29.1 C
Luwuk
Senin, November 30, 2020

Penusukan Syeikh Ali Jaber, PAN: Jangan Disimplifikasi Pelakunya Tidak Waras

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Amin Ak Minta Pidato Presiden Jangan Hanya Sekedar Lips Service

Berdaulat.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato pada sidang tahunan MPR hari Jumat (14/8/20). Dalam pidatonya Presiden Jokowi mengatakan bahwa "Kita...

Harapan Besar Habib Aboebakar di HUT Polri Ke-74

Berdaulat.id - Anggota Komisi III DPR RI, Aboebakar Alhabsyi menaruh harapan yang besar kepada institusi Polri, agar di usianya yang ke 74...

Anis Matta : Indonesia Butuh Ambisi Besar Untuk Bangkit

Berdaulat.id - Indonesia punya sejarah daya tahan yang panjang menghadapi situasi sulit selama ratusan tahun lamanya. “Salah satunya adalah faktor psikoetnik bangsa...

Hakim Agung MA Meninggal, RSPAD Larang Jenazah Dilayat

Berdaulat.id - Setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, Hakim Agung Maruap Dohmatiga (MD) Pasaribu meninggal...

Berdaulat.id – Fraksi PAN DPR RI mengutuk keras tindakan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber. Aparat kepolisian diminta untuk mengusut tuntas tindakan pengecut tersebut, jangan sampai terkecoh bahwa orang yang melakukan itu tidak waras.

Begitu disampaikan Plh. Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay dalam keterangan yang diterima wartawan, Senin (14/9/20).

“Jangan disimplikasi bahwa ini dilakukan orang yang tidak sehat (waras). Justru, banyak yang menduga bahwa tindakan kekerasan seperti ini sudah terencana. Buktinya, targetnya langsung pak Syekh Ali Jaber,” kata Saleh.

Di sisi lain, kata Saleh, penuntasan kasus ini diharapkan dapat meningkatkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Sebab, dengan kejadian itu masyarakat akan merasa was-was dan khawatir. Kejadian kekerasan ternyata tidak hanya menyasar masyarakat biasa, tetapi juga kepada ulama.

“Tindakan penusukan itu kan terjadi di tempat keramaian. Yang lebih menyedihkan, itu dilakukan pada saat penyampaian ceramah agama. Ini benar-benar keterlaluan,” ungkap Anggota Komisi IX DPR RI itu.

Karenanya, kata Saleh, Pemerintah diminta untuk benar-benar mencari dalangnya. Ini perlu dilakukan agar tidak ada multi tafsir di tengah masyarakat. Selain itu, kepastian hukum bisa ditegakkan.

“Jangan ada asumsi bahwa para penceramah agama tidak aman. Justru, para penceramah itu harus mendapatkan perlindungan lebih. Apalagi, mereka berceramah dalam rangka membina akhlak dan moral masyarakat,” tuturnya.

“Setahu saya, Syekh Ali Jaber ini tidak berafiliasi dengan partai politik. Ceramahnya pun selalu bicara soal perdamaian. Karena itu, agak aneh jika beliau menjadi target sasaran tindak kekerasan,” pungkasnya. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...