29.1 C
Luwuk
Minggu, November 29, 2020

P3S Sebut Tiga Nama Ini Berpotensi Jadi Kapolri

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Perlunya Aturan Main Restrukturisasi UMKM

Berdaulat.id,- Direktur Eksekutif Lingkar Studi Efokus Rizal E Halim menyatakan perlu kepastian aturan main, terkait dengan relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi Usaha...

Pegawai Pemerintah Amerika Serikat Dilarang Gunakan Tiktok

Berdaulat.id - Pegawai pemerintah AS akan dilarang menggunakan aplikasi berbagi video pendek TikTok di perangkat pemerintah berdasarkan kebijakan yang disahkan Rabu (22/7),...

Sukamta: Pemerintah Sebaiknya Tidak Berbisnis Vaksin Dengan Rakyat Indonesia

Berdaulat.id - Pemerintah sebaiknya tidak melakukan bisnis vaksin dengan rakyat Indonesia, demikian pernyataan yang disampaikan oleh anggota Komisi I DPR RI...

Jazilul Fawaid : Rapit Test Jangan Tambah Bebani Masyarakat

Berdaulat.id - Beredar informasi mengenai masyarakat yang melakukan rapid test dengan mengeluarkan biaya ditanggapi secara serius oleh Wakil...

Berdaulat.id – Sejumlah nama di Korps Bhayangkara mulai mencuat dalam bursa calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), mulai dari bintang dua hingga bintang tiga.

Pasalnya, pada January 2021 Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis akan mengakhiri masa jabatannya.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai dari semua perwira tinggi (PATI) ada tiga nama yang punya kans cukup besar duduk sebagai Kapolri.

“Wakapolri saat ini Komjen Pol Gatot Edy Pramono, punya peluang 50 persen sedangkan Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo peluangnya 30 persen serta Kabaharkam Komjen Pol Agus Adrianto peluangnya 20 persen,” kata Jerry kepada wartawan, Kamis (12/11/20).

Menurut Jerry, ada satu nama yang bisa melejit yakni Komjen Boy Rafli Amar yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Beliau dekat dengan PDI-P yakni Megawati,” terang Jerry.

Jerry menuturkan, ada juga yang bisa membuat kejutan kemudian di deretan bintang dua. Terdapat nama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Fadil Imran.

“Kalau Jokowi memilih orang dekatnya maka dipastikan Kabareskrim Komjen Pol Sigit Prabowo yang akan menggantikan Kapolri Idham Aziz. Lantaran Sigit pernah menjaimi ajudan Jokowi otomatis hubungan emosional lebih kuat,” kata Jerry.

Tapi, kata Jerry, Komjen Pol Gatot yang segi intelektualnya tak diragukan duduk sebagai Wakapolri punya catatan yang mumpuni. Doktor jebolan UI ini cukup all around, serta sudah paham manajerial di Polri. Karirnya memang cukup bersinar semasa menjabat Kapolda Metro Jaya.

Adapun, tambah Jerry, satu kandidat lain yang juga punya peluang yakni Kabaharkam Komjen Pol Agus Andrianto. Mantan Kapolda Sumut ini terkenal disiplin, tegas dan anti korupsi.

“Kalau sesuai urutan angkatan, maka Agus Andrianto lebih berpeluang ketimbang yang lain, lantaran beliau Akpol 89. Saat ini Pak Idham Akpol 88,” ujarnya.

“Tapi, sejumlah faktor akan berpengaruh. Diantaranya, faktor kedekatan, politis, tangan Tuhan, garis tangan, sampai tanda tangan, akan menjadi kunci nama-nama ini menjadi Kapolri,” pungkasnya. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Bareskrim Tegaskan Berkas Perkara Syahganda dan Jumhur P21

Berdaulat.id - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan berkas perkara dua dari 10 orang tersangka kasus pelanggaran...