29.1 C
Luwuk
Senin, November 30, 2020

MPR: Madinah di zaman Nabi Muhammad miniatur Indonesia

Data Real Time COVID-19

Baca juga

WHO Sebut AS Bisa Jadi Pusat Penularan Corona di Dunia

Berdaulat.id - Badan Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporan terakhirnya terkait penyebaran virus corona atau Covid-19 menyatakan, korban jiwa akibat virus ini akan...

Tak Tinggal Diam, Demokrat Beri 6 Rekomendasi Pada Pemerintah

Berdaulat.id,- Partai Demokrat secara resmi memberikan beberapa rekomendasi pada pemerintah untuk pencegahan merebaknya virus corona atau COVID-19 yang saat ini meresahkan...

Otoritas Kesehatan China Mulai Selidiki Pemecatan 40 Staf Medis COVID-19

Berdaulat.id - Otoritas kesehatan di Provinsi Shaanxi, China, mulai melakukan penyelidikan atas laporan pemecatan lebih dari 40 staf medis yang sedang merawat...

Mayoritas Senator Tolak Pilkada Desember, DPD RI Lebih Tahu Kondisi Daerah

Berdaulat.id - Beberapa hari ini sejumlah media memberitakan sikap para Senator dan pimpinan DPD RI yang meminta pemerintah mengkaji ulang rencana Pilkada...

Berdaulat.id – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah mengajak semua elemen bangsa, khususnya umat Islam, untuk menjadikan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai pengingat Kota Madinah pada zaman Rasulullah SAW merupakan miniatur Indonesia karena kebhinnekaan di wilayah tersebut mirip dengan kebhinnekaan Indonesia saat ini.

“Di Yatsrib yang kemudian berganti nama menjadi Al-Madinah Al-Munawwarah, Nabi Muhammad SAW juga menghadapi kebhinnekaan suku-suku dan agama-agama. Suku-suku itu saling bersaing, para penganut agama-agama pun saling menunjukkan pengaruh,” kata Basarah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, di tengah persaingan suku, agama, ras, dan antargolongan itu, Rasulullah SAW lalu mengajukan Piagam Madinah sebagai platform bersama yang mempersatukan.

Sekretaris Dewan Penasihat PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) itu menjelaskan, Piagam Madinah yang dibuat secara demokratis itu hanya memuat nilai-nilai bersama yang mengikat dan bisa diterima semua suku dan penganut agama di Madinah.

“Itulah sebabnya Piagam Madinah sejak awal tidak mendapat penolakan dari penduduk Yatsrib yang beragam,” ujarnya.

Dalam konteks Indonesia, menurut dia, universalitas Piagam Madinah itu mirip dengan universalitas Pancasila yang juga memuat nilai-nilai bersama yang mengikat bangsa yang beragam ini dari segi suku, agama, ras, dan antargolongan.

Dia mengatakan jika lihat sejarah kelahiran Pancasila, umat Islam sebagai mayoritas tidak memaksakan kehendak mereka saat itu, sebaliknya penganut agama lain merasa terlindungi.

Oleh karena itu, Basarah menegaskan bahwa momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus dijadikan inspirasi bagi bangsa Indonesia untuk memperkukuh persatuan nasional dan semangat gotong royong menghadapi pandemi COVID-19 yang semua belum tahu kapan akan berakhir.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI itu mengaku kagum pada akhlak Rasulullah SAW yang disebutnya akhlak Al Quran, misalnya Nabi Muhammad SAW hidup damai berdampingan bersama Yahudi, Kristen, dan Shabi’in selama 13 tahun tinggal di Madinah.

“Jika para pemimpin negeri ini, baik pemimpin formal maupun informal mau berlaku sesuai akhlak Rasulullah SAW niscaya negeri ini cepat maju dan dapat segera menyejahterakan rakyat,” katanya.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...