29.1 C
Luwuk
Jumat, November 20, 2020

Lawan Hoaks, WhatsApp Kenalkan Versi Baru Chatbot

Data Real Time COVID-19

Baca juga

PKS Minta Publik Ikut Awasi Anggaran Penanganan COVID-19

Berdaulat.id - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mendorong publik agar mengawasi anggaran Rp110 triliun yang dialokasikan pemerintah dalam menghadapi...

Berkas Perkara Kasus Pemalsuan Surat Djoko Tjandra Sudah P21

Berdaulat.id - Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Ferdy Sambo mengatakan berkas perkara kasus pemalsuan surat terkait Djoko Tjandra telah...

Komisi III DPR Apresiasi Menkumham Usai Ekstradisi Buronan Pembobol BNI

Berdaulat.id - Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry, mengapresiasi penuntasan ekstradisi pelaku pembobolan kas BNI Maria Pauline Lumowa dari Serbia. Menurut...

Dihari Kelahiran Pancasila Jokowi Sampaikan Ini

Berdaulat.id - Dihari kelahiran Pancasila, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan rasa persatuan, kepedulian, gotong...

WhatsApp secara resmi meluncurkan kampanye “Jari Pintar ABC” sekaligus mengenalkan versi baru dari chatbot pengecek fakta hasil kerja sama dengan Mafindo.

Pengecekan fakta melalui chatbot kolaborasi WhatsApp dan Mafindo ini mudah diakses, hanya dengan menambahkan nomor (+62-859-2160-0500) ke kontak WhatsApp pengguna.

Setelah itu, pengguna dapat mengirimkan pesan ke chatbot untuk memeriksa faktas dan mempelajari tips melindungi diri dari hoaks.

“Dengan chatbot ini masyarakat tak perlu keluar dari aplikasi WhatsApp untuk mengecek apakah pesan ini benar apa tidak,” kata Septiaji Eko Nugroho selaku Ketua Presidium Mafindo dalam jumpa pers virtual, Kamis.

Eko menambahkan bahwa chatbot ini didukung dengan database berisi ribuan artikel yang dikelola dan diperbaharui bagi pengguna WhatsApp agar dapat mengetahui kebenaran dari sebuah informasi yang beredar.

“Kita di Indonesia sebenarnya sudah punya utk database miss informasi yang dikelola oleh berbagai pihak. Kami juga punya database yang kita kelola dan butuh di informasikan ke publik untuk tahu apakah pesan di WhatsApp ini benar atau tidak,” ujar Eko.

Selain itu, WhatsApp juga mengajak masyarakat Indonesia melalui kampanye “Jari Pintar ABC” untuk mengatasi hoaks dengan tiga langkah mudah, yaitu amati konten pesan, baca sampai habis, cek sumber informasi.

Kampanye ini didasarkan oleh upaya penjangkauan seluruh komunitas Indonesia yang dilakukan oleh WhatsApp selama setahun terakhir menjelang Pilkada 2020.

Sravanthi Dev selaku Direktur Komunikasi WhatsApp APAC mengatakan bahwa pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, hingga komunitas pegiat cek fakta yang menjadi anggota resmi dari Jaringan Pemeriksa Fakta Internasional (IFCN).

“Kita juga bekerja sama dengan banyak mitra termasuk dengan pihak pemerintah dan komunitas sosial karena untuk mengatasi isu ini kami butuh dukungan dari pihak lain,” ujar Sravanthi Dev.

Dia melanjutkan bahwa WhatsApp juga membuat rangkaian kegiatan agar pesan dari kampanye jni menjadi lebih menarik dan mudah untuk diingat. WhatsApp mengemas tiga langkah mudah ABC dalam bentuk jingle yang seru, diikuti dengan tantangan menari (dance challenge) di TikTok.

WhatsApp juga bermitra dengan komedian Abdul Kadir dan tokoh masyarakat Rosianna Silalahi untuk menyebarluaskan pesan penting ini di berbagai platform, termasuk Facebook dan Instagram.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Ini Permintaan Gubernur Sulteng pada Presiden

Berdaulat.id - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola memohon kepada Presiden Joko Widodo agar memperpanjang masa rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana gempa...

Wakil Ketua DPR Harap UU Ciptaker Dipahami Secara Utuh

Berdaulat.id - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Aziz Syamsuddin meminta masyarakat untuk memahami Omnibus Law UU Cipta Kerja secara utuh...

Israel dan Bahrain Sepakat Soal Ini

Berdaulat.id - Israel dan Bahrain akan segera saling membuka kedutaan besar, kata menteri luar negeri mereka, Rabu (18/11). Kedua...

Target KPU 77,5 Persen Suara pada pilkada 2020 Dinilai Tinggi

Berdaulat.id - Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memberikan target partisipasi...

Soal Mesut Ozil, Ini Kata Arteta

Berdaulat.id - Manajer Arsenal Mikel Arteta mengatakan ia terluka oleh situasi Mesut Ozil di klub Liga Premier tersebut tapi ia pasrah menghadapi...