29.1 C
Luwuk
Selasa, Mei 18, 2021

Kunjungan Kerja, Syaikhu Tinjau Bangunan SMKN 1 Babelan yang Mangkrak

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Puan Maharani : Penyusunan Protokol New Normal Jangan Terburu-Buru

Berdaulat.id - Rencana pemerintah untuk melaksanakan Protokol Tatanan New Normal Produktif dan Aman Covid-19 perlu dipastikan terlebih dahulu berbagai rinciannya. Jangan sampai...

Perpres Kenaikan Iuran BPJS Berpotensi Kembali Digugat

Berdaulat.id - Terkait Perpres kenaikan iuran BPJS, pakar hukum Tata Negara Fahri Bachmid mengatakan, Perpres Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua...

WHO Anjurkan Protokol Pencegahan COVID-19 untuk Idul Adha

Berdaulat.id - Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) telah mengeluarkan panduan pelaksanaan perayaan Idul Adha yang aman dari COVID-19, yang utamanya mencakup penerapan protokol pencegahan...

Pemerintah Ingiris Bakal Awasi Pemilu di Hongkong

Berdaulat.id - Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan kepada diplomat senior China Wang Yi bahwa Inggris akan mengawasi ketat pemilu Dewan...

Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu meninjau bangunan SMKN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi yang mangrak, Jum’at (4/9). Kegiatan ini dalam rangka Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil).

Politisi PKS itu tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB. Begitu sampai, Syaikhu segera menuju bangunan yang mangkrak. Gedung tersebut terdiri dari 6 ruang kelas. Kondisi bangunan baru sebatas tembok dan rangka atap.

Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu saat meninjau bangunan SMKN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi yang mangrak, Jum’at (4/9/2020), Foto : Berdaulat.id

“Ini sudah berapa lama? Mengapa bisa seperti ini? Apa masalahnya?” Tanya Syaikhu kepada Kepala SMKN 1 Saparudin.

“Bangunan ini telah terbengkalai 5 tahun, Pak. Kontraktornya meninggalkan begitu saja,” jawab Saparudin.

Usai itu, Syaikhu berdialog dengan pihak-pihak terkait di aula. Hadir Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan III Casmadi, Anggota F-PKS DPRD Kabupaten Bekasi Ani Rukmini, Saparudin, Komite Sekolah, guru dan tokoh masyarakat setempat.

“Saya mengibaratkan situasi mangkrak ini ibarat seorang anak yang minta ke ayah ditolak. Minta ke ibu tidak diberikan,” kata Syaikhu.

Mantan Wakil Walikota Bekasi itu melihat belum ada kejelasan soal status bangunan yang mangkrak. Seharusnya sudah jadi wewenang provinsi. Namun mungkin karena masa transisi dari kabupeten ke provinsi, sehingga ini belum tuntas.

“Saya coba perjuangkan ini. Menanyakan kepada Pemprov Jawa Barat apakah bisa selesaikan ini. Jika tidak, maka akan saya sampaikan ke Pusat,” jelas Syaikhu.

Syaikhu cukup terkejut ketika mengetahui sekolah ini berprestasi. Berbagai piala dari tingkat kabupaten, provinsi dan nasional diperlihatkan oleh Saparudin. Padahal sekolah ini terletak di tengah sawah.

“Ini luar biasa. Meski ada di tengah persawahan tapi SMKN 1 punya Raihan prestasi membanggakan. Bahkan ada 300 calon siswa yang ditolak tahun ini karena kuota,” jelas Syaikhu.

Syaikhu juga menyinggung akses menuju sekolah. Untuk tiba di SMKN 1, jalan tanah berlubang dan bergelombang sepanjang 2 KM harus dilewati.

“Jalannya rusak. Masih tanah dan bergelombang serta berlubang. Padahal ini dekat sumur minyak Pertamina. Harusnya mulus,” ungkap Syaikhu.

Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) itu berharap, fasilitas pendidikan harus diprioritaskan. Sebab ini kunci membangun bangsa dan negara.

“Fasilitas pendidikan harus jadi prioritas. Itu jika kita serius ingin mencerdaskan dan membangun bangsa ini,” tegas Syaikhu.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Idul fitri 1442 H, pelayanan penerbitan SIM libur

Berdaulat.id, Palu, Selama hari raya Idul fitri 1442 H, pelayanan penerbitan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di jajaran...

Bukber Yatim-Dhuafa, Jufi dan Teladanku Hadirkan “Badut Syariah”

Berdaulat.id, BEKASI—Anak-anak yatim-dhuafa di ruangan itu terlihat antusias menyimak materi agama yang disampaikan seorang ustaz yang berpenampilan...

Persembahan WIZ untuk Naba Faiz (buka takjil salah sasaran)

Berdaulat.id, Bantul— Terungkapnya perempuan misterius pengirim sate beracun di Kabupaten Bantul yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10)...

Bersama Panglima TNI, Kapolri Tinjau Pos Penyekatan Merak-Bakauheni

Berdaulat.id, JAKARTA— Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua DPR RI...

100 Hari Kerja Kapolri Dinilai Memiliki Semangat Kepolisian yang Demokratis

Berdaulat.id, JAKARTA - Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat sebagai Kapolri selama 100 hari kerja pada 8...