29.1 C
Luwuk
Minggu, Februari 28, 2021

Malik Fadjar Wafat, Din Syamsuddin: Beliau Akrab dengan Aktivis Muda

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Soal Pancasila, Lieus: Orang Tionghoa Harus Belajar Dari Lima Tokoh BPUPKI

Berdaulat.id - Gonjang-ganjing tentang Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) ternyata tak hanya mengundang reaksi dan penolakan dari kalangan umat...

WIZ Bagikan Takjil Untuk Musafir di Bandara Halim

Berdaulat.id - JAKARTA, WIZ bagikan takjil di Bandara Halim. Mereka para musafir sering tidak memiliki kesempatan untuk menyiapkan ataupun mencari bahan berbuka...

Iran Minta DSunia Tentang Penggunaan Sanksi AS

Berdaulat.id - Komunitas dunia harus menentang penggunaan sanksi-sanksi Amerika Serikat untuk memberlakukan keinginannya sebagai sebuah "perisakan," atau berharap menghadapi sanksi-sanksi itu sendiri,...

Gelar Dengar Pendapat Masyarakat, Syaikhu Pertemukan Akademisi, Aleg dan Kepala Desa di Tiga Kabupaten

Anggota Badan Pengkajian (BP) MPR RI Ahmad Syaikhu menggelar Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) di Klari, Karawang, Jawa...

Berdaulat.id – Almarhum Abdul Malik Fadjar adalah seorang tokoh yang akrab dengan aktivis muda, meskipun usianya di atas rata-rata.

Begitu disampaikan Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin, Senin (7/9/20).

“Almarhum adalah pribadi akrab. Walaupun usianya di atas rata-rata anggota pimpinan yang lain, namun beliau menaruh takzim kepada yang lain, termasuk cukup menyantuni para aktivis muda,” kata.

Ia mengatakan Malik merupakan salah satu kader terbaik Muhamamdiyah. Sepak terjang almarhum dapat mewakili Muhammadiyah dalam banyak jabatan politik kenegaraan.

Malik, kata dia, berperan baik saat menjadi Menteri Agama, Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Menurut Din, Malik merupakan pejuang Muhammadiyah. Sebagian besar hidupnya diabdikan dalam Persyarikatan Muhammadiyah mulai dari bawah hingga menjadi salah seorang Ketua PP Muhammadiyah.

“Selama di PP Muhammadiyah, almarhum sangat aktif. Pikiran-pikirannya banyak mewarnai langkah-langkah Muhammadiyah, khususnya dalam bidang pendidikan,” katanya.

Din mengatakan Muhamamdiyah sangat kehilangan Malik Fadjar. Dia mendoakan agar segala kiprah baik Malik semasa hidup dapat menjadi amal jariyahnya yang mengalirkan pahala.

“Kepergiannya ke hadirat Sang Pencipta adalah kehilangan besar bagi Muhammadiyah dan tentu bagi umat Islam dan bangsa Indonesia,” ujar dia. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Kapolda Sulteng dan Danrem 132 Tadulako Launching Kampung tangguh nusantara di Palu dan Donggala

Berdaulat.id, Palu - Dua petinggi TNI Polri di Sulawesi Tengah hari ini melakukan launching kampung tangguh nusantara...

Waketum MUI Kecewa Pemerintah Izinkan Industri Miras

Berdaulat.id, Pemerintah menetapkan industri minuman keras sebagai daftar positif investasi (DPI) terhitung sejak 2021. Sebelumnya, industri tersebut...

Regenerasi Kepemimpinan, FORJIM Akan Gelar Munas II

Berdaulat.id, Jakarta – Masa khidmat Pengurus Pusat Forum Jurnalis Muslim (PP Forjim) Periode 2018-2021 secara resmi telah...

Ketua PKK Provinsi Sulteng Lantik Lima Ketua TP PKK

Berdaulat.id, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Zalzulmida A Djanggola melantik Ketua TP PKK lima kabupaten...

Lantik Lima Pasang Kepala Daerah, Ini Harapan Gubernur Sulteng

Berdaulat.id, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola melantik lima pasangan calon kepala Daerah terpilih pada Pilkada 2020...