29.1 C
Luwuk
Senin, November 23, 2020

Pengamat: Partai Baru Amien Rais Ingin Pungut Dukungan Santri

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Mantan Panglima TNI Djoko Santoso Meninggal Dunia

Berdaulat.id - Mantan Panglima TNI Jenderal TNI Purn Djoko Santoso meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto,...

Satu Podium dengan Rossi Ini Kata Quartararo

Berdaulat.id - Pembalap yamaha non pabrikan, Fabio Quartararo merasa senang lantaran ia bisa berada satu podium dengan Valentino Rossi saat menjuarai seri...

Fraksi Demokrat ‘Walk Out’ dari Paripurna DPR Tolak RUU Ciptaker

Berdaulat.id - Fraksi Partai Demokrat DPR RI memutuskan keluar (walk out) dari Rapat Paripurna DPR RI dengan salah satu agenda pengesahan RUU...

Fadel Muhammad Minta Presiden Tak Ragu Lakukan Reshuffle Kabinet

Berdaulat.id - Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad menyarankan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak perlu ragu-ragu jika ingin melakukan reshuffle kabinet. Karena...

Berdaulat.id – Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang Ahmad Atang mengatakan, rencana Amien Rais mendirikan partai baru dengan mengusung asas Islam, karena ingin mencoba memungut kaum santri perkotaan sebagai basis dukungan.

“Dengan mengusung asas Islam, Amin Rais ingin partai barunya tampil beda dengan PAN yang nasionalis moderat. Amien Rais mencoba memungut kaum santri perkotaan sebagai basis dukungan, padahal selama ini kaum santri selalu identik dengan PKS,” kata Ahmad Atang kepada wartawan, Sabtu (12/9/20).

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan rencana Amien Rais mendirikan partai baru berasaskan Islam dan peluang untuk berkembang.

Setelah kekalahan figur yang didukung Amien Rais melawan Zulkifli Hasan pada kongres PAN di Kendari, dan Amien Rais tidak masuk dalam pengurusan PAN yang baru.

Hal ini membuat Amien Rais kehilangan panggung politik di PAN yang selama ini dibesarkannya. Pilihan yang paling prospektif bagi Amin Rais untuk tetap “hidup” adalah dengan mendirikan partai baru.

Menurut dia, dengan mengusung asas Islam, Amien Rais ingin partai barunya tampil beda dengan PAN yang nasionalis moderat.

Islam abangan

Fakta perpolitikan kita selalu didominasi oleh Islam abangan, sehingga kesuksesan Megawati mendirikan PDIP, Prabowo mendirikan Gerindra, Surya Paloh mendirikan Nasdem dan Wiranto mendirikan partai Hanura tidak bisa menjadi patokan.

Peta politik Islam selalu menampilkan wajah politik belah bambu sehingga sejarah partai Islam tidak selalu berumur panjang. Hal ini karena klaim politik identitas berbasis agama hanya sebuah utopis belaka.

“Dan Amien Rais dalam pandangan saya bukan lahir dari basis Islam santri namun dari Islam modernis,” katanya.

Karena itu menjadi tantangan bagi partai barunya jika menggunakan asas Islam. Bisa diduga bahwa partai yang didirikan oleh Amien Rais hanya sekadar mencari bentuk. Ketika Amin Rais tidak menemukan bentuk maka partainya akan mati dengan sendiri tanpa harus dimatikan.

“Dalam politik selalu berlaku teori darwinisme, yakni seleksi alam (natural seleksi),” kata pengajar ilmu komunikasi politik pada sejumlah perguruan tinggi di NTT itu. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Minim Sarana Dan Prokes, Dokter Di Sulteng Tolak Tangani Pasien Corona, LaNyalla: Segera Perbaiki

Berdaulat.id -Sebanyak 25 dokter di RSUD Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan aksi protes menolak menangani pasien Corona karena protokol kesehatan...

Belajar Tatap Muka Siap Dibuka, Ketua DPD Imbau Ada Satgas Covid Sekolah

Berdaulat.id -Mendikbud Nadiem Makarim mengumumkan pembelajaran tatap muka di seluruh sekolah bisa dimulai pada Januari 2021. Meski masih berada zona risiko sedang...

Bank BTN Terus Perbaiki NPL

Berdaulat.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus berupaya untuk menekan NPL perseroan salah satunya dengan menggelar Asset Sales Festival di...

Banyak Temuan Di Daerah, Ketua DPD Rapat Dengan DKPP

Berdaulat.id -Hasil lawatan ke sejumlah provinsi di Sulawesi, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menemukan beberapa hal yang penting untuk diketahui...

Soal Instruksi Mendagri, Pakar: Ga Usah Didengar

Berdaulat.id - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang menyebut bahwa pemerintah bisa memberhentikan...