29.1 C
Luwuk
Senin, Oktober 19, 2020

PAN Sesalkan Perlakuan Polisi Terhadap Aktivis KAMI

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Hadapi New Normal, Begini Cara Biasakan Anak Memakai Masker

Berdaulat.id - Biasakan anak memakai masker. Ajakan pemerintah untuk berdamai dengan COVID-19 harus kita sikapi dengan tetap waspada dan menjaga kesehatan. Meskipun...

Presiden Bolivia Kembali Aktif Bekerja

Berdaulat.id - Presiden sementara Bolivia Jeanine Anez pada Selasa mengatakan bahwa ia telah pulih dari penyakit infeksi virus corona baru (COVID-19) dan...

Mahasiswa Geruduk DPR. Ah, Yang Bener?

Oleh: Tony Rosyid (Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa) BEDA mahasiswa sekarang (abad 21) dengan mahasiswa dulu (abad 20). Setidaknya...

Leonardy Harmainy Ketua PB LEMKARI Periode 2020-2024

Berdaulat. id - Anggota DPD RI Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Umum PB LEMKARI (Lembaga Karate-do Indonesia)...

Berdaulat.id – Anggota Fraksi PAN DPR RI Guspardi Gaus menyesalkan perlakukan Mabes Polri terhadap aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dipertontonkan kepada publik dengan memakai rompi orange dan tangan dalam keadaan terikat atau diborgol.

“Mereka itu bukan penjahat, bukan koruptor, bukan juga tahanan politik apalagi teroris. Polisi dalam hal ini bertindak sangat berlebihan,” kata Guspardi di Jakarta, Sabtu (17/10/20).

Dia menilai, Polri sebagai sebagai pengayom masyarakat, seharusnya lebih bijaksana mengambil tindakan dalam menegakkan keadilan dan kebenaran.

Menurut dia, kalau cara seperti itu memperlakukan para aktivis atau “mereka yang berbeda pendapat” seolah-olah penjahat dan dipertontonkan di muka umum, tindakan itu di luar batas kepatutan.

“Polisi seharusnya bersikap lebih bijaksana dan manusiawi. Tindakan mempertontontonkan para tersangka dalam kondisi menggunakan baju tahanan berwarna oranye dan tangan yang terikat atau diborgol justru akan memperburuk citra korps kepolisian di mata publik,” ujarnya.

Menurut dia, meskipun para anggota KAMI tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), sebaiknya mereka diperlakukan jangan seperti penjahat kriminal kelas berat.

Dia menilai perlakukan Polri terhadap para aktivis KAMI dalam kasus tersebut sangat tidak tepat dan “off side”.

Karena itu dia berharap Polisi bisa menjadikan kejadian itu sebagai autokritik terhadap korps Kepolisian agar bertindak lebih humanis dan jangan membuat citra Polri yang dicintai sebagai pengayom dan pelindung masyarakat jadi makin turun di mata masyarakat.

Sebelumnya, Bareskrim Polri merilis penangkapan 8 petinggi dan anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) pada Kamis (15/10/20) siang. Seluruh tersangka dalam kasus ini juga dihadirkan di hadapan awak media.

Seluruh tersangka tampak menggunakan baju tahanan berwarna oranye yang bertuliskan “Tahanan Bareskrim Polri”, dan kedua tangan seluruh tersangka diborgol.

Kedelapan tersangka yang dirilis Kepolisian, tiga diantaranya adalah anggota komite eksekutif KAMI, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Anton Permana. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Lihat Sekolah Dan Balai Kampung Kakuna Usang, TMMD Kodim 1711 Lakukan Pengecatan

Berdaulat.id - ​Kepedulian kembali ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 tahun 2020 Kodim 1711/Boven Digoel yang saat ini masih...

Menaker Ida Ajak Muhammadiyah Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi SDM Indonesia

Berdaulat.id- Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengajak Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk berkolaborasi meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Menurut Menaker Ida, setiap tahun...

PAN Sesalkan Perlakuan Polisi Terhadap Aktivis KAMI

Berdaulat.id - Anggota Fraksi PAN DPR RI Guspardi Gaus menyesalkan perlakukan Mabes Polri terhadap aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dipertontonkan...

Aktivis KAMI Diborgol, Lieus: Polisi Stop Jadi Alat Kekuasaan

Berdaulat.id - Perlakuan polisi terhadap sejumlah aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yakni Sekretaris Komite Eksekutif KAMI, Syahganda Nainggolan, deklarator KAMI, Jumhur...

Jakarta Di Guyur Hujan Lebat

Berdaulat.id-Hujan deras disertai angin kencang dan petir/kilat mengguyur sejumlah wilayah DKI Jakarta sore ini.Jumat (16/10/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan...