29.1 C
Luwuk
Rabu, Desember 2, 2020

Petra Tumbangkan Leylah Di France Open 2020

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Ini Pesan Kapolda Gorontalo untuk Jajarannya Jelang Pilkada

Berdaulat.id - Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Adnas mengingatkan jajarannya agar menjunjung tinggi netralitas dalam mengamankan pelaksanaan pemilihan kepada daerah (Pilkada) yang akan...

Ini Alasan Jokowi Larang Warga Mudik

Berdaulat.id - Pemerintah melakukan pelarangan bagi masyarakat yang akan pulang kampung atau mudik menjelang bulan suci ramadhan. Hal itu dilakukan demi memutuskan...

Raja Salman Tinggalkan RS King Faisal

Berdaulat.id -Penguasa Arab Saudi Raja Salman bin Abdul Aziz meninggalkan Rumah Sakit King Faisal di ibu kota Riyadh usai dinyatakan pulih, seperti...

PSBB Jakarta Buat Astra Daihatsu Motor Batasi Jadwal Masuk Karyawannya

Berdaulat.id - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memutuskan untuk membatasi para karyawannya untuk bekerja dari kantor, menyusul diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala...

Berdaulat.id – Petenis Petra Kvitova awal pekan ini pernah mengakui bahwa dia tidak tahu banyak lawannya pada babak ketiga Leylah Fernandez, tapi kini dia tidak melupakan pertemuan mereka setelah susah payah lolos ke 16 besar French Open melewati hadangan dia Sabtu waktu setempat.

Menang dengan 7-5 6-3 terlihat meyakinkan, namun sebenarnya menyembunyikan kisah betapa mati-matiannya Kvitova dalam laga di mana kedua petenis sama-sama melepaskan 32 pukulan winner untuk akhirnya menyudahi ujian dari petenis Kanada berusia 18 tahun itu.

Fernandez yang juara French Open junior tahun lalu dua kali memegang set point pada set pembuka ketika dia memimpin 5-1 dan kalah pada sembilan game berturut-turut untuk akhirnya menyerahkan set ini kepada petenis unggulan ketujuh tersebut.

Tak mengherankan jika Kvitova yang berusia 30 tahun itu lega untuk menyapu set kedua dengan sebuah winner yang mengakhiri perlawanan Fernandez setelah dua petenis kidal ini bertarung selama hampir dua jam.

Juara Wimbledon dua kali itu mencapai babak keempat Paris untuk kelima kalinya dan akan ditantang petenis non unggulan dari China, Zhang Shuai.

Fernandez membuat petenis AS Coco Gauff menjadi bukan satu-satunya bintang baru tenis dunia.

“Saya sungguh menganggap dia benar-benar menyajikan permainan yang hebat,” kata Kvitova kepada wartawan seperti dikutip Reuters. “Dia bergerak cepat. Dia menguasai bola dan jika dia punya kesempatan dia akan benar-benar mengejarnya.”

“Sungguh menantang hari ini dan saya sungguh bahagia menemukan cara sekalipun tidak mudah”.

Fernandez sempat set point pada kedudukan 5-1, dan kemudian pada posisi at 5-3 sebelum permainan perkasa Kvitova merusak irama permainan dia.

Kvitova yang berasal dari Ceko terlihat lega ketika bisa menyamakan 5-5 dan pada game berikutnya Fernandez yang menjadi petenis termuda yang maju ke babak ketiga menunjukkan kelemahannya karena belum berpengalaman dengan beberapa kali melakukan kesalahan ganda.

Namun pada set kedua Fernandez tidak terlihat frustrasi dengan nyaris mematahkan dua break point untuk hampir menyamakan 4-4 tetapi Kvitota bertahan untuk memimpin 5-3 lewat voli bertenaganya.

Kvitova melepaskan sebuah winner untuk memenangkan set ini sebelum menyampaikan sesuatu kepada lawannya depan net.

“Dia bilang pada saya selamat dan semoga beruntung di masa depan yang manis sekali kedengarannya. Saya mengagumi dia sejak saya kecil,” tutup Fernandez.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Diskusi “Teror Sigi Bagaimana Nasib Perpres TNI”

Berdaulat.id- Anggota Komisi III DPR Arsul Sani, Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon ( Virtual), Direktur Harmonisasi Peraturan Perundangan-Undangan I Kemenkumham Bunyamin,...

Berdaulat.co.id - Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas Pemberitaan MPR RI menggelar diskusi Empar Pilar Kebangsaan MPR RI dengan tema "Kebangkitan...

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...