29.1 C
Luwuk
Kamis, Desember 3, 2020

Miliki Daya Saing, Kemenperin Dorong Pelaku Usaha Kecil dan Menengah

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Rebel Food Bakal Masuk Indonesia, Warung Makan dan Restoran Terancam?

Oleh : Ustadz Rendy Saputra URS Business Notes,Selasa, 09 Juni 2020 Rebel...

Ketua DPR Minta Pemerintah Turunkan Harga Tes SWAB

Berdaulat.id - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mengendalikan tarif tes swab sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19....

Bawaslu Diminta Tindak ASN yang Berpolitik di Pilkada

Berdaulat.id - Penjabat Bupati Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mamuju menindak aparatur sipil negara (ASN) yang...

Daniil Medvedev Pastikan Tiket Semi Final US Open 2020

Berdaulat.id - Daniil Medvedev meneruskan langkah pastinya menuju gelar Grand Slam pertama setelah memastikan maju ke semifinal US Open berkat kemenangan klinis...

Berdaulat.id – Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka, Kementerian Perindustrian mendorong pelaku usaha kecil mikro, khususnya kerajinan batik agar menghasilkan produk yang memiliki daya saing tinggi di pasaran dengan mengikuti kemajuan teknologi.

“Pada masa sulit seperti sekarang, upaya adaptasi maupun bertahan dari perubahan pasar menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para pelaku IKM,” kata Direktur IKM Kimia, Sandang, Kerajinan, dan Industri Aneka Kementerian Perindustrian E. Ratna Utarianingrum di Pekalongan, Selasa.

Ia menegaskan pelaku bisnis baik di bidang industri maupun jasa merasakan dampak yang signifikan dengan kondisi sekarang ini sehingga mereka harus terus melakukan inovasi agar usahanya mampu bertahan. ,

Kendati demikian, kata dia, meski pada kondisi yang masih sulit, namun perkembangan segmen pasar khususnya kain dan produk batik justru semakin luas, baik secara usia maupun kelas sosial.

“Produk batik telah bermetamorfosis menjadi berbagai produk busana, kerajinan, dan dekorasi rumah yang memiliki nilai tambah tinggi.

Selain itu, sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) juga merupakan salah satu sektor industri padat karya,” katanya.

Ratna Utarianingrum mengatakan Kemenperin telah melakukan berbagai kegiatan yang bersifat pembinaan dan pendampingan secara daring yang bertujuan memberikan kiat- kiat dan teknik bagi para pelaku IKM agar dapat bertahan dan mengembangkan bisnisnya.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap pelaku IKM melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah menyerahkan bantuan mesin dan bimbingan teknis pada 25 IKM Pekalongantrian agar usaha mereka terus tumbuh dan berkembang.

“Berdasar data BPS, profil usaha mikro dan kecil sebanyak 831.269 unit. Adapun kinerja ekspornya pada periode Januari 2020 hingga Juni 2020 telah mencapai 3,38 miliar dolar AS,” katanya.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Azis Syamsuddin Kutuk Keras Oknum Papua

Berdaulat.id - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (kanan) bersama Anggota Fraksi Golkar Dapil Papua Barat Robert Joppy Kardinal (kiri) memberikan keterangan mengenai...

Empat Pilar MPR RI

Berdaulat.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empat Pilar MPR RI dengan tema "Mengoptimalkan SDM...

Diskusi “Teror Sigi Bagaimana Nasib Perpres TNI”

Berdaulat.id- Anggota Komisi III DPR Arsul Sani, Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon ( Virtual), Direktur Harmonisasi Peraturan Perundangan-Undangan I Kemenkumham Bunyamin,...

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...