tengah beredar pada saat ini yang menyebutkan bahwa pembangunan...

Kemana Arah Politik Jokowi Di Pilpres 2024?

Tony RosyidPengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Berdaulat.id, Tiga periode jabatan presiden, hampir tidak mungkin...

Artikel Ramadhan 7 : Shalat Tarawih

Berdaulat.id, Waktu Shalat Tarawih       Waktu shalat Tarawih/Lail adalah sesudah shalat Isya’ hingga terbit...

Manuver Poros Umat, Akankah Digdaya?

Tony RosyidPengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Berdaulat.id, 2024 terasa sangat dekat. Meski masih dua...