29.1 C
Luwuk
Kamis, November 19, 2020

KPUD Depok Gelar Debat Cawalkot

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Hadapi Cuaca Panas di Tengah Pandemi, Ini Tips Jaga Kesehatan dari Pakar

Berdaulat.id - Sebagian Anda yang tinggal di wilayah yang sudah memasuki musim panas dan menghadapi pandemi COVID-19, tetaplah waspada pada kesehatan Anda.

IPW: Kerja Cepat Polda Metro Ungkap Pembunuhan di Kelapa Gading Patut Diacungi Jempol

Berdaulat.id - Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, kerja cepat Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Utara dalam...

Presiden Jokowi tinjau simulasi imunisasi COVID-19 di Bogor

Berdaulat.id - Presiden Joko Widodo meninjau simulasi imunisasi vaksin COVID-19 di Puskesmas Tanah Sereal "Harapan Keluarga" kota Bogor, Jawa Barat

Google Larang Iklan Teori Konspirasi Soal Corona

Berdaulat.id - Perusahaan induk Google, Alphabet, melarang situs dan aplikasi untuk menyiarkan iklan teori konspirasi virus corona yang mereka sebut sebagai "konten...

Berdaulat.id – KPU Kota Depok, Jawa Barat, berencana menggelar debat bagi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok pada Pilkada 2020 sebanyak tiga kali guna meningkatkan partisipasi pemilih.

“Iya tiga kali debat-nya. Saya berharap debat publik ini bisa meningkatkan partisipasi pemilih,” kata Nana di Depok, Kamis.

Untuk debat pertama digelar pada Minggu (22/11) di televisi iNews pada pukul 15.00-17.00 WIB.

Nana mengatakan debat publik pertama Pilkada Depok bertema tata kelola pemerintahan, pelayanan publik dan hukum di Kota Depok dalam era kebiasaan baru.

Sedangkan debat kedua pada tanggal 30 November 2020 di KompasTV pukul 19.00-21.00 dan debat ketiga pada tanggal 4 Desember 2020 di TVOne pukul 19.00-21.00. Sedangkan kampanye berakhir pada tanggal 5 Desember 2020.

Setelah itu memasuki masa tenang selama tiga hari (6-8 Desember 2020) dan pencoblosan dilakukan pada 9 Desember 2020.

Lebih lanjut Nana mengatakan pihaknya juga menyiarkan di Channel YouTube kpukotadepok untuk menyaksikan debat tersebut.

Sementara itu Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini mengingatkan agar debat publik jangan hanya sekadar menggugurkan kewajiban dan harus dibuat mampu mengelaborasi gagasan, program, dan kapasitas calon secara maksimal

Titi Anggraini mengatakan pilkada kali ini memiliki tantangan yang cukup berat karena digelar dalam kondisi pandemik COVID-19. Jangan monoton, atau sekadar menggugurkan kewajiban pasangan calon dalam tahapan kampanye Pilkada 2020.

“(Seharusnya) debat di masa pandemik sangat strategis karena bisa menjangkau pemilih lebih masif melalui media penyiaran,” ucap dia.

Pilkada memiliki sejumlah tantangan utama karena harus berlangsung di tengah pandemik COVID-19. Kualitas dan kuantitas partisipasi pemilih di masa kampanye menurun.

“Kualitas kompetisi yang bebas dan adil (kompetisi yang kompetitif) bisa terdistorsi karena batasan-batasan kandidat dalam menjangkau pemilih akibat pandemik COVID-19,” ujarnya.[]

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Polri Bakal Panggil Gubernur Jabar

Berdaulat.id - Polri akan memanggil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk memberikan klarifikasi di Kantor Bareskrim Polri pada Jumat (20/11) atas dugaan...

Lagi-lagi Israel Serang Suriah dan Pasukan Al Quds Iran

Berdaulat.id - Israel melancarkan serangan udara terhadap militer Suriah dan Pasukan Al Quds Iran di Suriah pada Rabu, setelah alat peledak ditanamkan...

Kemenparekraf alokasikan Rp34,16 miliar untuk hotel di Makassar

Berdaulat.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengalokasikan dana hibah Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp34,16 miliar untuk hotel dan...

KPUD Depok Gelar Debat Cawalkot

Berdaulat.id - KPU Kota Depok, Jawa Barat, berencana menggelar debat bagi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok pada Pilkada...

Lieus Sungkharisma Nilai Pemanggilan Anies Baswedan Oleh Polisi Tak Adil

Berdaulat.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Selasa (17/11/20) memenuhi panggilan Direktorat Reserse Kriminal umum Polda Metro Jaya untuk diperiksa terkait...