29.1 C
Luwuk
Kamis, November 19, 2020

Menaker Ida Ajak Muhammadiyah Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi SDM Indonesia

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Ade Armando Minta Maaf Pada Pemuda Muhammadiyah

Berdaulat.id - Melalui akun Facebooknya, Ade Armando menyampaikan permohonan maaf pada PP Muhammdiyah terkait pernyataannya yang menyebut persyarikatan tersebut.

Turki bantah mengirim petempur Suriah ke Azerbaijan

Berdaulat.id - Pemerintah Turki pada Selasa membantah laporan bahwa pihaknya mengirim petempur Suriah untuk membantu sekutunya Azerbaijan melawan pasukan Armenia terkait wilayah...

UU Ciptaker, Puskapkum Dorong Presiden dan DPR Tempuh Legislative Review

Berdaulat.id - Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan Publik dan Hukum (Puskapkum) Ferdian Andi mengatakan, penjelasan Presiden mengenai Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker)...

Ketua KPK: Kejagung Bantu Berantas Korupsi Sejak Awal KPK Berdiri

Berdaulat.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah membantu tugas dalam upaya memberantas korupsi sejak...

Berdaulat.id– Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengajak Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk berkolaborasi meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. 
Menurut Menaker Ida, setiap tahun terdapat sekitar 2 juta – 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang masuk ke pasar kerja. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19, terdapat sekitar 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja terdampak pandemi Covid-19.
Tantangan yang dihadapi dalam pengembangan SDM saat ini, lanjut Ida, cukup kompleks. Mulai dari angkatan kerja yang masih didominasi lulusan SMP ke bawah, tingkat produktivitas stagnan, dan tingkat daya saing yang perlu ditingkatkan.
“Dalam isu penguatan dan peningkatan SDM Indonesia ini kami harap menjadi concern bersama. Harus ada kerja sama dan kolaborasi. Kami ingin program dan kegiatan dari Kemnaker mendapat support dari Muhammadiyah,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat melakukan silaturahmi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di Yogyakarta, Sabtu (17/10).
Turut hadir dalam acara ini Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi; Kepala Biro Humas Kemnaker, Soes Hindharno; Ketua PP Muhammadiyah Bidang Kesehatan, Agus Taufiqurrohman; Sekretaris PP Muhammadiyah, Agung Danarto; Ketua MPKU, Agus Samsuddin; Ketua MDMC, Budi Setiawan; dan Wakil MDMC, Rahmawati Husein. 
Selain itu, dalam peningkatan SDM Indonesia, lanjut Ida, Kemnaker menargetkan membangun 2.113 BLK Komunitas hingga tahun 2020.
“Pelatihan di BLK Komunitas ini disesuaikan dengan kebutuhan industri. Kalau dilihat, alumni BLK Komunitas ini banyak yang sukses menjadi wirausaha dan masuk pasar kerja,” kata Ida.
Dalam rangka melakukan langkah strategis penanganan Covid-19, tambah Ida, Kemnaker juga berikan bantuan program pengembangan dan perluasan kesempatan kerja melalui jaring pengaman sosial (JPS). Di dalamnya terdiri dari  program Tenaga Kerja Mandiri untuk penciptaan wirausaha dan padat karya, 
“Situasi pandemi Covid-19 ini, kami menggerakkan program JPS guna mendukung produk-produk kreatif industri kecil yang pada akhirnya dapat membantu masyarakat bertahan di masa covid, bahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di daerah,” kata Ida. 
Pada kesempatan tersebut, Menaker Ida kembali menyampaikan bahwa dalam proses penyusunan RUU Cipta Kerja, pihaknya melibatkan partisipasi publik, baik unsur pekerja/buruh, pengusaha, kementerian/lembaga, praktisi dan akademisi, dan lembaga lainnya seperti ILO. Proses diskusi sudah berjalan melalui LKS Tripartit Nasional.
Sedangkan, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan, Agus Taufiqurrohman, mengatakan, Muhammadiyah siap untuk berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk meningkatkan SDM Indonesia.
“Saya menyambut baik hal ini. Muhammadiyah siap berkolaborasi dan mendukung berbagai program dan kebijakan Kemnaker. Semoga Mbak Menteri diberikan kekuatan dan kesehatan,” kata Agus. (Prasetyo/Rls).

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Mensos Tampil Virtual Bahas “Bantuan Sosial Sudah Tepat Sasaran?”

Berdaulat.id - Menteri Sosial, Juliari P Batubara dan Anggota Komisi VIII DPR FPKS, Iskan Qolba Lubis hadir secara Virtual pada diskusi dialektika...

Dialektika Demokrasi

Berdaulat.id- Wakil Ketua Komisi VIII DPR FPKB, Marwan Dasopang bersama Pakar Komunikasi, Emrus Sihombing tampil sebagai pembicara secara fisik, sementara Menteri Sosial,...

Komisi II Raker Dengan Menpan RB

Berdaulat.id - Komisi II DPR RI melakukan Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB)...

Antara Anies Baswedan dan Penyidik, Mushalla Kecil Itu Jadi Saksi

Oleh: Tony Rosyid (Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa) Manusia boleh berencana dan merekayasa, tapi Tuhan penentu takdirnya. Banyak peristiwa...

Kata Kadikes: Gorontalo Utara nol kasus COVID-19

Berdaulat.id - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo Rizal Yusuf Kune mengatakan kabupaten tersebut berhasil kembali berstatus zona hijau karena...