29.1 C
Luwuk
Minggu, November 22, 2020

Pemprov Sulsel Dorong Bupati Walikota Lakukan Ini

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Polisi Kantongi Nama Pelaku Bom Molotov Kantor PDIP Bogor

Berdaulat.id - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi, mengklaim sudah mengantongi identitas para pelaku lainnya yang diduga terlibat kasus...

Google Bakal Izinkan Karyawan WFH

Berdaulat.id - Pihak Google dikabarkan berencana untuk memberiizin 200.000 karyawan tetap dan kontrak bekerja jarak jauh hingga Juli 2021.

Tim Pemulihan Ekonomi Tanpa Kekuatan Regulasi dan Tanpa Fokus Tugas; Bisa Ambyar !

“Butuh terobosan memperkuat Petani, UMKM dengan Optimalisasi Dana IKNB melalui insentif serta jaminan Pemerintah” Oleh...

Jokowi Kembali Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

Berdaulat.id - Di tengah masa pandemi COVID-19, Presiden Joko Widodo kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Kenaikkan ini tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020...

Berdaulat.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan mendorong para bupati dan wali kota untuk terus melakukan pendampingan pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) sebagai upaya pencegahan terjadinya bencana alam.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat di Makassar, Kamis, mengatakan proses pendampingan secara terus menerus oleh para kepala daerah begitu penting dalam menjaga lingkungan masing-masing.

“Butuh komitmen ‘leaders’ untuk mengoptimalkan apa yang ada. Kalau kita menjaga lingkungan, lingkungan juga akan menjaga kita. Kalau semua bupati dan wali kota melakukan pendampingan, insyaallah akan jauh lebih bagus,” ujarnya saat membuka sosialisasi pengelolaan DAS di Makassar.

Abdul Hayat menyampaikan kondisi alam saat ini sulit diprediksi. Bencana alam, seperti banjir, longsor, puting beliung, dan lain-lain terus terjadi.

“Parahnya lagi, ‘stakeholder’ (pemangku kepentingan) terkait memiliki data yang beda-beda. Prinsip kebencanaan itu, satu saja meninggal itu sudah gagal,” ujarnya.

Untuk itu, katanya, sebelum terjadi bencana, ada hal-hal yang harus dioptimalkan untuk pencegahan, salah satunya, pengelolaan DAS.

Abdul Hayat mencontohkan saat terjadi banjir di Luwu Utara di mana penyebabnya area hutan mengalami kerusakan hingga DAS.

“Apa yang kita lakukan hari ini, pada sosialisasi ini, inventarisasi masalah-masalah yang ada. Diskusikan, lalu rekomendasikan. Masalah pengelolaan DAS adalah masalah kita bersama,” katanya.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Soal Instruksi Mendagri, Pakar: Ga Usah Didengar

Berdaulat.id - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang menyebut bahwa pemerintah bisa memberhentikan...

Pakai Earphone Terlalu Lama Berakibat Infeksi

Keluhan nyeri, iritasi dan infeksi pada telinga dalam tujuh hingga delapan bulan terakhir terus meningkat selama pandemi COVID-19, disebabkan penggunaan earphone dalam waktu yang...

Pemprov Sulteng Minta Apkasindo Bantu Bina Petani Sawit

Berdaulat.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengharapkan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sulteng untuk membantu pemerintah untuk membina petani sawit.

Soal Kerumunan Masa FPI, Di Bareskrim Ini yang Di Katakan Ridwan Kamil

Berdaulat.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa masyarakat tetap boleh berkegiatan selama masa pandemi COVID-19 asalkan menaati Adaptasi Kebiasaan Baru...

Australia Bakal Adili Tentaranya yang Bunuh Tahanan di Afghanistan

Berdaulat.id - Sejumlah anggota pasukan khusus militer Australia kemungkinan akan diadili atas dugaan terlibat dalam aksi kejahatan perang di Afghanistan.