29.1 C
Luwuk
Senin, September 27, 2021

Pelaku UMKM Diharapkan Dapat Prioritas

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Askar Kauny Bangun Dapur Umum Bagi Korban Gempa Mamuju

Berdaulat.id, MAMUJU - Kondisi pengungsi pasca-gempa yang terjadi di Kabupaten Mamuju-Majene, Sulawesi Barat masih membutuhkan berbagai bantuan....

Kemnaker Salurkan Bantuan Program Refocusing Covid-19

Berdaulat.id - Kementerian Ketenagakerjaan memberikan bantuan kepada sejumlah pesantren, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan masyarakat umum di Mojokerto, Jawa Timur.

Manusia itu “ajuula”

Oleh: Imam Shamsi Ali (Presiden Nusantara Foundation) Al-Quran memberikan deskripsi lengkap tentang siapa manusia itu. Salah satu deskripsi tentang...

Omnibus Law Cipta Kerja Harus Kedepankan Konsep Keadilan

Berdaulat.id - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menilai ada beberapa pasal dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang menjadi...

Berdaulat.id – Anggota DPR-RI Marwan Jafar mengatakan di tengah dampak pandemi COVID-19 kalangan pelaku UMKM harus mendapat prioritas penanganan, karena sektor ekonomi kerakyatan tersebut berpotensial mendorong terus roda ekonomi nasional.

Ia mengatakan dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin, bahwa UMKM sangat butuh solusi nyata dari  Kementerian Koperasi dan UKM. 

Data Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan baru sekitar 13 persen atau sebanyak 8 juta pelaku UMKM yang terhubung menggunakan pemasaran online. Artinya, kata dia, kementerian punya pekerjaan rumah besar atau 87 persen lagi buat melakukan penetrasi pasar secara online, melakukan pendampingan teknis inovatif, termasuk aspek-aspek digital marketing maupun menggalang kerja sama saling menguntungkan dengan usaha besar.

“Selain itu kementerian terkait serta sejumlah pemangku kementerian dan kelembagaan yang bersinggungan dengan kinerja pelaku UMKM harus selalu bersinergi, berkoordinasi untuk terus memfasilitasi atau membantu pelaku UMKM, menemukan dan membantu memecahkan berbagai kendala serta hambatan di lapangan agar terwujud bisnis  yang berdaya jual tinggi. Melalui upaya-upaya ini barulah pekerja UMKM mendapat solusi nyata,” kata mantan Menteri Desa-PDTT ini.

Anggota Komisi VI DPR RI juga menegaskan UMKM di tengah maupun pascapandemi harus mendapatkan dukungan dari banyak stakeholder agar naik kelas.

Untuk itu perlu dukungan anggaran permodalan, keringanan perpajakan, akses bahan baku, pemasaran, ekspor, serta beberapa aspek teknis penting lain. Di sisi lain, kata dia, selama ini anggaran UMKM tidak pernah naik, karena sejumlah sektor ini juga ditangani kementerian lain.

“Bicara soal Kementerian Koperasi dan UKM, ini anggaran UMKM tidak pernah naik. Malah turun atau terkesan tidak ada upaya buat memperjuangkannya,” kritik Marwan Jafar

Ia mengatakan Kementerian Koperasi dan UKM harus mampu jadi konduktor atau dirigen yang mengkoordinasi segenap pelaku UMKM

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Mengisi Tabligh Akbar Menuju Muktamar IV, Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah Ajak Warga Sultra Berkarya Mewujudkan Bakti dan Setia Untuk indonesia

Berdaulat.id, Kendari - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses menggelar Tabligh Akbar secara...

Hadiri Silaturahim MPUII, Puluhan Ulama dan Tokoh Siap Bersinergi

Berdaulat.id, Jakarta - Majelis Permusyawaratan Umat Islam Indonesia (MPUII) menggelar acara Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat di...

Wahdah Islamiyah, Bakal Gelar Webinar Nasional Bertema Ketahanan Keluarga Dalam Berbangsa

Berdaulat.id, MAKASSAR -- Wahdah Islamiyah pada bulan Desember mendatang bakal menghelat Muktamar ke-IV. Menyemarakkan Muktamar tersebut panitia...

Jangan Bernyanyi Di Panggung Yang Salah

Tony RosyidPengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Berdaulat.id, Selain senang menulis di jurnal ilmiah dan...

Perdamaian Yang Egoistik

Imam Shamsi Ali* Berdaulat.id, Tanggal 21 September adalah hari pertama Sidang Majelis Umum PBB...