29.1 C
Luwuk
Selasa, Juni 22, 2021

Menaker Ida Minta Pekerja Patuhi Larangan Mudik Lebaran

Data Real Time COVID-19

Baca juga

IDEAS: Kebijakan Penanganan Pandemi Pasca Satu Juta Kasus Sangat Mengkhawatirkan

Berdaulat.id, Direktur Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), Yusuf Wibisono menilai bahwa saat ini...

Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Langkah Konkrit

Berdaulat.id - Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menghimbau para kepala daerah Melakukan langkah konkrit dengan membuat gerakan membagikan masker...

Ma’ruf Amin : Sertifikasi Halal LPPOM MUI Telah Mendunia

Berdaulat.id - Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) berdampak tak hanya bagi Indonesia, melainkan dunia. Kini, semua pihak dan tatanan mulai diajak untuk...

Sekjen PPP Arsul Sani : DPR Harus Akomodasi Pandangan Ormas Keagamaan Dalam RUU HIP

Berdaulat.id - Disetujuinya RUU Haluan Idiologi Pancasila (HIP) sebagai RUU inisiatif DPR pada masa sidang lalu telah mendapat respon baik berupa masukan...

Berdaulat.id -Jakarta -Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, kembali mengingatkan para pekerja agar tidak melakukan mudik menjelang Hari Raya idulfitri 1442 H. Para pekerja harus menaati ketentuan yang diberlakukan pemerintah ini guna menekan angka penyebaran dan penularan COVID-19 di Indonesia.

“Kita harus banyak belajar dari kasus lonjakan COVID-19 di India dan varian barunya, maka saya mengajak di samping 3M, juga melakukan 2M, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas dengan tidak melakukan mudik,” kata Menaker Ida melalui Siaran Pers Biro Humas di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Menurut Menaker Ida, peningkatan mobilitas warga selama masa mudik Lebaran bisa menyebabkan lonjakan kasus penularan COVID-19. Karenany, Menakera Ida meminta para pekerja/buruh menunda mudik tahun ini.

“Saya mengajak kepada kita semua untuk sementara menunda dulu mudik Lebaran kali ini,” katanya.

Menaker Ida menyadari bahwa menunda mudik bukan hal yang mudah. Namun dalam masa pandemi seperti sekarang, pilihan untuk menunda mudik harus diambil demi keselamatan dan kesehatan keluarga di kampung halaman.

Menaker Ida sendiri telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri ketenagakerjaan RI Nomor M/7/HK.04/IV/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah bagi Pekerja/Buruh dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

SE tersebut berisi imbauan kepada pekerja/buruh swasta dan PMI untuk tidak melakukan perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah pada tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021.

Surat Edaran ini ditujukan kepada Gubernur di Seluruh Indonesia, Kepala Perwakilan Republik Indonesia, Kepala Badan Pekerja Migran Indonesia, dan Penanggung Jawab Perusahaan Penempataan Pekerja Migran Indonesia.

Menaker Ida mengatakan, penerbitan SE ini dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai COVID-19 yang berpotensi meningkat karena mobilitas masyarakat, khususnya pekerja/buruh swasta dan PMI. (Prasetyo)

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Majelis Ulama Indonesia Sambangi Dubes Kanda

Berdaulat.id, Kamis (16/6/2021).  Rombongan Majelis Ulama Indonesia, dipimpin oleh Sekretaris Jenderal MUI Buya Dr. Amirsyah Tambunan,  bersama...

Ulama Dunia Mengecam Vonis Mati Pengadilan Mesir

Berdaulat.id, Mata dunia menyorot Mesir dua kali hanya dalam kurun waktu sebulan terakhir. Sebelumnya, negeri seribu menara...

Kinerja Kapolri 100 Hari

Berdaulat.id - Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry (kanan) bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) memberikan keterangan pers usai...

Diskusi Empat Pilar MPR

Berdaulat.id -Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerjasam dengan Biro Humas dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal MPR RI menggelar diskusi Empat Pilar MPR RI dengan...

Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng dilantik, Polda Sulteng : Tidak eforia dan tetap patuhi protokol kesehatan covid-19

Berdaulat.id, Palu - Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 hari...