29.1 C
Luwuk
Senin, November 30, 2020

Menaker Ida Minta Perbankan Bantu Permodalan Bagi Inkubasi Bisnis

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Pemerintah Kaji Opsi Larangan Mudik, DPR: Demi Maslahat Bersama

Berdaulat.id - Pemerintah tengah mengkaji beberapa opsi terkait mudik lebaran mendatang, salah satunya opsi larangan mudik. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah...

MUI Himbau Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Boikot Produk Prancis

Berdaulat.id -Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi meminta masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga kedamaian di Tanah Air dalam...

BTN Siapkan Dana Lebaran Rp 12,5 Triliun

Berdaulat.id - Siapkan dana lebaran, Seorang Petugas Teller PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sedang menghitung uang kertas di salah satu Kantor Cabang...

Bamsoet Berikan Bantuan Ribuan Rapid Test Ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Berdaulat.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memberikan bantuan 5.000 pack rapid test kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Bamsoet juga mengapresiasi...

Berdaulat.id -Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, tiga tenant inkubasi bisnis yang ada di Tasikmlaya pada Minggu (4/10/2020) secara virtual. Tiga tenan tersebut, ialah Ayam Joper, Taster (Tasik Lobster), dan Bintang Sembilan Mandiri PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya.

Menaker Ida mengungkapkan kebahagiaannya terhadap keberadaan ketiga tenant inkubasi bisnis. Ia meminta ketiganya terus berkomitmen dalam mengembangkan usahanya. Sehingga dapat memberikan manfaat dan memperluas lapangan kerja bagi pencari kerja.

“Kesuksesan bapak-bapak dan ibu-ibu jangan berhenti pada dirinya saja, tetapi kesuksesannya harus ditingkatkan menjadi kita. Tebarkan manfaat sebanyak mungkin,” katanya.

Dalam upaya membantu mengembangkan usaha ketiga tenant tersebut, ia pun menyatakan telah menemui sejumlah direksi perbankan untuk mempermudah permodalan. Ida pun berharap ketiga tenant bisa menjadi percontohan bagi masyarakat.

“Beberapa direksi perbankan yang saya temui, mereka menyatakan kesiapannya. Jadi begitu menerima pelatihan, nanti langsung diakseskan untuk mendapatkan KUR. Mereka udah siap semua. Ini agar kewirausahaannya menjadi ekosistem,” terangnya.

Pada acara yang berlangsung sekitar satu jam ini, pengelola masing-maing tenant menceritakan awal mula usahanya, produk usahanya, sampai kendala yang dihadapinya.

Pimpinan kelompok Taster, Taufik, misalnya, mengatakan bahwa usaha Taster dijalani sejak 2013. Hal itu berawal dari memonton budidaya lobster di Youtube yang membuatnya tertarik untuk membudidayakannya.

“Kebetulan di belakang rumah orang tua ada sepetak kolam, dan saya pikir kayaknya usaha budidaya lobster air tawar ini bagus dan mudah untuk dikembangkan,” kata Taufik.

Namun, sebagaimana kebanyakan pengusaha, ia pun mengaku mendapatkan kendala. Kendalannya yaitu banyak permintaan, sementara ia belum mampu memproduksi lobster dalam sekala besar. Hingga kini, konsumennya berasal dari Jabodetabek. Setiap minggu ia mengirim lobster.

Selama tujuh tahun budidaya lobster, ia baru tahun 2020 mendapat bantuan dari pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengembangkan usahanya.

“Selama ini, selama tujuh tahun bagi saya pribadi kayak anak hilang. Saya tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sekarang alhamdulillah yang saya rasakan setelah datangnya bantuan dan pembinaan dari Kemnaker, alhamdulillah usaha mulai berkembang,” ungkapnya.

Bantuan dari Kemnaker tersebut membuatnya semakin percaya diri dapat memproduksi lebih banyak lagi. Selain itu, kini rumahnya juga sering kedatangan tamu yang meminta untuk bergabung dalam usahanya. (Prasetyo/Rls).

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...